<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pondok Karya Mampang Terendam Banjir, Ketinggian Air 60 Cm</title><description>Masyarakat yang menetap di kawasan tersebut harus menggunakan perahu karet untuk menuju keluar kompleks.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/23/338/3197059/pondok-karya-mampang-terendam-banjir-ketinggian-air-60-cm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/23/338/3197059/pondok-karya-mampang-terendam-banjir-ketinggian-air-60-cm"/><item><title>Pondok Karya Mampang Terendam Banjir, Ketinggian Air 60 Cm</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/23/338/3197059/pondok-karya-mampang-terendam-banjir-ketinggian-air-60-cm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/23/338/3197059/pondok-karya-mampang-terendam-banjir-ketinggian-air-60-cm</guid><pubDate>Jum'at 23 Januari 2026 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/23/338/3197059/banjir_pondak_karya_mampang_prapatan-X3AT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pondok Karya Mampang Terendam Banjir, Ketinggian Air 60 Cm (Jonathan Simanjuntak)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/23/338/3197059/banjir_pondak_karya_mampang_prapatan-X3AT_large.jpg</image><title>Pondok Karya Mampang Terendam Banjir, Ketinggian Air 60 Cm (Jonathan Simanjuntak)</title></images><description>JAKARTA - Kompleks Polri Pondok Karya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan masih direndam banjir pada Jumat (23/1). Ketinggian air masih menyentuh hingga 60 cm.&#13;
&#13;
1. Banjir Pondok Karya Mampang&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan di lokasi pukul 09.30 WIB tingginya genangan di kawasan masih memutus mobilitas warga. Masyarakat yang menetap di kawasan tersebut harus menggunakan perahu karet untuk menuju keluar kompleks.&#13;
&#13;
Sementara sejumlah warga juga beberapa terlihat memilih tidak mengevakuasi diri dan berdiam di rumahnya. Beberapa di antaranya juga memanfaatkan lantai atas rumahnya yang tidak terendam genangan.&#13;
&#13;
Di sisi lain kondisi genangan air juga dimanfaatkan anak-anak. Mereka terlihat berendam diri hingga berenang bermain air selama banjir terjadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang saat ini sudah di ketinggian 55 cm. Mudah-mudahan tidak ditambah lagi sehingga itu (banjir) terus turun,&amp;quot; ucap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Putu YS, Jumat (23/1/2026).&#13;
&#13;
Putu menyebut sejumlah warga memilih menetap karena kontur rumahnya sudah lebih tinggi. Sehingga banjir mayoritas hanya merendam ruas jalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak evakuasi. Itu hanya membantu dia keluar rumah menuju jalan, karena kan enggak bisa dilewati kendaraan untuk sementara,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kompleks Polri Pondok Karya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan masih direndam banjir pada Jumat (23/1). Ketinggian air masih menyentuh hingga 60 cm.&#13;
&#13;
1. Banjir Pondok Karya Mampang&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan di lokasi pukul 09.30 WIB tingginya genangan di kawasan masih memutus mobilitas warga. Masyarakat yang menetap di kawasan tersebut harus menggunakan perahu karet untuk menuju keluar kompleks.&#13;
&#13;
Sementara sejumlah warga juga beberapa terlihat memilih tidak mengevakuasi diri dan berdiam di rumahnya. Beberapa di antaranya juga memanfaatkan lantai atas rumahnya yang tidak terendam genangan.&#13;
&#13;
Di sisi lain kondisi genangan air juga dimanfaatkan anak-anak. Mereka terlihat berendam diri hingga berenang bermain air selama banjir terjadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang saat ini sudah di ketinggian 55 cm. Mudah-mudahan tidak ditambah lagi sehingga itu (banjir) terus turun,&amp;quot; ucap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Putu YS, Jumat (23/1/2026).&#13;
&#13;
Putu menyebut sejumlah warga memilih menetap karena kontur rumahnya sudah lebih tinggi. Sehingga banjir mayoritas hanya merendam ruas jalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak evakuasi. Itu hanya membantu dia keluar rumah menuju jalan, karena kan enggak bisa dilewati kendaraan untuk sementara,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
