<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Momen Dasco Telepon Prabowo Sambungkan ke Purbaya di Rakor Bencana Sumatera</title><description>Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, menelepon langsung Presiden Prabowo Subianto di sela rapat koordinasi antara Satgas Pemerintah dan Satgas DPR RI di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/10/337/3194643/momen-dasco-telepon-prabowo-sambungkan-ke-purbaya-di-rakor-bencana-sumatera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/10/337/3194643/momen-dasco-telepon-prabowo-sambungkan-ke-purbaya-di-rakor-bencana-sumatera"/><item><title>Momen Dasco Telepon Prabowo Sambungkan ke Purbaya di Rakor Bencana Sumatera</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/10/337/3194643/momen-dasco-telepon-prabowo-sambungkan-ke-purbaya-di-rakor-bencana-sumatera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/10/337/3194643/momen-dasco-telepon-prabowo-sambungkan-ke-purbaya-di-rakor-bencana-sumatera</guid><pubDate>Sabtu 10 Januari 2026 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/10/337/3194643/wakil_ketua_dpr_ri-8WDP_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Foto: Tangkapan layar/Danandaya Arya Putra) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/10/337/3194643/wakil_ketua_dpr_ri-8WDP_large.jpg</image><title>Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Foto: Tangkapan layar/Danandaya Arya Putra) </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, menelepon langsung Presiden Prabowo Subianto di sela rapat koordinasi antara Satgas Pemerintah dan Satgas DPR RI di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026). Hal ini berkaitan dengan anggaran Transfer ke Daerah (TKD).&#13;
&#13;
Awalnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan soal bantuan dana dari pemerintah pusat kepada wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh. Sejak 2 Januari 2026, pemerintah pusat telah mengirim dana kepada pemerintah daerah untuk penanganan bencana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami kirim ke semua daerah di Aceh ya, tanggal 2 itu sudah kita kirim semua provinsi Rp147 miliar. Aceh Barat Rp50 miliar, dan lain-lain. Tamiang seperti saya bilang tadi. Sampai Kota Subulussalam itu Rp20 miliar ya. Kita kirim, sudah kirim di bulan Januari itu untuk Aceh saja Rp1,279 triliun,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat, Purbaya meyakini permasalahan penanganan pascabencana tidak melulu soal uang saja. Dia menegaskan, setiap bulan pemerintah pusat akan memberikan bantuan dana tambahan kepada daerah terdampak.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, sedikit menyela paparan yang sedang disampaikan Purbaya. Ia meminta Purbaya agar tidak memotong TKD Provinsi Aceh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Menteri, kami mohon efisiensi yang untuk Aceh agar bisa dikembalikan untuk tahun 2026,&amp;quot; kata Fadhlullah.&#13;
&#13;
Terkait hal tersebut, Purbaya mengaku tidak keberatan atas permintaan Wakil Gubernur Aceh. Namun, ia menyebut belum mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sudah bilang waktu itu akan kita ini ya, kan saya hanya belum berani ngomong ke Presiden nih. Tapi ini kan dananya sudah ada nih. Jadi dana bukan kendala,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
&#13;
Purbaya lantas berseloroh dalam rapat koordinasi tersebut bahwa Dasco bisa membantu memutuskan hal ini dengan menghubungi langsung Prabowo.&amp;nbsp;Mendengar hal itu, Dasco pun langsung menghubungi Presiden dan seketika peserta rapat terdiam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anda pakai saja, nanti saat itu saya pasti ngomong, atau minta saja Pak Ketua (Dasco) yang ngomong itu. Pasti lebih cepat,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
&#13;
Dasco bahkan sempat memberikan ponselnya kepada Purbaya secara langsung. Setelah berbicara dengan Presiden, Purbaya memastikan bahwa anggaran Aceh 2026 tidak mengalami pemangkasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi jelas. Jadi untuk tahun ini anggaran Anda (Wagub Aceh) akan penuh seperti tahun lalu, enggak dipotong, jadi dapat Rp1,7 triliun, kalau enggak salah,&amp;quot; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dulu kan saya janji saya mau bicara (ke Presiden), belum sempat ke sana sini soalnya. Barusan Pak Ketua (Dasco) sudah telepon dan Pak Presiden bilang setuju. Jadi aman Anda semuanya,&amp;quot; sambungnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, menelepon langsung Presiden Prabowo Subianto di sela rapat koordinasi antara Satgas Pemerintah dan Satgas DPR RI di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026). Hal ini berkaitan dengan anggaran Transfer ke Daerah (TKD).&#13;
&#13;
Awalnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan soal bantuan dana dari pemerintah pusat kepada wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh. Sejak 2 Januari 2026, pemerintah pusat telah mengirim dana kepada pemerintah daerah untuk penanganan bencana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami kirim ke semua daerah di Aceh ya, tanggal 2 itu sudah kita kirim semua provinsi Rp147 miliar. Aceh Barat Rp50 miliar, dan lain-lain. Tamiang seperti saya bilang tadi. Sampai Kota Subulussalam itu Rp20 miliar ya. Kita kirim, sudah kirim di bulan Januari itu untuk Aceh saja Rp1,279 triliun,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat, Purbaya meyakini permasalahan penanganan pascabencana tidak melulu soal uang saja. Dia menegaskan, setiap bulan pemerintah pusat akan memberikan bantuan dana tambahan kepada daerah terdampak.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, sedikit menyela paparan yang sedang disampaikan Purbaya. Ia meminta Purbaya agar tidak memotong TKD Provinsi Aceh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Menteri, kami mohon efisiensi yang untuk Aceh agar bisa dikembalikan untuk tahun 2026,&amp;quot; kata Fadhlullah.&#13;
&#13;
Terkait hal tersebut, Purbaya mengaku tidak keberatan atas permintaan Wakil Gubernur Aceh. Namun, ia menyebut belum mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sudah bilang waktu itu akan kita ini ya, kan saya hanya belum berani ngomong ke Presiden nih. Tapi ini kan dananya sudah ada nih. Jadi dana bukan kendala,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
&#13;
Purbaya lantas berseloroh dalam rapat koordinasi tersebut bahwa Dasco bisa membantu memutuskan hal ini dengan menghubungi langsung Prabowo.&amp;nbsp;Mendengar hal itu, Dasco pun langsung menghubungi Presiden dan seketika peserta rapat terdiam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anda pakai saja, nanti saat itu saya pasti ngomong, atau minta saja Pak Ketua (Dasco) yang ngomong itu. Pasti lebih cepat,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
&#13;
Dasco bahkan sempat memberikan ponselnya kepada Purbaya secara langsung. Setelah berbicara dengan Presiden, Purbaya memastikan bahwa anggaran Aceh 2026 tidak mengalami pemangkasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi jelas. Jadi untuk tahun ini anggaran Anda (Wagub Aceh) akan penuh seperti tahun lalu, enggak dipotong, jadi dapat Rp1,7 triliun, kalau enggak salah,&amp;quot; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dulu kan saya janji saya mau bicara (ke Presiden), belum sempat ke sana sini soalnya. Barusan Pak Ketua (Dasco) sudah telepon dan Pak Presiden bilang setuju. Jadi aman Anda semuanya,&amp;quot; sambungnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
