<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim Gabungan Temukan Dua Korban Pesawat ATR 42-500 di Tebing Curam</title><description>Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI dan Basarnas telah menemukan jenazah dua korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu 17 Januari 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/20/340/3196388/tim-gabungan-temukan-dua-korban-pesawat-atr-42-500-di-tebing-curam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/20/340/3196388/tim-gabungan-temukan-dua-korban-pesawat-atr-42-500-di-tebing-curam"/><item><title>Tim Gabungan Temukan Dua Korban Pesawat ATR 42-500 di Tebing Curam</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/20/340/3196388/tim-gabungan-temukan-dua-korban-pesawat-atr-42-500-di-tebing-curam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/20/340/3196388/tim-gabungan-temukan-dua-korban-pesawat-atr-42-500-di-tebing-curam</guid><pubDate>Selasa 20 Januari 2026 11:59 WIB</pubDate><dc:creator>Niko Prayoga </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/20/340/3196388/tim_gabungan_temukan_dua_korban_pesawat_atr_42_500-iq7e_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim Gabungan Temukan Dua Korban Pesawat ATR 42-500 (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/20/340/3196388/tim_gabungan_temukan_dua_korban_pesawat_atr_42_500-iq7e_large.jpg</image><title>Tim Gabungan Temukan Dua Korban Pesawat ATR 42-500 (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI dan Basarnas telah menemukan jenazah dua korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu 17 Januari 2026.&#13;
&#13;
Hal ini diungkapkan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Pangdam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/1/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan Pangdam XIV Hasanudin Sulawesi Selatan, Mayjen TNI Bangun Nawoko, jumlah korban yang ditemukan mencapai dua orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Barusan Pangdam melaporkan ke saya, sudah dua jenazah ditemukan oleh tim yang terdiri dari TNI dan SAR,&amp;quot; kata Jenderal Agus Subiyanto.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menegaskan, pihaknya bersama Basarnas akan terus melakukan pencarian terhadap sembilan korban lainnya yang belum ditemukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kita akan terus mencari korban yang belum ditemukan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenderal Agus berharap semua korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 bisa segera ditemukan. &amp;ldquo;Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya bisa segera ditemukan,&amp;rdquo; harapnya.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, identitas kedua korban belum diketahui.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya Mohammad Syafii, membenarkan bahwa pihaknya telah menemukan dua korban. Satu korban ditemukan pada Senin, 19 Januari 2026, dan satu korban lainnya pada hari ini.&#13;
&#13;
Terkait identitas korban, Syafii menegaskan hal tersebut bukan tugas tim pencari. Saat ini, korban masih dalam proses evakuasi menuju posko Tempo Bulu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sampaikan bahwa untuk menentukan identitas korban tentunya bukan dari pihak kami,&amp;rdquo; terang Syafii.&#13;
&#13;
Korban ditemukan di dasar tebing yang sangat curam, dengan kedalaman sekitar 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung. Korban pertama berjenis kelamin laki-laki, sementara korban kedua berjenis kelamin perempuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kedalaman korban diperkirakan 500 meter dari puncak. Korban pertama laki-laki, dan korban kedua perempuan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI dan Basarnas telah menemukan jenazah dua korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu 17 Januari 2026.&#13;
&#13;
Hal ini diungkapkan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Pangdam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/1/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan Pangdam XIV Hasanudin Sulawesi Selatan, Mayjen TNI Bangun Nawoko, jumlah korban yang ditemukan mencapai dua orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Barusan Pangdam melaporkan ke saya, sudah dua jenazah ditemukan oleh tim yang terdiri dari TNI dan SAR,&amp;quot; kata Jenderal Agus Subiyanto.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menegaskan, pihaknya bersama Basarnas akan terus melakukan pencarian terhadap sembilan korban lainnya yang belum ditemukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kita akan terus mencari korban yang belum ditemukan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jenderal Agus berharap semua korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 bisa segera ditemukan. &amp;ldquo;Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya bisa segera ditemukan,&amp;rdquo; harapnya.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, identitas kedua korban belum diketahui.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya Mohammad Syafii, membenarkan bahwa pihaknya telah menemukan dua korban. Satu korban ditemukan pada Senin, 19 Januari 2026, dan satu korban lainnya pada hari ini.&#13;
&#13;
Terkait identitas korban, Syafii menegaskan hal tersebut bukan tugas tim pencari. Saat ini, korban masih dalam proses evakuasi menuju posko Tempo Bulu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sampaikan bahwa untuk menentukan identitas korban tentunya bukan dari pihak kami,&amp;rdquo; terang Syafii.&#13;
&#13;
Korban ditemukan di dasar tebing yang sangat curam, dengan kedalaman sekitar 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung. Korban pertama berjenis kelamin laki-laki, sementara korban kedua berjenis kelamin perempuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kedalaman korban diperkirakan 500 meter dari puncak. Korban pertama laki-laki, dan korban kedua perempuan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
