<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Kepala Bakom: Negara Hadir untuk Anak-Anak Miskin Ekstrem</title><description>Sekolah Rakyat didedikasikan oleh negara sebagai upaya memutus kemiskinan ekstrem melalui pendidikan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/13/337/3195070/prabowo-resmikan-166-sekolah-rakyat-kepala-bakom-negara-hadir-untuk-anak-anak-miskin-ekstrem</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/13/337/3195070/prabowo-resmikan-166-sekolah-rakyat-kepala-bakom-negara-hadir-untuk-anak-anak-miskin-ekstrem"/><item><title>Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Kepala Bakom: Negara Hadir untuk Anak-Anak Miskin Ekstrem</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/13/337/3195070/prabowo-resmikan-166-sekolah-rakyat-kepala-bakom-negara-hadir-untuk-anak-anak-miskin-ekstrem</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/13/337/3195070/prabowo-resmikan-166-sekolah-rakyat-kepala-bakom-negara-hadir-untuk-anak-anak-miskin-ekstrem</guid><pubDate>Selasa 13 Januari 2026 07:38 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/13/337/3195070/prabowo-eO7X_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat/Biro Pers</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/13/337/3195070/prabowo-eO7X_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat/Biro Pers</title></images><description>BANJARBARU &amp;mdash; Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Peresmian ini merupakan langkah&amp;nbsp;pemerintah&amp;nbsp;memperluas akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa, khususnya anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.&#13;
&#13;
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Angga Raka Prabowo, mengatakan, peresmian Sekolah Rakyat menegaskan komitmen negara untuk menjadikan pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia.&#13;
&#13;
Sekolah Rakyat didedikasikan oleh negara sebagai upaya memutus kemiskinan ekstrem melalui pendidikan.&#13;
&#13;
Melalui sekolah berasrama yang sepenuhnya ditanggung negara, anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dapat memperoleh kesempatan untuk mengubah nasib dan masa depan mereka.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peresmian 166 Sekolah Rakyat ini menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, mendapatkan hak atas pendidikan yang layak,&amp;rdquo; ujar Angga, Selasa (13/1/2026).&#13;
&#13;
Angga menjelaskan, bahwa dalam peresmian tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya membangun kepercayaan diri dan semangat belajar bagi anak-anak yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.&#13;
&#13;
Prabowo&amp;nbsp;mendorong para siswa agar tidak pernah merasa kecil hati terhadap kondisi yang dihadapi, serta terus belajar dengan tekun sebagai jalan untuk memperbaiki masa depan dan mengangkat harkat serta martabat keluarga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pesan Presiden kepada anak-anak Sekolah Rakyat sangat jelas, jangan pernah merasa kecil hati. Masa depan tidak ditentukan oleh keterbatasan, tetapi oleh semangat, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar,&amp;rdquo; ungkap Angga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar sebagai fasilitas pendidikan, tetapi sebagai ruang tumbuh harapan dan karakter bagi generasi muda.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekolah Rakyat adalah jembatan harapan. Melalui pendidikan, anak-anak tidak hanya membangun masa depan dirinya sendiri, tetapi juga membawa perubahan bagi keluarga dan lingkungannya,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam membangun generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan program seremonial. Sekolah Rakyat adalah investasi masa depan untuk melahirkan generasi yang tangguh, berkarakter, dan percaya diri sebagai anak bangsa,&amp;rdquo; tutup Angga.&#13;
</description><content:encoded>BANJARBARU &amp;mdash; Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Peresmian ini merupakan langkah&amp;nbsp;pemerintah&amp;nbsp;memperluas akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa, khususnya anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.&#13;
&#13;
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Angga Raka Prabowo, mengatakan, peresmian Sekolah Rakyat menegaskan komitmen negara untuk menjadikan pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia.&#13;
&#13;
Sekolah Rakyat didedikasikan oleh negara sebagai upaya memutus kemiskinan ekstrem melalui pendidikan.&#13;
&#13;
Melalui sekolah berasrama yang sepenuhnya ditanggung negara, anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dapat memperoleh kesempatan untuk mengubah nasib dan masa depan mereka.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peresmian 166 Sekolah Rakyat ini menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, mendapatkan hak atas pendidikan yang layak,&amp;rdquo; ujar Angga, Selasa (13/1/2026).&#13;
&#13;
Angga menjelaskan, bahwa dalam peresmian tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya membangun kepercayaan diri dan semangat belajar bagi anak-anak yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.&#13;
&#13;
Prabowo&amp;nbsp;mendorong para siswa agar tidak pernah merasa kecil hati terhadap kondisi yang dihadapi, serta terus belajar dengan tekun sebagai jalan untuk memperbaiki masa depan dan mengangkat harkat serta martabat keluarga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pesan Presiden kepada anak-anak Sekolah Rakyat sangat jelas, jangan pernah merasa kecil hati. Masa depan tidak ditentukan oleh keterbatasan, tetapi oleh semangat, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar,&amp;rdquo; ungkap Angga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar sebagai fasilitas pendidikan, tetapi sebagai ruang tumbuh harapan dan karakter bagi generasi muda.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekolah Rakyat adalah jembatan harapan. Melalui pendidikan, anak-anak tidak hanya membangun masa depan dirinya sendiri, tetapi juga membawa perubahan bagi keluarga dan lingkungannya,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam membangun generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan program seremonial. Sekolah Rakyat adalah investasi masa depan untuk melahirkan generasi yang tangguh, berkarakter, dan percaya diri sebagai anak bangsa,&amp;rdquo; tutup Angga.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
