<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Meninggal Akibat Hipotermia</title><description>Tim forensik RSUD Goeteng Tarunadibrata bersama Dokkes Polres Purbalingga, Jawa Tengah, melakukan visum luar terhadap jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki pelajar asal Magelang yang meninggal dunia di Gunung Slamet.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/15/340/3195671/pendaki-gunung-slamet-syafiq-ali-meninggal-akibat-hipotermia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/15/340/3195671/pendaki-gunung-slamet-syafiq-ali-meninggal-akibat-hipotermia"/><item><title>Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Meninggal Akibat Hipotermia</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/15/340/3195671/pendaki-gunung-slamet-syafiq-ali-meninggal-akibat-hipotermia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/15/340/3195671/pendaki-gunung-slamet-syafiq-ali-meninggal-akibat-hipotermia</guid><pubDate>Kamis 15 Januari 2026 22:02 WIB</pubDate><dc:creator>Catur Edi Purwanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/15/340/3195671/tim_basarnas_saat_evakuasi_jenazah_syafiq_ali_di_gunung_slamet-A3En_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tim Basarnas saat evakuasi jenazah Syafiq Ali di Gunung Slamet (foto: Basarnas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/15/340/3195671/tim_basarnas_saat_evakuasi_jenazah_syafiq_ali_di_gunung_slamet-A3En_large.jpeg</image><title>Tim Basarnas saat evakuasi jenazah Syafiq Ali di Gunung Slamet (foto: Basarnas)</title></images><description>&#13;
&#13;
PURBALINGGA &amp;ndash; Tim forensik RSUD Goeteng Tarunadibrata bersama Dokkes Polres Purbalingga, Jawa Tengah, melakukan visum luar terhadap jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki pelajar asal Magelang yang meninggal dunia di Gunung Slamet.&#13;
&#13;
Visum luar dilakukan untuk memastikan waktu dan penyebab kematian korban. Pemeriksaan melibatkan dokter RSUD Goeteng Tarunadibrata, tim Dokkes, serta Inafis Polres Purbalingga.&#13;
&#13;
Jenazah Syafiq sebelumnya berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari kawasan puncak Gunung Slamet, kemudian langsung dibawa ke RSUD Goeteng Tarunadibrata Purbalingga untuk menjalani pemeriksaan medis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ayahanda korban tampak mendampingi jenazah sejak proses evakuasi hingga pemeriksaan visum. Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban, sehingga hanya dilakukan visum luar atau visum ringan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari hasil visum, petugas memastikan Syafiq telah meninggal dunia sejak sekitar 15 hari sebelum ditemukan. Penyebab kematian korban dipastikan akibat hipotermia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diperkirakan meninggal dunia sekitar dua minggu lalu karena hipotermia,&amp;quot; kata Dokter RSUD Goeteng Tarunadibrata, Gunawan, Kamis (15/1/2026).&#13;
&#13;
Proses visum jenazah berlangsung sekitar satu jam. Setelah itu, jenazah dimandikan di kamar jenazah RSUD Goeteng Tarunadibrata sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Magelang dengan pengawalan dari Polres Purbalingga.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Syafiq Ridhan Ali Razan mendaki Gunung Slamet secara tektok bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Pemalang, pada Sabtu, 27 Desember 2025.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada Senin, 29 Desember 2025, Himawan ditemukan selamat di sekitar Pos 9 Gunung Slamet. Sementara Syafiq dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.&#13;
&#13;
Setelah upaya pencarian selama lebih dari dua pekan, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu, 14 Januari 2026. Jenazah ditemukan di jurang kedua lereng Pos 7 jalur pendakian Gunung Malang, wilayah Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
PURBALINGGA &amp;ndash; Tim forensik RSUD Goeteng Tarunadibrata bersama Dokkes Polres Purbalingga, Jawa Tengah, melakukan visum luar terhadap jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki pelajar asal Magelang yang meninggal dunia di Gunung Slamet.&#13;
&#13;
Visum luar dilakukan untuk memastikan waktu dan penyebab kematian korban. Pemeriksaan melibatkan dokter RSUD Goeteng Tarunadibrata, tim Dokkes, serta Inafis Polres Purbalingga.&#13;
&#13;
Jenazah Syafiq sebelumnya berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari kawasan puncak Gunung Slamet, kemudian langsung dibawa ke RSUD Goeteng Tarunadibrata Purbalingga untuk menjalani pemeriksaan medis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ayahanda korban tampak mendampingi jenazah sejak proses evakuasi hingga pemeriksaan visum. Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban, sehingga hanya dilakukan visum luar atau visum ringan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari hasil visum, petugas memastikan Syafiq telah meninggal dunia sejak sekitar 15 hari sebelum ditemukan. Penyebab kematian korban dipastikan akibat hipotermia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diperkirakan meninggal dunia sekitar dua minggu lalu karena hipotermia,&amp;quot; kata Dokter RSUD Goeteng Tarunadibrata, Gunawan, Kamis (15/1/2026).&#13;
&#13;
Proses visum jenazah berlangsung sekitar satu jam. Setelah itu, jenazah dimandikan di kamar jenazah RSUD Goeteng Tarunadibrata sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Magelang dengan pengawalan dari Polres Purbalingga.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Syafiq Ridhan Ali Razan mendaki Gunung Slamet secara tektok bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Pemalang, pada Sabtu, 27 Desember 2025.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada Senin, 29 Desember 2025, Himawan ditemukan selamat di sekitar Pos 9 Gunung Slamet. Sementara Syafiq dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.&#13;
&#13;
Setelah upaya pencarian selama lebih dari dua pekan, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu, 14 Januari 2026. Jenazah ditemukan di jurang kedua lereng Pos 7 jalur pendakian Gunung Malang, wilayah Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
