<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,7 Guncang Pacitan Jatim, Terasa di Yogya hingga Bali</title><description>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan pembaruan (update) terkait data gempabumi yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (27/1/2026) pagi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/27/337/3197785/gempa-m5-7-guncang-pacitan-jatim-terasa-di-yogya-hingga-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/27/337/3197785/gempa-m5-7-guncang-pacitan-jatim-terasa-di-yogya-hingga-bali"/><item><title>Gempa M5,7 Guncang Pacitan Jatim, Terasa di Yogya hingga Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/27/337/3197785/gempa-m5-7-guncang-pacitan-jatim-terasa-di-yogya-hingga-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/27/337/3197785/gempa-m5-7-guncang-pacitan-jatim-terasa-di-yogya-hingga-bali</guid><pubDate>Selasa 27 Januari 2026 09:47 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/27/337/3197785/gempa-PMBa_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/27/337/3197785/gempa-PMBa_large.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan pembaruan (update) terkait data gempa bumi yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (27/1/2026) pagi. Hasil analisis terbaru menunjukkan gempa memiliki kekuatan Magnitudo (M) 5,7, lebih besar dari informasi awal M5,5.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7,&amp;quot; ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,18&amp;deg; LS ; 111,33&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di darat 24 km arah Tenggara Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 122 km.&#13;
&#13;
Daryono mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng.&amp;nbsp;&amp;quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gempa bumi ini dirasakan di daerah Pacitan, Karangkates, Tulungagung dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Malang, Nganjuk, Ponorogo, Blitar dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).&#13;
&#13;
Di daerah Madiun, Denpasar, Kuta, Karangasem, Jember, Mojokerto dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).&#13;
&#13;
Daerah Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, dan Mataram dengan skala intensitas II (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Hingga pukul 08.35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock ),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan pembaruan (update) terkait data gempa bumi yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (27/1/2026) pagi. Hasil analisis terbaru menunjukkan gempa memiliki kekuatan Magnitudo (M) 5,7, lebih besar dari informasi awal M5,5.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7,&amp;quot; ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,18&amp;deg; LS ; 111,33&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di darat 24 km arah Tenggara Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 122 km.&#13;
&#13;
Daryono mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng.&amp;nbsp;&amp;quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gempa bumi ini dirasakan di daerah Pacitan, Karangkates, Tulungagung dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Malang, Nganjuk, Ponorogo, Blitar dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).&#13;
&#13;
Di daerah Madiun, Denpasar, Kuta, Karangasem, Jember, Mojokerto dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).&#13;
&#13;
Daerah Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, dan Mataram dengan skala intensitas II (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Hingga pukul 08.35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock ),&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
