<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenag: Amali Perkuat Jejaring Ma&amp;rsquo;had Aly Secara Nasional</title><description>Rakernas ini menjadi momentum penting konsolidasi nasional Ma?? had Aly serta peneguhan arah strategis pengembangan pendidikan keulamaan berbasis pesantren dengan orientasi global.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/11/337/3194763/kemenag-amali-perkuat-jejaring-ma-rsquo-had-aly-secara-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/11/337/3194763/kemenag-amali-perkuat-jejaring-ma-rsquo-had-aly-secara-nasional"/><item><title>Kemenag: Amali Perkuat Jejaring Ma&amp;rsquo;had Aly Secara Nasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/11/337/3194763/kemenag-amali-perkuat-jejaring-ma-rsquo-had-aly-secara-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/11/337/3194763/kemenag-amali-perkuat-jejaring-ma-rsquo-had-aly-secara-nasional</guid><pubDate>Minggu 11 Januari 2026 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/11/337/3194763/ormas-H7yj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rakernas Perdana Amali/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/11/337/3194763/ormas-H7yj_large.jpg</image><title>Rakernas Perdana Amali/ist</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Ma&amp;rsquo;had Aly Indonesia (Amali) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026&amp;ndash;2030 di Pondok Tahfidz Yanbu&amp;rsquo;ul Qur&amp;rsquo;an Menawan, Kudus, Jawa Tengah. &amp;nbsp;Rakernas ini menjadi momentum penting konsolidasi nasional Ma&amp;rsquo;had Aly serta peneguhan arah strategis pengembangan pendidikan keulamaan berbasis pesantren dengan orientasi global.&#13;
&#13;
Direktorat Pesantren Kementerian Agama yang diwakili Kasubdit Ma&amp;rsquo;had Aly, Mahrus El Ma&amp;rsquo;wa menyampaikan apresiasi atas peran strategis Amali dalam memperkuat jejaring Ma&amp;rsquo;had Aly secara nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Komitmen Kementerian Agama untuk terus menjadi mitra kolaboratif Amali, sekaligus mengungkapkan rencana pengembangan Subdirektorat Ma&amp;rsquo;had Aly menjadi Direktorat Ma&amp;rsquo;had Aly dalam lima tahun ke depan,&amp;rdquo; ujarnya, Minggu (11/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketua Amali, Kiai Nur Salikin, menambahkan, rakernas ini diharapkan menjadi tonggak penting penguatan peran Ma&amp;rsquo;had Aly sebagai pusat kaderisasi ulama yang berakar pada tradisi keilmuan pesantren dan berorientasi global,&amp;quot;&#13;
&#13;
Kiai Nur Salikin menegaskan pentingnya sinergi nasional antar-Ma&amp;rsquo;had Aly untuk memperkuat Tridarma Ma&amp;rsquo;had Aly, yakni tarbiyah (pendidikan), khidmah (pengabdian), dan bahts (riset keilmuan).&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia mengatakan, penguatan Ma&amp;rsquo;had Aly harus dibangun melalui kolaborasi yang solid antarpesantren serta kemitraan strategis dengan Kementerian Agama melalui pendekatan bottom-up yang berangkat dari kebutuhan riil pesantren.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia pengajar Ma&amp;rsquo;had Aly serta mendorong perluasan akses beasiswa pendidikan lanjut bagi dosen, baik jenjang S2 maupun S3,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
Dari forum tersebut, Rakernas Amali juga menghasilkan tiga rekomendasi utama, yakni perlunya regulasi khusus bagi muhadir atau dosen Ma&amp;rsquo;had Aly untuk menjamin keberlanjutan kelembagaan, penguatan kaderisasi dosen melalui beasiswa pendidikan lanjut secara berkelanjutan, serta keadilan akses KIP dan anggaran beasiswa, termasuk optimalisasi Dana Abadi Pendidikan dan Pesantren.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Ma&amp;rsquo;had Aly Indonesia (Amali) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026&amp;ndash;2030 di Pondok Tahfidz Yanbu&amp;rsquo;ul Qur&amp;rsquo;an Menawan, Kudus, Jawa Tengah. &amp;nbsp;Rakernas ini menjadi momentum penting konsolidasi nasional Ma&amp;rsquo;had Aly serta peneguhan arah strategis pengembangan pendidikan keulamaan berbasis pesantren dengan orientasi global.&#13;
&#13;
Direktorat Pesantren Kementerian Agama yang diwakili Kasubdit Ma&amp;rsquo;had Aly, Mahrus El Ma&amp;rsquo;wa menyampaikan apresiasi atas peran strategis Amali dalam memperkuat jejaring Ma&amp;rsquo;had Aly secara nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Komitmen Kementerian Agama untuk terus menjadi mitra kolaboratif Amali, sekaligus mengungkapkan rencana pengembangan Subdirektorat Ma&amp;rsquo;had Aly menjadi Direktorat Ma&amp;rsquo;had Aly dalam lima tahun ke depan,&amp;rdquo; ujarnya, Minggu (11/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketua Amali, Kiai Nur Salikin, menambahkan, rakernas ini diharapkan menjadi tonggak penting penguatan peran Ma&amp;rsquo;had Aly sebagai pusat kaderisasi ulama yang berakar pada tradisi keilmuan pesantren dan berorientasi global,&amp;quot;&#13;
&#13;
Kiai Nur Salikin menegaskan pentingnya sinergi nasional antar-Ma&amp;rsquo;had Aly untuk memperkuat Tridarma Ma&amp;rsquo;had Aly, yakni tarbiyah (pendidikan), khidmah (pengabdian), dan bahts (riset keilmuan).&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia mengatakan, penguatan Ma&amp;rsquo;had Aly harus dibangun melalui kolaborasi yang solid antarpesantren serta kemitraan strategis dengan Kementerian Agama melalui pendekatan bottom-up yang berangkat dari kebutuhan riil pesantren.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia pengajar Ma&amp;rsquo;had Aly serta mendorong perluasan akses beasiswa pendidikan lanjut bagi dosen, baik jenjang S2 maupun S3,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
Dari forum tersebut, Rakernas Amali juga menghasilkan tiga rekomendasi utama, yakni perlunya regulasi khusus bagi muhadir atau dosen Ma&amp;rsquo;had Aly untuk menjamin keberlanjutan kelembagaan, penguatan kaderisasi dosen melalui beasiswa pendidikan lanjut secara berkelanjutan, serta keadilan akses KIP dan anggaran beasiswa, termasuk optimalisasi Dana Abadi Pendidikan dan Pesantren.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
