<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diancam Trump, Kolombia Bakal Terus Perangi Narkoba</title><description>Pemerintah Kolombia menyatakan pihaknya berencana &quot;terus bekerja sama&quot; dengan AS dalam memerangi perdagangan narkoba.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/06/18/3193758/diancam-trump-kolombia-bakal-terus-perangi-narkoba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/06/18/3193758/diancam-trump-kolombia-bakal-terus-perangi-narkoba"/><item><title>Diancam Trump, Kolombia Bakal Terus Perangi Narkoba</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/06/18/3193758/diancam-trump-kolombia-bakal-terus-perangi-narkoba</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/06/18/3193758/diancam-trump-kolombia-bakal-terus-perangi-narkoba</guid><pubDate>Selasa 06 Januari 2026 07:28 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/06/18/3193758/menteri_dalam_negeri_kolombia_armando_benedetti-MHDj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diancam Trump, Kolombia Bakal Terus Perangi Narkoba(via Al Jazeera)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/06/18/3193758/menteri_dalam_negeri_kolombia_armando_benedetti-MHDj_large.jpg</image><title>Diancam Trump, Kolombia Bakal Terus Perangi Narkoba(via Al Jazeera)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Kolombia menyatakan pihaknya berencana untuk &amp;quot;terus bekerja sama&amp;quot; dengan Amerika Serikat (AS) dalam memerangi perdagangan narkoba. Hal ini setelah Presiden AS, Donald Trump, mengisyaratkan negara Amerika Selatan itu bisa menjadi target operasi militer AS berikutnya.&#13;
&#13;
1. Reaksi Kolombia Usai Diancam AS&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemerintah Kolombia telah memberi tahu pemerintah AS&amp;hellip; Kami akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dalam memerangi perdagangan narkoba,&amp;rdquo; ujar Menteri Dalam Negeri Armando Benedetti, dalam sebuah video bersama Menteri Kehakiman Andres Idarraga, melansir Al Jazeera, Selasa (6/1/2026)..&#13;
&#13;
Benedetti mengatakan, operasi anti-narkoba Kolombia akan menargetkan laboratorium narkoba, organisasi kriminal, dan kamp-kamp mereka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan terus menekankan perjuangan melawan momok ini, khususnya di perbatasan Kolombia-Venezuela,&amp;rdquo; kata Idarraga.&#13;
&#13;
Pada Minggu, Trump mengatakan pemerintah di Bogota dijalankan oleh &amp;quot;orang sakit yang suka membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat&amp;quot;. Hal ini merujuk pada Presiden Kolombia Gustavo Petro.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan dia tidak akan melakukannya lama. Biar saya beri tahu,&amp;rdquo; kata Trump.&#13;
&#13;
Ketika ditanya apakah yang dimaksudnya adalah operasi AS melawan Kolombia, Trump menjawab, &amp;ldquo;Kedengarannya bagus bagi saya.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, AS melancarkan serangan militer terhadap Venezuela. Lewat operasi militernya, AS juga menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Trump pun mengatakan, negaranya mungkin akan melancarkan serangan militer kedua ke Venezuela setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro, jika anggota pemerintahan yang tersisa tidak bekerja sama dengan upayanya untuk &amp;quot;memperbaiki&amp;quot; negara tersebut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Kolombia menyatakan pihaknya berencana untuk &amp;quot;terus bekerja sama&amp;quot; dengan Amerika Serikat (AS) dalam memerangi perdagangan narkoba. Hal ini setelah Presiden AS, Donald Trump, mengisyaratkan negara Amerika Selatan itu bisa menjadi target operasi militer AS berikutnya.&#13;
&#13;
1. Reaksi Kolombia Usai Diancam AS&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemerintah Kolombia telah memberi tahu pemerintah AS&amp;hellip; Kami akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dalam memerangi perdagangan narkoba,&amp;rdquo; ujar Menteri Dalam Negeri Armando Benedetti, dalam sebuah video bersama Menteri Kehakiman Andres Idarraga, melansir Al Jazeera, Selasa (6/1/2026)..&#13;
&#13;
Benedetti mengatakan, operasi anti-narkoba Kolombia akan menargetkan laboratorium narkoba, organisasi kriminal, dan kamp-kamp mereka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan terus menekankan perjuangan melawan momok ini, khususnya di perbatasan Kolombia-Venezuela,&amp;rdquo; kata Idarraga.&#13;
&#13;
Pada Minggu, Trump mengatakan pemerintah di Bogota dijalankan oleh &amp;quot;orang sakit yang suka membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat&amp;quot;. Hal ini merujuk pada Presiden Kolombia Gustavo Petro.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan dia tidak akan melakukannya lama. Biar saya beri tahu,&amp;rdquo; kata Trump.&#13;
&#13;
Ketika ditanya apakah yang dimaksudnya adalah operasi AS melawan Kolombia, Trump menjawab, &amp;ldquo;Kedengarannya bagus bagi saya.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, AS melancarkan serangan militer terhadap Venezuela. Lewat operasi militernya, AS juga menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Trump pun mengatakan, negaranya mungkin akan melancarkan serangan militer kedua ke Venezuela setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro, jika anggota pemerintahan yang tersisa tidak bekerja sama dengan upayanya untuk &amp;quot;memperbaiki&amp;quot; negara tersebut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
