<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Kuota Haji 2024, KPK Periksa Staf Asrama Haji dan Eks Pejabat Kemenag&amp;nbsp;</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024, Selasa (27/1/2026). Dua saksi itu adalah M. Agus Syafi, Kasubdit Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus 2023??&quot;2024, serta Nila Aditya Devi, Staf Asrama Haji Bekasi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/27/337/3197868/kasus-kuota-haji-2024-kpk-periksa-staf-asrama-haji-dan-eks-pejabat-kemenag-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/27/337/3197868/kasus-kuota-haji-2024-kpk-periksa-staf-asrama-haji-dan-eks-pejabat-kemenag-nbsp"/><item><title>Kasus Kuota Haji 2024, KPK Periksa Staf Asrama Haji dan Eks Pejabat Kemenag&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/27/337/3197868/kasus-kuota-haji-2024-kpk-periksa-staf-asrama-haji-dan-eks-pejabat-kemenag-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/27/337/3197868/kasus-kuota-haji-2024-kpk-periksa-staf-asrama-haji-dan-eks-pejabat-kemenag-nbsp</guid><pubDate>Selasa 27 Januari 2026 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/27/337/3197868/kpk_periksa_staf_asrama_haji_dan_eks_pejabat_kemenag-CzKO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPK Periksa Staf Asrama Haji dan Eks Pejabat Kemenag  (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/27/337/3197868/kpk_periksa_staf_asrama_haji_dan_eks_pejabat_kemenag-CzKO_large.jpg</image><title>KPK Periksa Staf Asrama Haji dan Eks Pejabat Kemenag  (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024, Selasa (27/1/2026). Dua saksi itu adalah M. Agus Syafi, Kasubdit Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus 2023&amp;ndash;2024, serta Nila Aditya Devi, Staf Asrama Haji Bekasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan tindak pidana korupsi, terkait kuota haji penyelenggaraan 2023&amp;ndash;2024,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.&#13;
&#13;
Keduanya memenuhi panggilan penyidik di Gedung Merah Putih KPK, namun materi pemeriksaan belum diungkapkan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasus ini sebelumnya menjerat Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut sebagai tersangka, bersama mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. Keduanya dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPK saat ini masih menghitung nilai kerugian negara yang ditimbulkan dari perkara ini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024, Selasa (27/1/2026). Dua saksi itu adalah M. Agus Syafi, Kasubdit Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus 2023&amp;ndash;2024, serta Nila Aditya Devi, Staf Asrama Haji Bekasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan tindak pidana korupsi, terkait kuota haji penyelenggaraan 2023&amp;ndash;2024,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.&#13;
&#13;
Keduanya memenuhi panggilan penyidik di Gedung Merah Putih KPK, namun materi pemeriksaan belum diungkapkan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasus ini sebelumnya menjerat Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut sebagai tersangka, bersama mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. Keduanya dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPK saat ini masih menghitung nilai kerugian negara yang ditimbulkan dari perkara ini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
