<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cari Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Tim SAR Terkendala Medan Berat Pegunungan Karst</title><description>Dalam pencarian pesawat ATR itu, tim SAR terkendala medan darat berupa pegunungan karst yang sangat sulit.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195968/cari-pesawat-atr-hilang-kontak-di-maros-tim-sar-terkendala-medan-berat-pegunungan-karst</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195968/cari-pesawat-atr-hilang-kontak-di-maros-tim-sar-terkendala-medan-berat-pegunungan-karst"/><item><title>Cari Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Tim SAR Terkendala Medan Berat Pegunungan Karst</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195968/cari-pesawat-atr-hilang-kontak-di-maros-tim-sar-terkendala-medan-berat-pegunungan-karst</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195968/cari-pesawat-atr-hilang-kontak-di-maros-tim-sar-terkendala-medan-berat-pegunungan-karst</guid><pubDate>Sabtu 17 Januari 2026 21:29 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/17/337/3195968/tim_sar_cari_pesawat_atr_hilang_kontak_di_maros-07f6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cari Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Tim SAR Terkendala Medan Berat Pegunungan Karst (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/17/337/3195968/tim_sar_cari_pesawat_atr_hilang_kontak_di_maros-07f6_large.jpg</image><title>Cari Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Tim SAR Terkendala Medan Berat Pegunungan Karst (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Tim SAR Gabungan masih terus berupaya mencari pesawat jenis ATR 42-500 yang hilang kontak di wilayah udara Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Dalam pencarian ini, tim SAR terkendala medan yang sangat sulit.&#13;
&#13;
1. Kendala Pencarian&#13;
&#13;
&amp;quot;Kendala di lapangan darat itu sesuai dengan informasi dari OSC di lapangan, itu mereka agak terkendala dengan jalur-jalur menuju lokasi titik duga. Karena pegunungan-pegunungan karst yang sangat berbahaya dan tajam ya,&amp;quot; ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, M Arif, Sabtu (17/1/2026).&#13;
&#13;
Tak hanya jalur darat, upaya pencarian juga dilaksanakan melalui udara. TNI Angkatan Udara (AU) telah mengerahkan helikopter untuk membantu pencarian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai saat ini kami belum mendapatkan titik atau mendapatkan pesawat tersebut. Namun kami sampai saat ini masih melaksanakan pencarian baik lewat udara maupun lewat darat,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Ia menuturkan, saat pesawat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, cuaca saat ini dilaporkan berkabut. Namun terkait faktor cuaca yang diduga mengakibatkan pesawat hilang kontak, Arif tidak bisa memastikan hal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat itu cuacanya mendung, berkabut, mungkin itu yang menyebabkan. Cuma untuk mengetahui penyebab utamanya itu kan bukan ranah kami, tapi ranah KNKT,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekedar informasi, pesawat melakukan penerbangan dari Yogyakarta Adi Sucipto (JOG) menuju Makassar Sultan Hasanuddin (UPG), pada Sabtu (17/1/2026). Kendala hilang kontak ini dilaporkan ketika pesawat akan mendarat di Makassar.&#13;
&#13;
Pesawat awalnya diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk mendekat ke landasan pacu RWY 21 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.&#13;
&#13;
Namun, saat proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.&#13;
&#13;
ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur. Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Tim SAR Gabungan masih terus berupaya mencari pesawat jenis ATR 42-500 yang hilang kontak di wilayah udara Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Dalam pencarian ini, tim SAR terkendala medan yang sangat sulit.&#13;
&#13;
1. Kendala Pencarian&#13;
&#13;
&amp;quot;Kendala di lapangan darat itu sesuai dengan informasi dari OSC di lapangan, itu mereka agak terkendala dengan jalur-jalur menuju lokasi titik duga. Karena pegunungan-pegunungan karst yang sangat berbahaya dan tajam ya,&amp;quot; ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, M Arif, Sabtu (17/1/2026).&#13;
&#13;
Tak hanya jalur darat, upaya pencarian juga dilaksanakan melalui udara. TNI Angkatan Udara (AU) telah mengerahkan helikopter untuk membantu pencarian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai saat ini kami belum mendapatkan titik atau mendapatkan pesawat tersebut. Namun kami sampai saat ini masih melaksanakan pencarian baik lewat udara maupun lewat darat,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Ia menuturkan, saat pesawat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, cuaca saat ini dilaporkan berkabut. Namun terkait faktor cuaca yang diduga mengakibatkan pesawat hilang kontak, Arif tidak bisa memastikan hal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat itu cuacanya mendung, berkabut, mungkin itu yang menyebabkan. Cuma untuk mengetahui penyebab utamanya itu kan bukan ranah kami, tapi ranah KNKT,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekedar informasi, pesawat melakukan penerbangan dari Yogyakarta Adi Sucipto (JOG) menuju Makassar Sultan Hasanuddin (UPG), pada Sabtu (17/1/2026). Kendala hilang kontak ini dilaporkan ketika pesawat akan mendarat di Makassar.&#13;
&#13;
Pesawat awalnya diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk mendekat ke landasan pacu RWY 21 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.&#13;
&#13;
Namun, saat proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.&#13;
&#13;
ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur. Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
