<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringatan Iran: Negara Tetangga Jadi Musuh Jika Wilayah Digunakan untuk Serangan AS</title><description>Armada kapal perang AS sdilaporkan sedang bergerak ke wilayah Timur Tengah. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/28/18/3198143/peringatan-iran-negara-tetangga-jadi-musuh-jika-wilayah-digunakan-untuk-serangan-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/28/18/3198143/peringatan-iran-negara-tetangga-jadi-musuh-jika-wilayah-digunakan-untuk-serangan-as"/><item><title>Peringatan Iran: Negara Tetangga Jadi Musuh Jika Wilayah Digunakan untuk Serangan AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/28/18/3198143/peringatan-iran-negara-tetangga-jadi-musuh-jika-wilayah-digunakan-untuk-serangan-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/28/18/3198143/peringatan-iran-negara-tetangga-jadi-musuh-jika-wilayah-digunakan-untuk-serangan-as</guid><pubDate>Rabu 28 Januari 2026 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/28/18/3198143/ilustrasi-gMHj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/28/18/3198143/ilustrasi-gMHj_large.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Iran telah memperingatkan bahwa negara-negara tetangganya akan dianggap musuh jika wilayah mereka digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Republik Islam. Peringatan ini disampaikan menyusul kedatangan kelompok kapal induk Amerika Serikat (AS) di perairan Timur Tengah.&#13;
&#13;
Seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyampaikan pernyataan tersebut pada Selasa (27/1/2026), di tengah meningkatnya ketegangan regional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Negara-negara tetangga adalah teman kita, tetapi jika tanah, langit, atau perairan mereka digunakan untuk melawan Iran, mereka akan dianggap musuh,&amp;quot; kata Mohammad Akbarzadeh, wakil politik pasukan angkatan laut IRGC, seperti dikutip kantor berita Fars.&#13;
&#13;
Armada baru sedang bergerak&#13;
&#13;
Peringatan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa &amp;quot;armada&amp;quot; AS lainnya sedang bergerak menuju Iran, dan menyatakan harapan bahwa Teheran akan menyetujui kesepakatan dengan Washington.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada armada indah lainnya yang berlayar dengan indah menuju Iran saat ini,&amp;quot; kata Trump dalam pidatonya pada Selasa, sebagaimana dilansir TRT World.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya harap mereka mencapai kesepakatan.&amp;quot;&#13;
&#13;
Komentar Trump ini menyusul peningkatan aktivitas militer AS di kawasan tersebut, yang telah meningkatkan kekhawatiran tentang potensi eskalasi antara Washington dan Teheran.&#13;
&#13;
Para pejabat Iran telah berulang kali memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap negara itu akan dibalas dengan respons yang kuat, sambil mendesak negara-negara tetangga untuk tidak mengizinkan wilayah mereka digunakan dalam aksi militer apa pun terhadap Iran.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Iran telah memperingatkan bahwa negara-negara tetangganya akan dianggap musuh jika wilayah mereka digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Republik Islam. Peringatan ini disampaikan menyusul kedatangan kelompok kapal induk Amerika Serikat (AS) di perairan Timur Tengah.&#13;
&#13;
Seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyampaikan pernyataan tersebut pada Selasa (27/1/2026), di tengah meningkatnya ketegangan regional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Negara-negara tetangga adalah teman kita, tetapi jika tanah, langit, atau perairan mereka digunakan untuk melawan Iran, mereka akan dianggap musuh,&amp;quot; kata Mohammad Akbarzadeh, wakil politik pasukan angkatan laut IRGC, seperti dikutip kantor berita Fars.&#13;
&#13;
Armada baru sedang bergerak&#13;
&#13;
Peringatan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa &amp;quot;armada&amp;quot; AS lainnya sedang bergerak menuju Iran, dan menyatakan harapan bahwa Teheran akan menyetujui kesepakatan dengan Washington.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada armada indah lainnya yang berlayar dengan indah menuju Iran saat ini,&amp;quot; kata Trump dalam pidatonya pada Selasa, sebagaimana dilansir TRT World.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya harap mereka mencapai kesepakatan.&amp;quot;&#13;
&#13;
Komentar Trump ini menyusul peningkatan aktivitas militer AS di kawasan tersebut, yang telah meningkatkan kekhawatiran tentang potensi eskalasi antara Washington dan Teheran.&#13;
&#13;
Para pejabat Iran telah berulang kali memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap negara itu akan dibalas dengan respons yang kuat, sambil mendesak negara-negara tetangga untuk tidak mengizinkan wilayah mereka digunakan dalam aksi militer apa pun terhadap Iran.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
