<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siagakan 1.200 Pompa, Pramono: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Sporadis</title><description>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara sporadis. Menurutnya, harus dilaksanakan melalui langkah terencana, mulai dari yang bersifat jangka pendek hingga panjang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/12/338/3194931/siagakan-1-200-pompa-pramono-penanganan-banjir-jakarta-tak-bisa-sporadis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/12/338/3194931/siagakan-1-200-pompa-pramono-penanganan-banjir-jakarta-tak-bisa-sporadis"/><item><title>Siagakan 1.200 Pompa, Pramono: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Sporadis</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/12/338/3194931/siagakan-1-200-pompa-pramono-penanganan-banjir-jakarta-tak-bisa-sporadis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/12/338/3194931/siagakan-1-200-pompa-pramono-penanganan-banjir-jakarta-tak-bisa-sporadis</guid><pubDate>Senin 12 Januari 2026 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/12/338/3194931/pramono_anung-gZFR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/12/338/3194931/pramono_anung-gZFR_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara sporadis. Menurutnya, harus dilaksanakan melalui langkah terencana, mulai dari yang bersifat jangka pendek hingga panjang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang penanganan untuk banjir di Jakarta tidak bisa bersifat sporadis,&amp;rdquo; kata Pramono di Jakarta Timur, Senin (12/1/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penanganannya harus yang bersifat jangka pendek, jangka menengah, kalau jangka panjangnya sudah terlalu panjang untuk dipikirkan,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono mengungkapkan strategi Pemprov Jakarta dalam menyurutkan genangan dalam waktu cepat. Pihaknya menyiagakan 1.200 pompa yang siap digunakan untuk menyedot genangan air.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang paling utama sekarang ini semuanya kita siagakan. Ada 1.200 pompa, kurang lebih 600 pompa portabel dan 600 pompa mobile,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Menurut Pramono, pompa-pompa tersebut cukup diandalkan ketika pihaknya menerima laporan adanya genangan di wilayah. Sebab, sebelum kekuatan pompa dimaksimalkan, genangan di sejumlah wilayah membutuhkan waktu lama untuk surut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau melihat sekarang curah hujan seperti ini, dulu pasti sudah terjadi genangan di mana-mana. Sekarang ini karena selalu kita siagakan, termasuk saat ini di Ancol memang ada kenaikan permukaan air, langsung kita pompa,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara sporadis. Menurutnya, harus dilaksanakan melalui langkah terencana, mulai dari yang bersifat jangka pendek hingga panjang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang penanganan untuk banjir di Jakarta tidak bisa bersifat sporadis,&amp;rdquo; kata Pramono di Jakarta Timur, Senin (12/1/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penanganannya harus yang bersifat jangka pendek, jangka menengah, kalau jangka panjangnya sudah terlalu panjang untuk dipikirkan,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono mengungkapkan strategi Pemprov Jakarta dalam menyurutkan genangan dalam waktu cepat. Pihaknya menyiagakan 1.200 pompa yang siap digunakan untuk menyedot genangan air.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang paling utama sekarang ini semuanya kita siagakan. Ada 1.200 pompa, kurang lebih 600 pompa portabel dan 600 pompa mobile,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Menurut Pramono, pompa-pompa tersebut cukup diandalkan ketika pihaknya menerima laporan adanya genangan di wilayah. Sebab, sebelum kekuatan pompa dimaksimalkan, genangan di sejumlah wilayah membutuhkan waktu lama untuk surut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau melihat sekarang curah hujan seperti ini, dulu pasti sudah terjadi genangan di mana-mana. Sekarang ini karena selalu kita siagakan, termasuk saat ini di Ancol memang ada kenaikan permukaan air, langsung kita pompa,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
