<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,1 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut Akibat Aktivitas Lempeng Laut Maluku</title><description>Gempa ini menimbulkan guncangan di daerah Bolaang Mongondow Selatan dan Bolaang Mongondow Timur.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/19/340/3196126/gempa-m5-1-guncang-bolaang-mongondow-selatan-sulut-akibat-aktivitas-lempeng-laut-maluku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/19/340/3196126/gempa-m5-1-guncang-bolaang-mongondow-selatan-sulut-akibat-aktivitas-lempeng-laut-maluku"/><item><title>Gempa M5,1 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut Akibat Aktivitas Lempeng Laut Maluku</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/19/340/3196126/gempa-m5-1-guncang-bolaang-mongondow-selatan-sulut-akibat-aktivitas-lempeng-laut-maluku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/19/340/3196126/gempa-m5-1-guncang-bolaang-mongondow-selatan-sulut-akibat-aktivitas-lempeng-laut-maluku</guid><pubDate>Senin 19 Januari 2026 07:56 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/19/340/3196126/gempa_guncang_bolaang_mongondow_selatan-5TkD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa M5,1 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut Akibat Aktivitas Lempeng Laut Maluku (Dok BMKG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/19/340/3196126/gempa_guncang_bolaang_mongondow_selatan-5TkD_large.jpg</image><title>Gempa M5,1 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut Akibat Aktivitas Lempeng Laut Maluku (Dok BMKG)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa kekuatan M5,1 mengguncang Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara (Sulut), pada Senin (19/1/2026) pukul 00.53 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Gempa Bolaang Mongondow Selatan&#13;
&#13;
Episenter gempa terletak pada koordinat 0,13&amp;deg; LS ; 124,68&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 90 Km arah Tenggara Kota Bolaang Uki, Sulut, pada kedalaman 31 km.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku,&amp;quot; ucap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Ia menyebutkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (oblique-thrust fault).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa ini menimbulkan guncangan di daerah Bolaang Mongondow Selatan dan Bolaang Mongondow Timur dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa kekuatan M5,1 mengguncang Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara (Sulut), pada Senin (19/1/2026) pukul 00.53 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Gempa Bolaang Mongondow Selatan&#13;
&#13;
Episenter gempa terletak pada koordinat 0,13&amp;deg; LS ; 124,68&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 90 Km arah Tenggara Kota Bolaang Uki, Sulut, pada kedalaman 31 km.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku,&amp;quot; ucap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Ia menyebutkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (oblique-thrust fault).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa ini menimbulkan guncangan di daerah Bolaang Mongondow Selatan dan Bolaang Mongondow Timur dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
