<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Donald Trump: Saya Tidak Butuh Hukum Internasional</title><description>Trump telah menerapkan kebijakan agresif dan tak segan menggunakan kekuatan militer sejak menjabat pada Januari tahun lalu. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/09/18/3194448/donald-trump-saya-tidak-butuh-hukum-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/09/18/3194448/donald-trump-saya-tidak-butuh-hukum-internasional"/><item><title>Donald Trump: Saya Tidak Butuh Hukum Internasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/09/18/3194448/donald-trump-saya-tidak-butuh-hukum-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/09/18/3194448/donald-trump-saya-tidak-butuh-hukum-internasional</guid><pubDate>Jum'at 09 Januari 2026 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/09/18/3194448/presiden_amerika_serikat_donald_trump-NBlH_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/09/18/3194448/presiden_amerika_serikat_donald_trump-NBlH_large.jpeg</image><title>Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: instagram)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengabaikan hukum internasional, dengan mengatakan bahwa hanya &amp;ldquo;moralitasnya sendiri&amp;rdquo; yang dapat mengekang kebijakan agresifnya. Pernyataan ini disampaikan Trump setelah militer AS menculik Presiden Nicol&amp;aacute;s Maduro dalam invasi ke Venezuela pekan lalu, serta menekankan rencana menganeksasi Greenland dari Denmark.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya tidak membutuhkan hukum internasional. Saya tidak berniat menyakiti orang,&amp;rdquo; kata Trump kepada The New York Times pada Kamis (8/1/2026).&#13;
&#13;
Ketika ditanya apakah ia perlu mematuhi hukum internasional, Trump mengatakan ia perlu, tetapi itu &amp;ldquo;tergantung pada definisi hukum internasional Anda.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Trump telah menunjukkan kesediaan untuk menggunakan kekuatan militer AS demi mencapai tujuan kebijakan luar negerinya.&#13;
&#13;
Pada Sabtu (3/1/2026), AS melancarkan serangan dini hari terhadap Venezuela, dengan ledakan dilaporkan terjadi di seluruh ibu kota Caracas dan di pangkalan militer Venezuela.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasukan AS akhirnya menculik Presiden Venezuela, Maduro, dari Caracas dalam apa yang menurut para kritikus merupakan pelanggaran nyata terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang melarang &amp;ldquo;ancaman atau penggunaan kekuatan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara mana pun.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Serangan terhadap Venezuela tampaknya telah meningkatkan sikap agresif Presiden AS, yang bulan lalu menerima Penghargaan Perdamaian FIFA perdana.&#13;
&#13;
Segera setelah serangan itu, Trump mengatakan AS akan &amp;ldquo;menguasai&amp;rdquo; Venezuela dan mengeksploitasi cadangan minyak negara yang sangat besar, meskipun pemerintahannya menyebut akan bekerja sama dengan Presiden sementara, Delcy Rodr&amp;iacute;guez.&#13;
&#13;
Namun demikian, pemerintahan Trump mengatakan akan &amp;ldquo;mendikte&amp;rdquo; kebijakan kepada pemerintah sementara dan berulang kali mengancam &amp;ldquo;gelombang kedua&amp;rdquo; aksi militer jika tuntutan AS tidak dipatuhi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika dia tidak melakukan apa yang benar, dia akan membayar harga yang sangat mahal, mungkin lebih mahal daripada Maduro,&amp;rdquo; kata Trump tentang Rodr&amp;iacute;guez dalam wawancara pada Minggu (4/1/2026) dengan The Atlantic.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Awal pekan ini, Trump juga mengisyaratkan bahwa AS mungkin akan melakukan serangan terhadap Presiden sayap kiri Kolombia, Gustavo Petro, dan ia telah meningkatkan kampanyenya untuk memperoleh wilayah Denmark, Greenland.&#13;
&#13;
Pada Juni, Trump bergabung dengan perang Israel yang tidak beralasan melawan Iran, memerintahkan pemboman tiga situs nuklir utama negara itu.&#13;
&#13;
Asisten Trump, Stephen Miller, mengkritik tatanan internasional pasca-Perang Dunia II, dengan mengatakan bahwa mulai sekarang, AS akan &amp;ldquo;tanpa penyesalan&amp;rdquo; menggunakan kekuatan militernya untuk mengamankan kepentingannya di Belahan Barat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita adalah negara adidaya, dan di bawah Presiden Trump, kita akan bertindak sebagai negara adidaya,&amp;rdquo; kata Miller kepada CNN pada Senin (5/1/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hukum internasional adalah seperangkat aturan dan norma yang mengatur hubungan antarnegara. Ini termasuk konvensi PBB dan perjanjian multilateral.&#13;
&#13;
Para ahli memperingatkan bahwa pengabaian hukum internasional dapat membawa konsekuensi bencana bagi seluruh komunitas global, termasuk AS.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengabaikan hukum internasional, dengan mengatakan bahwa hanya &amp;ldquo;moralitasnya sendiri&amp;rdquo; yang dapat mengekang kebijakan agresifnya. Pernyataan ini disampaikan Trump setelah militer AS menculik Presiden Nicol&amp;aacute;s Maduro dalam invasi ke Venezuela pekan lalu, serta menekankan rencana menganeksasi Greenland dari Denmark.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya tidak membutuhkan hukum internasional. Saya tidak berniat menyakiti orang,&amp;rdquo; kata Trump kepada The New York Times pada Kamis (8/1/2026).&#13;
&#13;
Ketika ditanya apakah ia perlu mematuhi hukum internasional, Trump mengatakan ia perlu, tetapi itu &amp;ldquo;tergantung pada definisi hukum internasional Anda.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Trump telah menunjukkan kesediaan untuk menggunakan kekuatan militer AS demi mencapai tujuan kebijakan luar negerinya.&#13;
&#13;
Pada Sabtu (3/1/2026), AS melancarkan serangan dini hari terhadap Venezuela, dengan ledakan dilaporkan terjadi di seluruh ibu kota Caracas dan di pangkalan militer Venezuela.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasukan AS akhirnya menculik Presiden Venezuela, Maduro, dari Caracas dalam apa yang menurut para kritikus merupakan pelanggaran nyata terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang melarang &amp;ldquo;ancaman atau penggunaan kekuatan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara mana pun.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Serangan terhadap Venezuela tampaknya telah meningkatkan sikap agresif Presiden AS, yang bulan lalu menerima Penghargaan Perdamaian FIFA perdana.&#13;
&#13;
Segera setelah serangan itu, Trump mengatakan AS akan &amp;ldquo;menguasai&amp;rdquo; Venezuela dan mengeksploitasi cadangan minyak negara yang sangat besar, meskipun pemerintahannya menyebut akan bekerja sama dengan Presiden sementara, Delcy Rodr&amp;iacute;guez.&#13;
&#13;
Namun demikian, pemerintahan Trump mengatakan akan &amp;ldquo;mendikte&amp;rdquo; kebijakan kepada pemerintah sementara dan berulang kali mengancam &amp;ldquo;gelombang kedua&amp;rdquo; aksi militer jika tuntutan AS tidak dipatuhi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika dia tidak melakukan apa yang benar, dia akan membayar harga yang sangat mahal, mungkin lebih mahal daripada Maduro,&amp;rdquo; kata Trump tentang Rodr&amp;iacute;guez dalam wawancara pada Minggu (4/1/2026) dengan The Atlantic.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Awal pekan ini, Trump juga mengisyaratkan bahwa AS mungkin akan melakukan serangan terhadap Presiden sayap kiri Kolombia, Gustavo Petro, dan ia telah meningkatkan kampanyenya untuk memperoleh wilayah Denmark, Greenland.&#13;
&#13;
Pada Juni, Trump bergabung dengan perang Israel yang tidak beralasan melawan Iran, memerintahkan pemboman tiga situs nuklir utama negara itu.&#13;
&#13;
Asisten Trump, Stephen Miller, mengkritik tatanan internasional pasca-Perang Dunia II, dengan mengatakan bahwa mulai sekarang, AS akan &amp;ldquo;tanpa penyesalan&amp;rdquo; menggunakan kekuatan militernya untuk mengamankan kepentingannya di Belahan Barat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita adalah negara adidaya, dan di bawah Presiden Trump, kita akan bertindak sebagai negara adidaya,&amp;rdquo; kata Miller kepada CNN pada Senin (5/1/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hukum internasional adalah seperangkat aturan dan norma yang mengatur hubungan antarnegara. Ini termasuk konvensi PBB dan perjanjian multilateral.&#13;
&#13;
Para ahli memperingatkan bahwa pengabaian hukum internasional dapat membawa konsekuensi bencana bagi seluruh komunitas global, termasuk AS.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
