<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ade Armando: Polisikan Akun Medsos, Perkuat Dugaan Demokrat-Roy Suryo Bersekutu Jatuhkan Jokowi</title><description>Pegiat media sosial sekaligus politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, menyoroti langkah hukum Partai Demokrat yang melaporkan sejumlah akun media sosial ke kepolisian.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/09/337/3194539/ade-armando-polisikan-akun-medsos-perkuat-dugaan-demokrat-roy-suryo-bersekutu-jatuhkan-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/09/337/3194539/ade-armando-polisikan-akun-medsos-perkuat-dugaan-demokrat-roy-suryo-bersekutu-jatuhkan-jokowi"/><item><title>Ade Armando: Polisikan Akun Medsos, Perkuat Dugaan Demokrat-Roy Suryo Bersekutu Jatuhkan Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/09/337/3194539/ade-armando-polisikan-akun-medsos-perkuat-dugaan-demokrat-roy-suryo-bersekutu-jatuhkan-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/09/337/3194539/ade-armando-polisikan-akun-medsos-perkuat-dugaan-demokrat-roy-suryo-bersekutu-jatuhkan-jokowi</guid><pubDate>Jum'at 09 Januari 2026 23:48 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/09/337/3194539/ade_armando-hRZo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ade Armando (Foto: Felldy Utama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/09/337/3194539/ade_armando-hRZo_large.jpg</image><title>Ade Armando (Foto: Felldy Utama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pegiat media sosial sekaligus politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, menyoroti langkah hukum Partai Demokrat yang melaporkan sejumlah akun media sosial ke kepolisian.&#13;
&#13;
Ade menilai langkah tersebut justru menguatkan kecurigaannya bahwa Partai Demokrat memiliki keterkaitan dengan Roy Suryo dan pihak-pihak lain dalam polemik tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia pun mengingatkan bahwa Roy Suryo pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apa yang dilakukan oleh Demokrat sekarang menunjukkan bahwa Partai Demokrat kelihatannya memang berjalan bersama Roy Suryo dalam rangka menjatuhkan integritas, popularitas Pak Jokowi, ya. Ini seperti memperkuat dugaan tersebut,&amp;rdquo; kata Ade dalam konferensi pers menanggapi laporan Partai Demokrat yang digelar di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (9/1/2026).&#13;
&#13;
Ade menyarankan agar Partai Demokrat menghentikan langkah hukum tersebut. Menurutnya, pelaporan terhadap akun-akun media sosial justru berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi citra partai.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menilai, langkah itu dapat memperburuk reputasi Partai Demokrat, baik di internal partai maupun dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) sebagai koalisi pendukung pemerintahan Prabowo Subianto&amp;ndash;Gibran Rakabuming Raka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebaiknya memang ini tidak dilakukan karena ini akan juga mencemarkan reputasi kualitas KIM dan sekaligus menjatuhkan nama baik Pak Prabowo,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara Juru Bicara Demokrat Herzaky Mahendra sejak awal menegaskan tak terkait dengan isu ijazah Jokowi. Ia menepis tudingan &amp;#39;partai biru&amp;#39; yang dilontarkan Jokowi sebagai orang di balik isu tersebut adalah Demokrat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tuduhan tersebut adalah fitnah yang tidak berdasar,&amp;quot; ujarnya Minggu 27 Juli 2025 silam.&#13;
&#13;
Kini, Demokrat pun mengambil tindakan dengan melaporkan sejumlah akun media sosial yang dianggap sudah melewati batas. Setidaknya, ada empat akun yang dilaporkan ke polisi.&#13;
&#13;
Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/97/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 5 Januari 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Benar, semalam BHPP DPP Partai Demokrat telah membuat laporan polisi (LP),&amp;rdquo; kata Kepala BHPP DPP Partai Demokrat, Muhajir, saat dikonfirmasi, Selasa 6 Juni 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Muhajir menerangkan, ada empat akun media sosial yang dilaporkan, yakni akun YouTube @AGRI FANANI, @Bang bOy YTN, @KajianOnline, dan akun TikTok @sudirowibudhiusmp.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pegiat media sosial sekaligus politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, menyoroti langkah hukum Partai Demokrat yang melaporkan sejumlah akun media sosial ke kepolisian.&#13;
&#13;
Ade menilai langkah tersebut justru menguatkan kecurigaannya bahwa Partai Demokrat memiliki keterkaitan dengan Roy Suryo dan pihak-pihak lain dalam polemik tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia pun mengingatkan bahwa Roy Suryo pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apa yang dilakukan oleh Demokrat sekarang menunjukkan bahwa Partai Demokrat kelihatannya memang berjalan bersama Roy Suryo dalam rangka menjatuhkan integritas, popularitas Pak Jokowi, ya. Ini seperti memperkuat dugaan tersebut,&amp;rdquo; kata Ade dalam konferensi pers menanggapi laporan Partai Demokrat yang digelar di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (9/1/2026).&#13;
&#13;
Ade menyarankan agar Partai Demokrat menghentikan langkah hukum tersebut. Menurutnya, pelaporan terhadap akun-akun media sosial justru berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi citra partai.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menilai, langkah itu dapat memperburuk reputasi Partai Demokrat, baik di internal partai maupun dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) sebagai koalisi pendukung pemerintahan Prabowo Subianto&amp;ndash;Gibran Rakabuming Raka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebaiknya memang ini tidak dilakukan karena ini akan juga mencemarkan reputasi kualitas KIM dan sekaligus menjatuhkan nama baik Pak Prabowo,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara Juru Bicara Demokrat Herzaky Mahendra sejak awal menegaskan tak terkait dengan isu ijazah Jokowi. Ia menepis tudingan &amp;#39;partai biru&amp;#39; yang dilontarkan Jokowi sebagai orang di balik isu tersebut adalah Demokrat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tuduhan tersebut adalah fitnah yang tidak berdasar,&amp;quot; ujarnya Minggu 27 Juli 2025 silam.&#13;
&#13;
Kini, Demokrat pun mengambil tindakan dengan melaporkan sejumlah akun media sosial yang dianggap sudah melewati batas. Setidaknya, ada empat akun yang dilaporkan ke polisi.&#13;
&#13;
Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/97/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 5 Januari 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Benar, semalam BHPP DPP Partai Demokrat telah membuat laporan polisi (LP),&amp;rdquo; kata Kepala BHPP DPP Partai Demokrat, Muhajir, saat dikonfirmasi, Selasa 6 Juni 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Muhajir menerangkan, ada empat akun media sosial yang dilaporkan, yakni akun YouTube @AGRI FANANI, @Bang bOy YTN, @KajianOnline, dan akun TikTok @sudirowibudhiusmp.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
