<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir di Kebon Pala Jaktim Kian Tinggi, Air Capai Paha Orang Dewasa</title><description>Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Rabu (21/1/2026) malam membuat sebagian wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur, terendam banjir, Kamis (22/1/2026).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/22/338/3196896/banjir-di-kebon-pala-jaktim-kian-tinggi-air-capai-paha-orang-dewasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/22/338/3196896/banjir-di-kebon-pala-jaktim-kian-tinggi-air-capai-paha-orang-dewasa"/><item><title>Banjir di Kebon Pala Jaktim Kian Tinggi, Air Capai Paha Orang Dewasa</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/22/338/3196896/banjir-di-kebon-pala-jaktim-kian-tinggi-air-capai-paha-orang-dewasa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/22/338/3196896/banjir-di-kebon-pala-jaktim-kian-tinggi-air-capai-paha-orang-dewasa</guid><pubDate>Kamis 22 Januari 2026 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/22/338/3196896/banjir_di_kebon_pala_jaktim-DI2C_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Kebon Pala Jaktim (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/22/338/3196896/banjir_di_kebon_pala_jaktim-DI2C_large.jpg</image><title>Banjir di Kebon Pala Jaktim (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Rabu (21/1/2026) malam membuat sebagian wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur, terendam banjir, Kamis (22/1/2026).&#13;
&#13;
Setidaknya dua Rukun Warga (RW) terdampak banjir akibat luapan Kali Ciliwung di kawasan permukiman padat penduduk tersebut. Ketinggian air bahkan terpantau mencapai paha orang dewasa.&#13;
&#13;
Ketua RT 13, Sanusi, mengatakan air mulai naik dan memasuki rumah warga sejak pukul 05.00 WIB. Kenaikan air terus berlanjut seiring tingginya curah hujan di kawasan hulu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sampai hari ini ketinggian air sekitar 80 sentimeter,&amp;rdquo; ujar Sanusi saat ditemui di lokasi banjir, Kamis (22/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia merinci, banjir kali ini berdampak pada sekitar 160 kepala keluarga (KK) yang tersebar di dua RW. Di wilayah RT 13 sendiri, terdapat sekitar 55 bangunan yang terendam banjir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di RW saya ada sekitar 100-an rumah,&amp;rdquo; ungkap Sanusi.&#13;
&#13;
Meski genangan air sudah cukup tinggi, warga masih beraktivitas seperti biasa. Bahkan, sejumlah anak-anak terlihat bermain di genangan banjir.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sanusi menjelaskan, warga setempat telah memiliki standar kewaspadaan tersendiri. Menurutnya, ketinggian air saat ini belum mencapai level darurat untuk dilakukan evakuasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau ketinggian segini belum apa-apa. Warga mengungsi kalau sudah masuk status Siaga 2 atau Siaga 1. Baru kita mengungsi semua,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Namun demikian, Sanusi memprediksi air masih akan terus naik seiring kondisi langit Jakarta yang menunjukkan tanda-tanda hujan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masih meningkat terus, karena curah hujan masih tinggi,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Rabu (21/1/2026) malam membuat sebagian wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur, terendam banjir, Kamis (22/1/2026).&#13;
&#13;
Setidaknya dua Rukun Warga (RW) terdampak banjir akibat luapan Kali Ciliwung di kawasan permukiman padat penduduk tersebut. Ketinggian air bahkan terpantau mencapai paha orang dewasa.&#13;
&#13;
Ketua RT 13, Sanusi, mengatakan air mulai naik dan memasuki rumah warga sejak pukul 05.00 WIB. Kenaikan air terus berlanjut seiring tingginya curah hujan di kawasan hulu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sampai hari ini ketinggian air sekitar 80 sentimeter,&amp;rdquo; ujar Sanusi saat ditemui di lokasi banjir, Kamis (22/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia merinci, banjir kali ini berdampak pada sekitar 160 kepala keluarga (KK) yang tersebar di dua RW. Di wilayah RT 13 sendiri, terdapat sekitar 55 bangunan yang terendam banjir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di RW saya ada sekitar 100-an rumah,&amp;rdquo; ungkap Sanusi.&#13;
&#13;
Meski genangan air sudah cukup tinggi, warga masih beraktivitas seperti biasa. Bahkan, sejumlah anak-anak terlihat bermain di genangan banjir.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sanusi menjelaskan, warga setempat telah memiliki standar kewaspadaan tersendiri. Menurutnya, ketinggian air saat ini belum mencapai level darurat untuk dilakukan evakuasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau ketinggian segini belum apa-apa. Warga mengungsi kalau sudah masuk status Siaga 2 atau Siaga 1. Baru kita mengungsi semua,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Namun demikian, Sanusi memprediksi air masih akan terus naik seiring kondisi langit Jakarta yang menunjukkan tanda-tanda hujan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masih meningkat terus, karena curah hujan masih tinggi,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
