<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pejabat Senior Rusia Ingatkan AS: Serang Iran Bakal Jadi Kesalahan Terbesar</title><description>Ia mengatakan, jika Gedung Putih memutuskan untuk melakukan agresi terhadap Teheran, itu akan menjadi kesalahan terbesar Washington.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/15/18/3195487/pejabat-senior-rusia-ingatkan-as-serang-iran-bakal-jadi-kesalahan-terbesar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/15/18/3195487/pejabat-senior-rusia-ingatkan-as-serang-iran-bakal-jadi-kesalahan-terbesar"/><item><title>Pejabat Senior Rusia Ingatkan AS: Serang Iran Bakal Jadi Kesalahan Terbesar</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/15/18/3195487/pejabat-senior-rusia-ingatkan-as-serang-iran-bakal-jadi-kesalahan-terbesar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/15/18/3195487/pejabat-senior-rusia-ingatkan-as-serang-iran-bakal-jadi-kesalahan-terbesar</guid><pubDate>Kamis 15 Januari 2026 06:36 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/15/18/3195487/pejabat_senior_rusia-ez23_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pejabat senior Rusia Leonid Slutsky (WANA via Al Jazeera)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/15/18/3195487/pejabat_senior_rusia-ez23_large.jpg</image><title>Pejabat senior Rusia Leonid Slutsky (WANA via Al Jazeera)</title></images><description>JAKARTA - Pejabat senior Rusia, Leonid Slustky, mengingatkan intervensi militer Amerika Serikat (AS) di Iran berisiko menggoyahkan seluruh kawasan.&#13;
&#13;
1. Rusia Ingatkan AS&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika Gedung Putih memutuskan untuk melakukan agresi terhadap Teheran, itu akan menjadi kesalahan terbesar Washington,&amp;rdquo; kata Slutsky yang memimpin Komite Urusan Internasional di majelis rendah parlemen Rusia, melansir TASS milik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam kegilaan minyaknya, Amerika Serikat siap untuk menghancurkan tidak hanya pasar komoditas&amp;hellip; tetapi juga secara efektif menggoyahkan seluruh kawasan,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Slutsky, yang memimpin Partai Demokrat Liberal Rusia, kemudian mengklaim gerakan protes di Iran dipicu kekuatan asing yang mendorong perubahan rezim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para politisi Barat secara efektif telah menyetujui hal ini dengan menyerukan para pengunjuk rasa untuk melanjutkan bentrokan jalanan dan menggulingkan otoritas yang terpilih secara sah,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Amerika Serikat (AS) menarik sebagian personel dari pangkalan militer Al-Udeid di Qatar. Penarikan pasukan ini seiring ucapan Presiden AS, Donald Trump, mempertimbangkan untuk mengambil tindakan terhadap Iran atas tindakan kerasnya terhadap demonstran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemerintah Qatar menyatakan langkah-langkah AS ini sebagai respons atas kondisi di Timur Tengah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai tanggapan terhadap ketegangan regional saat ini,&amp;quot; demikian pernyataan pemerintah Qatar, melansir BBC, Kamis (15/1/2026).&#13;
&#13;
Al-Udeid adalah pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah dan sekitar 10.000 personel ditempatkan di sana, serta sekitar 100 staf Inggris. Tidak jelas berapa banyak yang akan pergi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan, dirinya mengaku telah menerima informasi bahwa pembunuhan telah berhenti di Iran. Ia mendapatkan informasi itu dari sumber terpercaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembunuhan di Iran sedang berhenti, telah berhenti dan tidak ada rencana untuk eksekusi,&amp;quot; katanya melansir Al Jazeera.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya telah diberitahu hal itu dari sumber yang dapat dipercaya,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS mengatakan, sejauh ini mereka telah mengkonfirmasi pembunuhan 2.403 demonstran, serta 12 anak-anak, meskipun terjadi pemadaman internet. Lebih dari 18.434 demonstran telah ditangkap selama kerusuhan, demikian laporan kelompok tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pejabat senior Rusia, Leonid Slustky, mengingatkan intervensi militer Amerika Serikat (AS) di Iran berisiko menggoyahkan seluruh kawasan.&#13;
&#13;
1. Rusia Ingatkan AS&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika Gedung Putih memutuskan untuk melakukan agresi terhadap Teheran, itu akan menjadi kesalahan terbesar Washington,&amp;rdquo; kata Slutsky yang memimpin Komite Urusan Internasional di majelis rendah parlemen Rusia, melansir TASS milik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam kegilaan minyaknya, Amerika Serikat siap untuk menghancurkan tidak hanya pasar komoditas&amp;hellip; tetapi juga secara efektif menggoyahkan seluruh kawasan,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Slutsky, yang memimpin Partai Demokrat Liberal Rusia, kemudian mengklaim gerakan protes di Iran dipicu kekuatan asing yang mendorong perubahan rezim.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Para politisi Barat secara efektif telah menyetujui hal ini dengan menyerukan para pengunjuk rasa untuk melanjutkan bentrokan jalanan dan menggulingkan otoritas yang terpilih secara sah,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Amerika Serikat (AS) menarik sebagian personel dari pangkalan militer Al-Udeid di Qatar. Penarikan pasukan ini seiring ucapan Presiden AS, Donald Trump, mempertimbangkan untuk mengambil tindakan terhadap Iran atas tindakan kerasnya terhadap demonstran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemerintah Qatar menyatakan langkah-langkah AS ini sebagai respons atas kondisi di Timur Tengah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai tanggapan terhadap ketegangan regional saat ini,&amp;quot; demikian pernyataan pemerintah Qatar, melansir BBC, Kamis (15/1/2026).&#13;
&#13;
Al-Udeid adalah pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah dan sekitar 10.000 personel ditempatkan di sana, serta sekitar 100 staf Inggris. Tidak jelas berapa banyak yang akan pergi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan, dirinya mengaku telah menerima informasi bahwa pembunuhan telah berhenti di Iran. Ia mendapatkan informasi itu dari sumber terpercaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembunuhan di Iran sedang berhenti, telah berhenti dan tidak ada rencana untuk eksekusi,&amp;quot; katanya melansir Al Jazeera.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya telah diberitahu hal itu dari sumber yang dapat dipercaya,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS mengatakan, sejauh ini mereka telah mengkonfirmasi pembunuhan 2.403 demonstran, serta 12 anak-anak, meskipun terjadi pemadaman internet. Lebih dari 18.434 demonstran telah ditangkap selama kerusuhan, demikian laporan kelompok tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
