<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update Longsor di Cisarua: 8 Orang Tewas, dan 82 Warga Hilang</title><description>Korban bencana tanah longsor  yang menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat terus bertambah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/24/340/3197313/update-longsor-di-cisarua-8-orang-tewas-dan-82-warga-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/24/340/3197313/update-longsor-di-cisarua-8-orang-tewas-dan-82-warga-hilang"/><item><title>Update Longsor di Cisarua: 8 Orang Tewas, dan 82 Warga Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/24/340/3197313/update-longsor-di-cisarua-8-orang-tewas-dan-82-warga-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/24/340/3197313/update-longsor-di-cisarua-8-orang-tewas-dan-82-warga-hilang</guid><pubDate>Sabtu 24 Januari 2026 15:31 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/24/340/3197313/viral-o3tj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Update Longsor di Cisarua: 8 Orang Tewas, dan 82 Warga Hilang</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/24/340/3197313/viral-o3tj_large.jpg</image><title>Update Longsor di Cisarua: 8 Orang Tewas, dan 82 Warga Hilang</title></images><description>BANDUNG - Korban bencana tanah longsor yang menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat terus bertambah.&#13;
&#13;
Berdasarkan data terbaru hingga pukul 12.30 WIB, Tim SAR Gabungan mencatat sebanyak 8 orang meninggal dunia dan 82 orang diperkirakan masih tertimbun dalam proses pencarian.&#13;
&#13;
Hasil asesmen sementara menunjukkan total warga yang terdampak mencapai 113 jiwa dari 34 Kepala Keluarga (KK). Titik kerusakan terparah berada di Kampung Pasirkuning, RT 01 RW 11.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga siang ini, tercatat 23 orang dinyatakan selamat, 8 orang ditemukan meninggal dunia, dan 82 orang lainnya masih dalam pencarian,&amp;quot; tulis laporan resmi tim SAR di lapangan, Sabtu (24/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, petugas gabungan mengerahkan berbagai metode untuk menemukan korban yang diduga masih tertimbun tanah.&#13;
&#13;
Selain observasi visual dan penggalian secara manual, tim di lapangan juga menggunakan mesin alkon untuk penyemprotan tanah guna mempermudah pembersihan material longsor.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun tidak hanya itu, teknologi modern berupa drone Unmanned Aerial Vehicle (UAV) turut diterjunkan untuk memantau kondisi geografis dari udara dan mencari titik-titik koordinat yang dicurigai terdapat korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim SAR Gabungan masih terus mengupayakan pencarian terhadap korban yang masih tertimbun dengan observasi visual, penggalian manual, penyemprotan tanah menggunakan alkon, dan juga pemantauan menggunakan drone UAV,&amp;quot; demikian isi keterangan tersebut.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Korban bencana tanah longsor yang menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat terus bertambah.&#13;
&#13;
Berdasarkan data terbaru hingga pukul 12.30 WIB, Tim SAR Gabungan mencatat sebanyak 8 orang meninggal dunia dan 82 orang diperkirakan masih tertimbun dalam proses pencarian.&#13;
&#13;
Hasil asesmen sementara menunjukkan total warga yang terdampak mencapai 113 jiwa dari 34 Kepala Keluarga (KK). Titik kerusakan terparah berada di Kampung Pasirkuning, RT 01 RW 11.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga siang ini, tercatat 23 orang dinyatakan selamat, 8 orang ditemukan meninggal dunia, dan 82 orang lainnya masih dalam pencarian,&amp;quot; tulis laporan resmi tim SAR di lapangan, Sabtu (24/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, petugas gabungan mengerahkan berbagai metode untuk menemukan korban yang diduga masih tertimbun tanah.&#13;
&#13;
Selain observasi visual dan penggalian secara manual, tim di lapangan juga menggunakan mesin alkon untuk penyemprotan tanah guna mempermudah pembersihan material longsor.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun tidak hanya itu, teknologi modern berupa drone Unmanned Aerial Vehicle (UAV) turut diterjunkan untuk memantau kondisi geografis dari udara dan mencari titik-titik koordinat yang dicurigai terdapat korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim SAR Gabungan masih terus mengupayakan pencarian terhadap korban yang masih tertimbun dengan observasi visual, penggalian manual, penyemprotan tanah menggunakan alkon, dan juga pemantauan menggunakan drone UAV,&amp;quot; demikian isi keterangan tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
