<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Basarnas Duga Pesawat ATR Jatuh di Kawasan Pegunungan Bantimurung Maros</title><description>Pesawat ATR itu diduga jatuh di kawasan pegunungan lantaran wilayah Bantimurung dipenuhi pegunungan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195981/basarnas-duga-pesawat-atr-jatuh-di-kawasan-pegunungan-bantimurung-maros</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195981/basarnas-duga-pesawat-atr-jatuh-di-kawasan-pegunungan-bantimurung-maros"/><item><title>Basarnas Duga Pesawat ATR Jatuh di Kawasan Pegunungan Bantimurung Maros</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195981/basarnas-duga-pesawat-atr-jatuh-di-kawasan-pegunungan-bantimurung-maros</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/17/337/3195981/basarnas-duga-pesawat-atr-jatuh-di-kawasan-pegunungan-bantimurung-maros</guid><pubDate>Sabtu 17 Januari 2026 23:11 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/17/337/3195981/pencarian_pesawat_atr_di_maros-H74M_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Basarnas Duga Pesawat ATR Jatuh di Kawasan Pegunungan Bantimurung Maros</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/17/337/3195981/pencarian_pesawat_atr_di_maros-H74M_large.jpg</image><title>Basarnas Duga Pesawat ATR Jatuh di Kawasan Pegunungan Bantimurung Maros</title></images><description>JAKARTA - Badan SAR Nasional (Basarnas) Makassar menduga pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak jatuh di sekitaran Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dugaan tersebut berasal dari titik koordinat terakhir yang disampaikan Air Traffic Controller (ATC).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, M Arif menduga, pesawat jatuh di kawasan pegunungan. Itu karena wilayah Bantimurung dipenuhi pegunungan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Diduga ya kemungkinan besar di atas, karena kita tahu semua, kan daerah Bantimurung itu kan daerah-daerah pegunungan, yang pegunungan Karst gitu,&amp;quot; kata Arif kepada wartawan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sejalan dengan itu, Helikopter Caracal telah dikerahkan untuk operasi pencarian. Menurutnya, helikopter jenis tersebut mempunyai keunggulan bisa langsung melakukan evakuasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada saat ini kami juga berkoordinasi dengan pihak TNI AU untuk memberangkatkan satu unit Helikopter Caracal yang bisa observasi melalui udara,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apabila sudah ditemukan mungkin dari Caracal itu juga bisa langsung evakuasi melalui udara karena Caracal itu mempunyai hoist yang bisa mengangkat korban dari bawah ke atas,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Sabtu (17/1/2025) siang. Disebutkan, pesawat tersebut terbang dari Yogyakarta menuju Makassar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendala hilang kontak ini dilaporkan ketika pesawat akan mendarat di Makassar.&#13;
&#13;
Pesawat awalnya diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.&#13;
&#13;
Namun, saat proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.&#13;
&#13;
ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur. Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan SAR Nasional (Basarnas) Makassar menduga pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak jatuh di sekitaran Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dugaan tersebut berasal dari titik koordinat terakhir yang disampaikan Air Traffic Controller (ATC).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, M Arif menduga, pesawat jatuh di kawasan pegunungan. Itu karena wilayah Bantimurung dipenuhi pegunungan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Diduga ya kemungkinan besar di atas, karena kita tahu semua, kan daerah Bantimurung itu kan daerah-daerah pegunungan, yang pegunungan Karst gitu,&amp;quot; kata Arif kepada wartawan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sejalan dengan itu, Helikopter Caracal telah dikerahkan untuk operasi pencarian. Menurutnya, helikopter jenis tersebut mempunyai keunggulan bisa langsung melakukan evakuasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada saat ini kami juga berkoordinasi dengan pihak TNI AU untuk memberangkatkan satu unit Helikopter Caracal yang bisa observasi melalui udara,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apabila sudah ditemukan mungkin dari Caracal itu juga bisa langsung evakuasi melalui udara karena Caracal itu mempunyai hoist yang bisa mengangkat korban dari bawah ke atas,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Sabtu (17/1/2025) siang. Disebutkan, pesawat tersebut terbang dari Yogyakarta menuju Makassar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendala hilang kontak ini dilaporkan ketika pesawat akan mendarat di Makassar.&#13;
&#13;
Pesawat awalnya diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.&#13;
&#13;
Namun, saat proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.&#13;
&#13;
ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur. Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
