<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo Dicuekin, Mahasiswa Ngamuk Buang Sampah 2 Truk ke Kantor Wali Kota Tangsel</title><description>Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa dua truk bermuatan sampah busuk di halaman Kantor Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/08/338/3194351/demo-dicuekin-mahasiswa-ngamuk-buang-sampah-2-truk-ke-kantor-wali-kota-tangsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/08/338/3194351/demo-dicuekin-mahasiswa-ngamuk-buang-sampah-2-truk-ke-kantor-wali-kota-tangsel"/><item><title>Demo Dicuekin, Mahasiswa Ngamuk Buang Sampah 2 Truk ke Kantor Wali Kota Tangsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/08/338/3194351/demo-dicuekin-mahasiswa-ngamuk-buang-sampah-2-truk-ke-kantor-wali-kota-tangsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/08/338/3194351/demo-dicuekin-mahasiswa-ngamuk-buang-sampah-2-truk-ke-kantor-wali-kota-tangsel</guid><pubDate>Kamis 08 Januari 2026 23:27 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/08/338/3194351/demo-eFcW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahasiswa ngamuk buang sampah di Kantor Wali Kota Tangsel (Foto: Hambali/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/08/338/3194351/demo-eFcW_large.jpg</image><title>Mahasiswa ngamuk buang sampah di Kantor Wali Kota Tangsel (Foto: Hambali/Okezone)</title></images><description>TANGSEL &amp;ndash; Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa dua truk bermuatan sampah busuk di halaman Kantor Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (8/1/2026). Mahasiswa yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) tersebut memaksa masuk mendekati bagian depan gedung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Aksi saling dorong sempat terjadi ketika petugas gabungan, dibantu sejumlah orang, mengadang massa.&#13;
&#13;
Untuk menghindari kekacauan yang lebih luas, petugas akhirnya membiarkan massa meringsek lebih ke dalam area kantor. Namun, laju dua truk tersebut kembali diadang mobil patroli Satpol PP yang diparkir melintang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam orasinya, mahasiswa mengaku kesabarannya telah habis karena hingga kini pemerintah belum juga menyelesaikan persoalan sampah. Massa kemudian menurunkan dan melempar seluruh muatan sampah ke halaman kantor wali kota.&#13;
&#13;
Aroma busuk pun tercium menyengat di sekitar halaman depan kantor wali kota. Meski demikian, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie tidak menemui massa dengan alasan sedang tidak berada di kantor.&#13;
&#13;
Dalam tuntutannya, mahasiswa mendesak wali kota segera mengerahkan sebanyak mungkin armada untuk mengangkut tumpukan sampah di berbagai wilayah Tangsel.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Segera melakukan pengangkatan tumpukan sampah di berbagai wilayah. Wali kota bertanggung jawab atas terjadinya penumpukan sampah di banyak tempat,&amp;rdquo; ujar Koordinator Mahasiswa, Iqbal.&#13;
&#13;
Hingga massa membubarkan diri, tidak ada mediasi yang dilakukan. Para demonstran pun mengultimatum dalam waktu tujuh hari ke depan wali kota beserta jajarannya harus menuntaskan seluruh tuntutan tersebut.&#13;
&#13;
Tangsel sendiri saat ini masih berstatus tanggap darurat sampah. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk menjalin kerja sama pembuangan sampah ke sejumlah daerah seperti Cileungsi, Nambo Bogor, Kabupaten Tangerang, hingga Serang.&#13;
</description><content:encoded>TANGSEL &amp;ndash; Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa dua truk bermuatan sampah busuk di halaman Kantor Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (8/1/2026). Mahasiswa yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) tersebut memaksa masuk mendekati bagian depan gedung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Aksi saling dorong sempat terjadi ketika petugas gabungan, dibantu sejumlah orang, mengadang massa.&#13;
&#13;
Untuk menghindari kekacauan yang lebih luas, petugas akhirnya membiarkan massa meringsek lebih ke dalam area kantor. Namun, laju dua truk tersebut kembali diadang mobil patroli Satpol PP yang diparkir melintang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam orasinya, mahasiswa mengaku kesabarannya telah habis karena hingga kini pemerintah belum juga menyelesaikan persoalan sampah. Massa kemudian menurunkan dan melempar seluruh muatan sampah ke halaman kantor wali kota.&#13;
&#13;
Aroma busuk pun tercium menyengat di sekitar halaman depan kantor wali kota. Meski demikian, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie tidak menemui massa dengan alasan sedang tidak berada di kantor.&#13;
&#13;
Dalam tuntutannya, mahasiswa mendesak wali kota segera mengerahkan sebanyak mungkin armada untuk mengangkut tumpukan sampah di berbagai wilayah Tangsel.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Segera melakukan pengangkatan tumpukan sampah di berbagai wilayah. Wali kota bertanggung jawab atas terjadinya penumpukan sampah di banyak tempat,&amp;rdquo; ujar Koordinator Mahasiswa, Iqbal.&#13;
&#13;
Hingga massa membubarkan diri, tidak ada mediasi yang dilakukan. Para demonstran pun mengultimatum dalam waktu tujuh hari ke depan wali kota beserta jajarannya harus menuntaskan seluruh tuntutan tersebut.&#13;
&#13;
Tangsel sendiri saat ini masih berstatus tanggap darurat sampah. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk menjalin kerja sama pembuangan sampah ke sejumlah daerah seperti Cileungsi, Nambo Bogor, Kabupaten Tangerang, hingga Serang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
