<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Basarnas Temukan Satu Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500</title><description>Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 pada Minggu (18/1). Korban yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/18/340/3196066/basarnas-temukan-satu-korban-kecelakaan-pesawat-atr-42-500</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/18/340/3196066/basarnas-temukan-satu-korban-kecelakaan-pesawat-atr-42-500"/><item><title>Basarnas Temukan Satu Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/18/340/3196066/basarnas-temukan-satu-korban-kecelakaan-pesawat-atr-42-500</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/18/340/3196066/basarnas-temukan-satu-korban-kecelakaan-pesawat-atr-42-500</guid><pubDate>Minggu 18 Januari 2026 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/18/340/3196066/kecelakaan_pesawat_atr_42_500-PbzS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 (foto: Basarnas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/18/340/3196066/kecelakaan_pesawat_atr_42_500-PbzS_large.jpg</image><title>Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 (foto: Basarnas)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 pada Minggu (18/1). Korban yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki.&#13;
&#13;
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan korban ditemukan di dalam jurang dengan kedalaman sekitar 200 meter. Korban berada di sekitar serpihan pesawat yang turut ditemukan di lokasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada pukul 14.20 WITA telah ditemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki di kedalaman jurang sekitar kurang lebih 200 meter dan berada di sekitar serpihan pesawat. Saat ini sedang berlangsung proses evakuasi,&amp;rdquo; ujar Arif, Minggu (18/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Arif menyampaikan, Tim SAR Gabungan masih berupaya melakukan proses evakuasi korban. Namun, kondisi cuaca serta medan yang sulit diakses menjadi kendala dalam operasi pencarian dan penyelamatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kondisi tersebut berdampak pada pergerakan tim, termasuk sempat dilakukan pembatalan penurunan vertikal demi keselamatan personel,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pelaksanaan di lapangan, sejumlah Search and Rescue Unit (SRU) bergerak sesuai dengan pembagian sektor. SRU 1 melakukan penurunan ke arah barat menggunakan tali. SRU 3 masih berada di puncak, dan sebagian personel berhasil menyeberang menuju titik dua.&#13;
&#13;
Sementara itu, SRU 4 yang sempat berada sekitar 200 meter dari titik misi tidak menemukan akses aman untuk dilalui. Setelah berkoordinasi dengan posko induk, tim tersebut diarahkan kembali ke posko.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim logistik juga telah bergerak menuju puncak untuk melakukan drop peralatan dan logistik guna mendukung keberlanjutan operasi pencarian dan penyelamatan,&amp;rdquo; tandas Arif.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 pada Minggu (18/1). Korban yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki.&#13;
&#13;
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan korban ditemukan di dalam jurang dengan kedalaman sekitar 200 meter. Korban berada di sekitar serpihan pesawat yang turut ditemukan di lokasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada pukul 14.20 WITA telah ditemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki di kedalaman jurang sekitar kurang lebih 200 meter dan berada di sekitar serpihan pesawat. Saat ini sedang berlangsung proses evakuasi,&amp;rdquo; ujar Arif, Minggu (18/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Arif menyampaikan, Tim SAR Gabungan masih berupaya melakukan proses evakuasi korban. Namun, kondisi cuaca serta medan yang sulit diakses menjadi kendala dalam operasi pencarian dan penyelamatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kondisi tersebut berdampak pada pergerakan tim, termasuk sempat dilakukan pembatalan penurunan vertikal demi keselamatan personel,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pelaksanaan di lapangan, sejumlah Search and Rescue Unit (SRU) bergerak sesuai dengan pembagian sektor. SRU 1 melakukan penurunan ke arah barat menggunakan tali. SRU 3 masih berada di puncak, dan sebagian personel berhasil menyeberang menuju titik dua.&#13;
&#13;
Sementara itu, SRU 4 yang sempat berada sekitar 200 meter dari titik misi tidak menemukan akses aman untuk dilalui. Setelah berkoordinasi dengan posko induk, tim tersebut diarahkan kembali ke posko.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim logistik juga telah bergerak menuju puncak untuk melakukan drop peralatan dan logistik guna mendukung keberlanjutan operasi pencarian dan penyelamatan,&amp;rdquo; tandas Arif.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
