<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Longsor Terjang Pemalang Jateng, Dua Warga Masih Hilang dan Dalam Pencarian</title><description>Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Minggu 25 Januari 2026. Akibat peristiwa tersebut, dua orang warga dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/26/340/3197688/longsor-terjang-pemalang-jateng-dua-warga-masih-hilang-dan-dalam-pencarian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/26/340/3197688/longsor-terjang-pemalang-jateng-dua-warga-masih-hilang-dan-dalam-pencarian"/><item><title>Longsor Terjang Pemalang Jateng, Dua Warga Masih Hilang dan Dalam Pencarian</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/26/340/3197688/longsor-terjang-pemalang-jateng-dua-warga-masih-hilang-dan-dalam-pencarian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/26/340/3197688/longsor-terjang-pemalang-jateng-dua-warga-masih-hilang-dan-dalam-pencarian</guid><pubDate>Senin 26 Januari 2026 17:54 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/26/340/3197688/longsor-Umk2_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor (foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/26/340/3197688/longsor-Umk2_large.jpeg</image><title>Longsor (foto: BNPB)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Minggu 25 Januari 2026. Akibat peristiwa tersebut, dua orang warga dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan kedua korban belum ditemukan berdasarkan laporan terbaru yang diterima BNPB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan data yang kami terima, dilaporkan dua orang warga masih dalam pencarian,&amp;rdquo; ujar Abdul Muhari, Senin (26/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Abdul menjelaskan, longsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut diperparah dengan struktur tanah yang labil di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi serta kondisi tanah yang labil di kawasan Perhutani, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, BPBD Kabupaten Pemalang telah berkoordinasi dengan lintas instansi serta relawan untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang.&#13;
&#13;
Namun, proses pencarian mengalami sejumlah kendala, terutama faktor cuaca dan kondisi geografis di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Upaya pencarian terkendala cuaca buruk dan kondisi lokasi yang masih berpotensi terjadi longsor susulan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Minggu 25 Januari 2026. Akibat peristiwa tersebut, dua orang warga dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan kedua korban belum ditemukan berdasarkan laporan terbaru yang diterima BNPB.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan data yang kami terima, dilaporkan dua orang warga masih dalam pencarian,&amp;rdquo; ujar Abdul Muhari, Senin (26/1/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Abdul menjelaskan, longsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut diperparah dengan struktur tanah yang labil di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi serta kondisi tanah yang labil di kawasan Perhutani, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, BPBD Kabupaten Pemalang telah berkoordinasi dengan lintas instansi serta relawan untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang.&#13;
&#13;
Namun, proses pencarian mengalami sejumlah kendala, terutama faktor cuaca dan kondisi geografis di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Upaya pencarian terkendala cuaca buruk dan kondisi lokasi yang masih berpotensi terjadi longsor susulan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
