<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selundupkan Narkoba, Pasutri Asal Pakistan Nekat Telan 162 Kapsul Sabu</title><description>Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bandara Soetta menangkap pasangan suami-istri (pasutri) warga negara (WN) Pakistan, Javed Muhammad (35) dan Bibi Saima (28), yang kedapatan menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Indonesia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/10/337/3194541/selundupkan-narkoba-pasutri-asal-pakistan-nekat-telan-162-kapsul-sabu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/10/337/3194541/selundupkan-narkoba-pasutri-asal-pakistan-nekat-telan-162-kapsul-sabu"/><item><title>Selundupkan Narkoba, Pasutri Asal Pakistan Nekat Telan 162 Kapsul Sabu</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/10/337/3194541/selundupkan-narkoba-pasutri-asal-pakistan-nekat-telan-162-kapsul-sabu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/10/337/3194541/selundupkan-narkoba-pasutri-asal-pakistan-nekat-telan-162-kapsul-sabu</guid><pubDate>Sabtu 10 Januari 2026 01:03 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/10/337/3194541/narkoba-TjQF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasutri Pakistan nekat telan kapsul sabu (Foto: Dok Polri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/10/337/3194541/narkoba-TjQF_large.jpg</image><title>Pasutri Pakistan nekat telan kapsul sabu (Foto: Dok Polri)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bandara Soetta menangkap pasangan suami-istri (pasutri) warga negara (WN) Pakistan, Javed Muhammad (35) dan Bibi Saima (28), yang kedapatan menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Indonesia.&#13;
&#13;
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan, pasutri tersebut menelan 162 kapsul berisi sabu agar barang haram itu dapat masuk ke Indonesia untuk diedarkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengungkapan kasus peredaran narkotika dengan barang bukti yang diduga jenis sabu dimasukkan ke dalam organ tubuh atau swallowing (ditelan),&amp;rdquo; kata Eko, Jumat (9/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Eko menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait adanya upaya penyelundupan narkoba pada Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim mendapatkan informasi bahwa hasil pemeriksaan rontgen yang dilakukan terhadap dua orang tersangka berkewarganegaraan Pakistan diduga menyelundupkan narkoba dengan metode ditelan atau dikenal sebagai body packing (internal drug concealment),&amp;rdquo; ujar Eko.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Narkoba tersebut dikemas rapat dalam banyak paket kecil, kemudian ditelan dan berada di lambung atau usus,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Pasutri tersebut diketahui terbang menggunakan maskapai Thai dari Pakistan dengan rute penerbangan Lahore, Pakistan&amp;ndash;Bangkok, Thailand&amp;ndash;Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebanyak 100 kemasan berbentuk kapsul yang diduga berisi narkotika jenis sabu berada di dalam perut tersangka Javed Muhammad. Saat ini baru bisa dikeluarkan sejumlah 97 buah,&amp;rdquo; ucap Eko.&#13;
&#13;
Sementara kapsul berisi sabu yang berhasil dikeluarkan dari perut tersangka Bibi Saima sebanyak 62 buah. Total barang bukti narkoba yang disita berjumlah 159 kapsul dengan berat sekitar 1.639,23 gram.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengeluaran barang bukti dilakukan oleh tim medis RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri secara alami, yakni dengan pemberian obat perangsang buang air besar,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bandara Soetta menangkap pasangan suami-istri (pasutri) warga negara (WN) Pakistan, Javed Muhammad (35) dan Bibi Saima (28), yang kedapatan menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Indonesia.&#13;
&#13;
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan, pasutri tersebut menelan 162 kapsul berisi sabu agar barang haram itu dapat masuk ke Indonesia untuk diedarkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengungkapan kasus peredaran narkotika dengan barang bukti yang diduga jenis sabu dimasukkan ke dalam organ tubuh atau swallowing (ditelan),&amp;rdquo; kata Eko, Jumat (9/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Eko menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait adanya upaya penyelundupan narkoba pada Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim mendapatkan informasi bahwa hasil pemeriksaan rontgen yang dilakukan terhadap dua orang tersangka berkewarganegaraan Pakistan diduga menyelundupkan narkoba dengan metode ditelan atau dikenal sebagai body packing (internal drug concealment),&amp;rdquo; ujar Eko.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Narkoba tersebut dikemas rapat dalam banyak paket kecil, kemudian ditelan dan berada di lambung atau usus,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Pasutri tersebut diketahui terbang menggunakan maskapai Thai dari Pakistan dengan rute penerbangan Lahore, Pakistan&amp;ndash;Bangkok, Thailand&amp;ndash;Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebanyak 100 kemasan berbentuk kapsul yang diduga berisi narkotika jenis sabu berada di dalam perut tersangka Javed Muhammad. Saat ini baru bisa dikeluarkan sejumlah 97 buah,&amp;rdquo; ucap Eko.&#13;
&#13;
Sementara kapsul berisi sabu yang berhasil dikeluarkan dari perut tersangka Bibi Saima sebanyak 62 buah. Total barang bukti narkoba yang disita berjumlah 159 kapsul dengan berat sekitar 1.639,23 gram.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengeluaran barang bukti dilakukan oleh tim medis RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri secara alami, yakni dengan pemberian obat perangsang buang air besar,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
