<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Anggota TNI Bentrok dengan Brimob di Sultra, Begini Kronologi Lengkapnya!</title><description>Dalam mediasi tersebut, kedua institusi sepakat bahwa peristiwa ini adalah murni kesalahpahaman dan bukan merupakan konflik antar satuan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/05/340/3193681/ratusan-anggota-tni-bentrok-dengan-brimob-di-sultra-begini-kronologi-lengkapnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/05/340/3193681/ratusan-anggota-tni-bentrok-dengan-brimob-di-sultra-begini-kronologi-lengkapnya"/><item><title>Ratusan Anggota TNI Bentrok dengan Brimob di Sultra, Begini Kronologi Lengkapnya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/05/340/3193681/ratusan-anggota-tni-bentrok-dengan-brimob-di-sultra-begini-kronologi-lengkapnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/05/340/3193681/ratusan-anggota-tni-bentrok-dengan-brimob-di-sultra-begini-kronologi-lengkapnya</guid><pubDate>Senin 05 Januari 2026 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/05/340/3193681/viral-kDuG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota TNI Bentrok dengan Brimob di Sultra/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/05/340/3193681/viral-kDuG_large.jpg</image><title>Anggota TNI Bentrok dengan Brimob di Sultra/Okezone</title></images><description>SULTRA &amp;ndash; Ratusan anggota TNI dan Brimob terlibat bentrok di Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. Akibatnya, sejumlah aparat terluka.&#13;
&#13;
Dandim 1413 Buton, Letkol (inf) Arif Ariyanto menegaskan, kedua institusi saat ini telah berdamai dan sepakat menjaga kondusivitas wilayah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peristiwa kesalahpahaman kemarin seharusnya tidak perlu terjadi,&amp;rdquo; ujar Letkol (inf) Arif Ariyanto, Senin (5/1/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami bersama Kapolres Buton Selatan sudah mengambil langkah dan mencapai kesapakatan dan kesalahpahaman ini telah kita selesaikan,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi bermula saat pertandingan sepak bola antara klub TNI dari Batalyon TP 871 La Maindo dan klub polisi dari Batalyon Brimob Pelopor Batauga Lapangan Lakarada, berakhir ricuh.&#13;
&#13;
Insiden ini diduga kuat dipicu oleh kesalahpahaman antar oknum usai menyaksikan laga final sepak bola piala bupati.&#13;
&#13;
Bentrokan pecah sesaat setelah pertandingan sepak bola usai, di mana kesalahpahaman antar individu di lapangan merembet pada tindakan anarkis.&#13;
&#13;
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat kedua kelompok sempat terlibat aksi saling kejar dan saling serang yang membuat situasi di sekitar lokasi pertandingan mencekam. Akibat bentrokan&amp;nbsp;ini, sejumlah fasilitas umum dan kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pimpinan dari kedua belah pihak yakni Dandim 1413 Buton dan Kapolres Buton segera turun tangan ke lokasi untuk meredam emosi massa.&#13;
&#13;
Keduanya juga telah melakukan pertemuan khusus yang juga dihadiri oleh pemerintah daerah untuk menyelesaikan konflik tersebut.&#13;
&#13;
Dalam mediasi tersebut, kedua institusi sepakat bahwa peristiwa ini adalah murni kesalahpahaman dan bukan merupakan konflik antar satuan.&#13;
&#13;
Keduanya juga berkomitmen untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum yang terbukti melanggar prosedur.&#13;
</description><content:encoded>SULTRA &amp;ndash; Ratusan anggota TNI dan Brimob terlibat bentrok di Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. Akibatnya, sejumlah aparat terluka.&#13;
&#13;
Dandim 1413 Buton, Letkol (inf) Arif Ariyanto menegaskan, kedua institusi saat ini telah berdamai dan sepakat menjaga kondusivitas wilayah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peristiwa kesalahpahaman kemarin seharusnya tidak perlu terjadi,&amp;rdquo; ujar Letkol (inf) Arif Ariyanto, Senin (5/1/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami bersama Kapolres Buton Selatan sudah mengambil langkah dan mencapai kesapakatan dan kesalahpahaman ini telah kita selesaikan,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi bermula saat pertandingan sepak bola antara klub TNI dari Batalyon TP 871 La Maindo dan klub polisi dari Batalyon Brimob Pelopor Batauga Lapangan Lakarada, berakhir ricuh.&#13;
&#13;
Insiden ini diduga kuat dipicu oleh kesalahpahaman antar oknum usai menyaksikan laga final sepak bola piala bupati.&#13;
&#13;
Bentrokan pecah sesaat setelah pertandingan sepak bola usai, di mana kesalahpahaman antar individu di lapangan merembet pada tindakan anarkis.&#13;
&#13;
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat kedua kelompok sempat terlibat aksi saling kejar dan saling serang yang membuat situasi di sekitar lokasi pertandingan mencekam. Akibat bentrokan&amp;nbsp;ini, sejumlah fasilitas umum dan kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pimpinan dari kedua belah pihak yakni Dandim 1413 Buton dan Kapolres Buton segera turun tangan ke lokasi untuk meredam emosi massa.&#13;
&#13;
Keduanya juga telah melakukan pertemuan khusus yang juga dihadiri oleh pemerintah daerah untuk menyelesaikan konflik tersebut.&#13;
&#13;
Dalam mediasi tersebut, kedua institusi sepakat bahwa peristiwa ini adalah murni kesalahpahaman dan bukan merupakan konflik antar satuan.&#13;
&#13;
Keduanya juga berkomitmen untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum yang terbukti melanggar prosedur.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
