<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ayah Korban Pesawat ATR Ungkap Gelagat Anaknya yang Tidak Biasa</title><description>Ayah Deden, Muhsin mengatakan masih menunggu kabar terkini terkait evakuasi jenazah anaknya. Muhsin mengaku terakhir berkomunikasi dengan Deden pada Kamis (15/1).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/19/337/3196096/ayah-korban-pesawat-atr-ungkap-gelagat-anaknya-yang-tidak-biasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/19/337/3196096/ayah-korban-pesawat-atr-ungkap-gelagat-anaknya-yang-tidak-biasa"/><item><title>Ayah Korban Pesawat ATR Ungkap Gelagat Anaknya yang Tidak Biasa</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/19/337/3196096/ayah-korban-pesawat-atr-ungkap-gelagat-anaknya-yang-tidak-biasa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/19/337/3196096/ayah-korban-pesawat-atr-ungkap-gelagat-anaknya-yang-tidak-biasa</guid><pubDate>Senin 19 Januari 2026 04:05 WIB</pubDate><dc:creator>Mei Sada Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/18/337/3196096/viral-zqV2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana Rumah Duka Korban Pesawat ATR/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/18/337/3196096/viral-zqV2_large.jpg</image><title>Suasana Rumah Duka Korban Pesawat ATR/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Suasana duka menyelimuti rumah Deden, salah seorang korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (18/12/2026). Pesawat hilang kontak di wilayah perbukitan Maros Sulawesi Selatan saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta Adi Sucipto menuju Makassar Sultan Hasanuddin.&#13;
&#13;
Ayah Deden, Muhsin mengatakan masih menunggu kabar terkini terkait evakuasi jenazah anaknya. Muhsin mengaku terakhir berkomunikasi dengan Deden pada Kamis (15/1).&#13;
&#13;
Muhsin menjelaskan, kebiasaan Deden adalah memberi tahunya jika ingin pergi dinas ke luar kota. Namun kali ini ada yang berbeda, Deden tidak memberi kabar pada ayahnya sebelum berangkat ke Makassar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Muhsin pun tak dapat menutupi kesedihannya ketika mengetahui putranya menjadi korban kecelakaan pesawat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terakhir ketemu di tanggal 24 desember kalo gak salah. Kemaren kamis tanggal 15 Januari sempet whatsapp-an, dia ngasih tau bahwa mamanya udah pulang ke garut, mau kontrol,&amp;quot; jelas Muhsin saat ditemui di rumah duka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Biasanya kalo dia mau berangkat dinas itu suka bilang, (yang kemarin) ga ada kabar, tau-tau kabarnya udah begini (meninggal),&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Pantauan Okezone di rumah korban bernama Deden, sejak Minggu pagi terus didatangi para pelayat.&amp;nbsp; Kerabat dan tetangga berdayangan ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, istri Deden masih tampak terpukul seusai menerima kabar tentang suaminya yang jadi korban.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Matanya tampak sembab sembari harus menerima pelayat yang datang untuk berbelasungkawa. Kerabat dekat, tetangga, hingga rekan kerja korban tampak silih berganti hadir.&#13;
&#13;
Mereka datang dengan wajah sendu, untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang masih berduka. Di dalam rumah duka, keluarga korban terlihat berusaha tegar menerima tamu yang datang.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, keluarga masih menunggu perkembangan informasi resmi terkait proses penanganan korban dan kelanjutan investigasi kecelakaan dari pihak berwenang.&#13;
&#13;
Warga sekitar turut membantu proses penerimaan pelayat dengan menata area parkir dan menyediakan kebutuhan bagi para tamu yang datang.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Suasana duka menyelimuti rumah Deden, salah seorang korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (18/12/2026). Pesawat hilang kontak di wilayah perbukitan Maros Sulawesi Selatan saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta Adi Sucipto menuju Makassar Sultan Hasanuddin.&#13;
&#13;
Ayah Deden, Muhsin mengatakan masih menunggu kabar terkini terkait evakuasi jenazah anaknya. Muhsin mengaku terakhir berkomunikasi dengan Deden pada Kamis (15/1).&#13;
&#13;
Muhsin menjelaskan, kebiasaan Deden adalah memberi tahunya jika ingin pergi dinas ke luar kota. Namun kali ini ada yang berbeda, Deden tidak memberi kabar pada ayahnya sebelum berangkat ke Makassar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Muhsin pun tak dapat menutupi kesedihannya ketika mengetahui putranya menjadi korban kecelakaan pesawat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terakhir ketemu di tanggal 24 desember kalo gak salah. Kemaren kamis tanggal 15 Januari sempet whatsapp-an, dia ngasih tau bahwa mamanya udah pulang ke garut, mau kontrol,&amp;quot; jelas Muhsin saat ditemui di rumah duka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Biasanya kalo dia mau berangkat dinas itu suka bilang, (yang kemarin) ga ada kabar, tau-tau kabarnya udah begini (meninggal),&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Pantauan Okezone di rumah korban bernama Deden, sejak Minggu pagi terus didatangi para pelayat.&amp;nbsp; Kerabat dan tetangga berdayangan ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, istri Deden masih tampak terpukul seusai menerima kabar tentang suaminya yang jadi korban.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Matanya tampak sembab sembari harus menerima pelayat yang datang untuk berbelasungkawa. Kerabat dekat, tetangga, hingga rekan kerja korban tampak silih berganti hadir.&#13;
&#13;
Mereka datang dengan wajah sendu, untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang masih berduka. Di dalam rumah duka, keluarga korban terlihat berusaha tegar menerima tamu yang datang.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, keluarga masih menunggu perkembangan informasi resmi terkait proses penanganan korban dan kelanjutan investigasi kecelakaan dari pihak berwenang.&#13;
&#13;
Warga sekitar turut membantu proses penerimaan pelayat dengan menata area parkir dan menyediakan kebutuhan bagi para tamu yang datang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
