<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Marapi Erupsi Semburkan Abu Setinggi 1.600 Meter</title><description>Gunung Marapi erupsi pada pagi ini dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.600 meter.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/14/340/3195304/gunung-marapi-erupsi-semburkan-abu-setinggi-1-600-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/14/340/3195304/gunung-marapi-erupsi-semburkan-abu-setinggi-1-600-meter"/><item><title>Gunung Marapi Erupsi Semburkan Abu Setinggi 1.600 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/14/340/3195304/gunung-marapi-erupsi-semburkan-abu-setinggi-1-600-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/14/340/3195304/gunung-marapi-erupsi-semburkan-abu-setinggi-1-600-meter</guid><pubDate>Rabu 14 Januari 2026 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/14/340/3195304/gunung_marapi_erupsi-Cxrl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Marapi Erupsi Semburkan Abu Setinggi 1.600 Meter (PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/14/340/3195304/gunung_marapi_erupsi-Cxrl_large.jpg</image><title>Gunung Marapi Erupsi Semburkan Abu Setinggi 1.600 Meter (PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Marapi di Sumatera Barat erupsi pada hari ini, Rabu (14/1/2026) pada pukul 09.36 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) mencatat kolom abu erupsi teramati &amp;plusmn; 1.600 m di atas puncak (&amp;plusmn; 4.491 m di atas permukaan laut).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Gunung Marapi Erupsi&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28.6 mm dan durasi sementara ini &amp;plusmn; 31 detik,&amp;quot; tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
PVMBG melaporkan erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat.&#13;
&#13;
Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.&#13;
&#13;
PVMBG meminta masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, bantaran, aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).&#13;
&#13;
&amp;quot;Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Marapi di Sumatera Barat erupsi pada hari ini, Rabu (14/1/2026) pada pukul 09.36 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) mencatat kolom abu erupsi teramati &amp;plusmn; 1.600 m di atas puncak (&amp;plusmn; 4.491 m di atas permukaan laut).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Gunung Marapi Erupsi&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28.6 mm dan durasi sementara ini &amp;plusmn; 31 detik,&amp;quot; tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
PVMBG melaporkan erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat.&#13;
&#13;
Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.&#13;
&#13;
PVMBG meminta masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, bantaran, aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).&#13;
&#13;
&amp;quot;Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
