<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hakim Ad Hoc Mogok Sidang Nasional, Ini Alasannya</title><description>Aksi Nasional Mogok Sidang ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang konstruktif.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/12/337/3194843/hakim-ad-hoc-mogok-sidang-nasional-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/12/337/3194843/hakim-ad-hoc-mogok-sidang-nasional-ini-alasannya"/><item><title>Hakim Ad Hoc Mogok Sidang Nasional, Ini Alasannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/12/337/3194843/hakim-ad-hoc-mogok-sidang-nasional-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/12/337/3194843/hakim-ad-hoc-mogok-sidang-nasional-ini-alasannya</guid><pubDate>Senin 12 Januari 2026 02:19 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/11/337/3194843/sidang-pO3c_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hakim Ad Hoc Mogok Sidang Nasional, Ini Alasannya (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/11/337/3194843/sidang-pO3c_large.jpg</image><title>Hakim Ad Hoc Mogok Sidang Nasional, Ini Alasannya (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Forum Solidaritas Hakim Ad Hoc (FSHA) Indonesia menyatakan bakal menggelar aksi nasional mogok sidang. Aksi tersebut dimulai pada 12 hingga 21 Januari 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Mogok Sidang&#13;
&#13;
Juru Bicara FSHA Indonesia, Ade Darusalam menyebut, langkah ini merupakan bentuk protes konstitusional yang bermartabat, tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat pencari keadilan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sangat memahami pengadilan adalah tumpuan harapan masyarakat. Karena itu, FSHA memastikan aksi ini tidak merugikan pihak berperkara, melainkan menjadi pengingat bahwa keadilan juga harus ditegakkan bagi para penegak hukumnya,&amp;rdquo; kata Ade, Minggu (11/1/2026).&#13;
&#13;
Menurut Ade, sebagai simbol solidaritas dan keprihatinan terhadap ketidakadilan yang dirasakan, peserta aksi menggunakan pita hitam yang dikenakan di dada sebelah kiri atau diikatkan pada lengan kiri selama aksi berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Aksi Nasional Mogok Sidang ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang konstruktif antara pemangku kebijakan dan para hakim ad hoc demi terwujudnya sistem peradilan yang berkeadilan, bermartabat, dan berkelanjutan,&amp;rdquo; ujar Ade.&#13;
&#13;
FSHA menegaskan, seluruh rangkaian aksi mogok sidang tetap dijalankan dengan menjunjung tinggi nilai moral, etika profesi, serta integritas lembaga peradilan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berpegang pada prinsip Fiat Justitia Ruat Caelum, atau keadilan harus ditegakkan meskipun langit runtuh. Namun keadilan itu juga harus adil bagi semua, termasuk bagi hakim ad hoc,&amp;rdquo; tutup Ade.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Forum Solidaritas Hakim Ad Hoc (FSHA) Indonesia menyatakan bakal menggelar aksi nasional mogok sidang. Aksi tersebut dimulai pada 12 hingga 21 Januari 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Mogok Sidang&#13;
&#13;
Juru Bicara FSHA Indonesia, Ade Darusalam menyebut, langkah ini merupakan bentuk protes konstitusional yang bermartabat, tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat pencari keadilan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sangat memahami pengadilan adalah tumpuan harapan masyarakat. Karena itu, FSHA memastikan aksi ini tidak merugikan pihak berperkara, melainkan menjadi pengingat bahwa keadilan juga harus ditegakkan bagi para penegak hukumnya,&amp;rdquo; kata Ade, Minggu (11/1/2026).&#13;
&#13;
Menurut Ade, sebagai simbol solidaritas dan keprihatinan terhadap ketidakadilan yang dirasakan, peserta aksi menggunakan pita hitam yang dikenakan di dada sebelah kiri atau diikatkan pada lengan kiri selama aksi berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Aksi Nasional Mogok Sidang ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang konstruktif antara pemangku kebijakan dan para hakim ad hoc demi terwujudnya sistem peradilan yang berkeadilan, bermartabat, dan berkelanjutan,&amp;rdquo; ujar Ade.&#13;
&#13;
FSHA menegaskan, seluruh rangkaian aksi mogok sidang tetap dijalankan dengan menjunjung tinggi nilai moral, etika profesi, serta integritas lembaga peradilan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berpegang pada prinsip Fiat Justitia Ruat Caelum, atau keadilan harus ditegakkan meskipun langit runtuh. Namun keadilan itu juga harus adil bagi semua, termasuk bagi hakim ad hoc,&amp;rdquo; tutup Ade.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
