<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Pegawai Tumpangi Pesawat Hilang di Maros, Menteri KKP : Jalani Misi Pengawasan</title><description>Ketiga pegawai yang menumpang pesawat itu adalah tim air surveillance dari PSDKP.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195976/3-pegawai-tumpangi-pesawat-hilang-di-maros-menteri-kkp-jalani-misi-pengawasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195976/3-pegawai-tumpangi-pesawat-hilang-di-maros-menteri-kkp-jalani-misi-pengawasan"/><item><title>3 Pegawai Tumpangi Pesawat Hilang di Maros, Menteri KKP : Jalani Misi Pengawasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195976/3-pegawai-tumpangi-pesawat-hilang-di-maros-menteri-kkp-jalani-misi-pengawasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195976/3-pegawai-tumpangi-pesawat-hilang-di-maros-menteri-kkp-jalani-misi-pengawasan</guid><pubDate>Sabtu 17 Januari 2026 22:27 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/17/337/3195976/menteri_kkp_sakti_wahyu_trenggono-Oqvo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">3 Pegawai Tumpangi Pesawat Hilang di Maros, Menteri KKP : Jalani Misi Pengawasan (Danandaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/17/337/3195976/menteri_kkp_sakti_wahyu_trenggono-Oqvo_large.jpg</image><title>3 Pegawai Tumpangi Pesawat Hilang di Maros, Menteri KKP : Jalani Misi Pengawasan (Danandaya)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, membenarkan tiga pegawainya merupakan penumpang pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di wilayah udara Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Mereka adalah tim air surveillance dari PSDKP.&#13;
&#13;
Ketiga pegawainya itu ikut dalam rombongan penerbangan untuk misi pengawasan atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perlu kami sampaikan benar terdapat pegawai KKP dalam pesawat tersebut yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara,&amp;quot; kata Sakti dalam jumpa pers di kantornya, Sabtu (17/1/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, tiga pegawainya itu bernama Ferry Irrawan berpangkat Penata Muda Tingkat I yang menjabat sebagai Analis Kapal Pengawas. Lalu, Deden Mulyana berangkat Penata Muda Tingkat I, menjabat sebagai Pengelola Barang Milik Negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan Saudara Yoga Nauval, jabatannya Operator Foto Udara,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Ia mengatakan tim SAR gabungan hingga kini masih melakukan proses pencarian titik pesawat jatuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada tanggal 17 Januari 2026 pukul 19:20 WIB, status pesawat, kru, dan penumpang sedang dilakukan pencarian atau search and rescue oleh tim SAR gabungan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sekedar informasi, pesawat melakukan penerbangan dari Yogyakarta Adi Sucipto (JOG) menuju Makassar Sultan Hasanuddin (UPG), pada Sabtu (17/1/2026). Kendala hilang kontak ini dilaporkan ketika pesawat akan mendarat di Makassar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pesawat awalnya diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.&#13;
&#13;
Namun, saat proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.&#13;
&#13;
ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur. Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, membenarkan tiga pegawainya merupakan penumpang pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di wilayah udara Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Mereka adalah tim air surveillance dari PSDKP.&#13;
&#13;
Ketiga pegawainya itu ikut dalam rombongan penerbangan untuk misi pengawasan atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perlu kami sampaikan benar terdapat pegawai KKP dalam pesawat tersebut yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara,&amp;quot; kata Sakti dalam jumpa pers di kantornya, Sabtu (17/1/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, tiga pegawainya itu bernama Ferry Irrawan berpangkat Penata Muda Tingkat I yang menjabat sebagai Analis Kapal Pengawas. Lalu, Deden Mulyana berangkat Penata Muda Tingkat I, menjabat sebagai Pengelola Barang Milik Negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan Saudara Yoga Nauval, jabatannya Operator Foto Udara,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Ia mengatakan tim SAR gabungan hingga kini masih melakukan proses pencarian titik pesawat jatuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada tanggal 17 Januari 2026 pukul 19:20 WIB, status pesawat, kru, dan penumpang sedang dilakukan pencarian atau search and rescue oleh tim SAR gabungan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sekedar informasi, pesawat melakukan penerbangan dari Yogyakarta Adi Sucipto (JOG) menuju Makassar Sultan Hasanuddin (UPG), pada Sabtu (17/1/2026). Kendala hilang kontak ini dilaporkan ketika pesawat akan mendarat di Makassar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pesawat awalnya diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.&#13;
&#13;
Namun, saat proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.&#13;
&#13;
ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur. Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
