<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Siapkan Penanganan Medis Gratis Tahun Ini, Intip Caranya</title><description>Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pemerintah akan memperluas layanan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026, dengan menambahkan layanan penanganan gratis sebagai tindak lanjut hasil pemeriksaan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/24/337/3197203/pemerintah-siapkan-penanganan-medis-gratis-tahun-ini-intip-caranya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/24/337/3197203/pemerintah-siapkan-penanganan-medis-gratis-tahun-ini-intip-caranya"/><item><title>Pemerintah Siapkan Penanganan Medis Gratis Tahun Ini, Intip Caranya</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/24/337/3197203/pemerintah-siapkan-penanganan-medis-gratis-tahun-ini-intip-caranya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/24/337/3197203/pemerintah-siapkan-penanganan-medis-gratis-tahun-ini-intip-caranya</guid><pubDate>Sabtu 24 Januari 2026 00:30 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/23/337/3197203/menkes_budi_gunadi-hdKy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkes Budi Gunadi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/23/337/3197203/menkes_budi_gunadi-hdKy_large.jpg</image><title>Menkes Budi Gunadi (Foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pemerintah akan memperluas layanan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026, dengan menambahkan layanan penanganan gratis sebagai tindak lanjut hasil pemeriksaan.&#13;
&#13;
Budi mengatakan, perluasan ini bertujuan agar program CKG tidak sekadar melakukan skrining sebanyak-banyaknya, melainkan benar-benar memastikan masyarakat menjadi lebih sehat melalui upaya pencegahan dan penanganan dini sebelum risiko kesehatan berkembang menjadi penyakit serius.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tahun kedua ini, kita ingin ada pencegahan dan penanganan. Yang ingin saya sampaikan, bukan hanya cek kesehatannya saja yang gratis, tetapi pencegahan dan penanganannya juga gratis,&amp;rdquo; kata Budi dalam konferensi pers Capaian dan Evaluasi Program Cek Kesehatan Gratis, Jumat (23/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menjelaskan skema penanganan medis gratis yang akan diterapkan mulai tahun ini. Pada tahap awal, masyarakat dapat mengunjungi puskesmas terdekat untuk menjalani skrining medis gratis.&#13;
&#13;
Setelah pemeriksaan, masyarakat akan menerima &amp;ldquo;rapor&amp;rdquo; kesehatan yang terbagi dalam tiga kategori warna, yakni merah, kuning, dan hijau. Rapor merah menunjukkan kondisi tidak sehat, rapor kuning menandakan kondisi kurang sehat, sementara rapor hijau mencerminkan kondisi sehat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, penanganan kesehatan akan disesuaikan dengan kategori rapor yang diterima masing-masing peserta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pilot project ini sudah berjalan. Tujuannya agar mereka kembali menjadi sehat. Agar mereka yang kurang sehat dengan rapor kuning, maupun yang tidak sehat dengan rapor merah, bisa kembali menjadi sehat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Meski demikian, Budi memberikan catatan khusus terkait mekanisme pembiayaan penanganan medis lanjutan.&#13;
&#13;
Menurutnya, penanganan medis akan diberikan secara gratis dalam waktu 15 hari pertama setelah skrining. Setelah itu, masyarakat tetap dapat memperoleh layanan gratis apabila memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jika tidak memiliki kepesertaan BPJS, maka masyarakat harus membayar biaya penanganan medis setelah masa 15 hari pertama tersebut berakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itulah sebabnya saran saya, ayo segera aktifkan BPJS Kesehatan,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Diketahui, Program CKG merupakan inisiatif pemerintah yang dimulai pada tahun lalu untuk memberikan layanan skrining kesehatan gratis kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lansia.&#13;
&#13;
Program ini bertujuan mendeteksi risiko penyakit sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. Pada tahun ini, Kementerian Kesehatan menargetkan sebanyak 136 juta orang berpartisipasi dalam Program CKG.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pemerintah akan memperluas layanan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026, dengan menambahkan layanan penanganan gratis sebagai tindak lanjut hasil pemeriksaan.&#13;
&#13;
Budi mengatakan, perluasan ini bertujuan agar program CKG tidak sekadar melakukan skrining sebanyak-banyaknya, melainkan benar-benar memastikan masyarakat menjadi lebih sehat melalui upaya pencegahan dan penanganan dini sebelum risiko kesehatan berkembang menjadi penyakit serius.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tahun kedua ini, kita ingin ada pencegahan dan penanganan. Yang ingin saya sampaikan, bukan hanya cek kesehatannya saja yang gratis, tetapi pencegahan dan penanganannya juga gratis,&amp;rdquo; kata Budi dalam konferensi pers Capaian dan Evaluasi Program Cek Kesehatan Gratis, Jumat (23/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menjelaskan skema penanganan medis gratis yang akan diterapkan mulai tahun ini. Pada tahap awal, masyarakat dapat mengunjungi puskesmas terdekat untuk menjalani skrining medis gratis.&#13;
&#13;
Setelah pemeriksaan, masyarakat akan menerima &amp;ldquo;rapor&amp;rdquo; kesehatan yang terbagi dalam tiga kategori warna, yakni merah, kuning, dan hijau. Rapor merah menunjukkan kondisi tidak sehat, rapor kuning menandakan kondisi kurang sehat, sementara rapor hijau mencerminkan kondisi sehat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, penanganan kesehatan akan disesuaikan dengan kategori rapor yang diterima masing-masing peserta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pilot project ini sudah berjalan. Tujuannya agar mereka kembali menjadi sehat. Agar mereka yang kurang sehat dengan rapor kuning, maupun yang tidak sehat dengan rapor merah, bisa kembali menjadi sehat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Meski demikian, Budi memberikan catatan khusus terkait mekanisme pembiayaan penanganan medis lanjutan.&#13;
&#13;
Menurutnya, penanganan medis akan diberikan secara gratis dalam waktu 15 hari pertama setelah skrining. Setelah itu, masyarakat tetap dapat memperoleh layanan gratis apabila memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jika tidak memiliki kepesertaan BPJS, maka masyarakat harus membayar biaya penanganan medis setelah masa 15 hari pertama tersebut berakhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itulah sebabnya saran saya, ayo segera aktifkan BPJS Kesehatan,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Diketahui, Program CKG merupakan inisiatif pemerintah yang dimulai pada tahun lalu untuk memberikan layanan skrining kesehatan gratis kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lansia.&#13;
&#13;
Program ini bertujuan mendeteksi risiko penyakit sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. Pada tahun ini, Kementerian Kesehatan menargetkan sebanyak 136 juta orang berpartisipasi dalam Program CKG.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
