<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Ammar Zoni Ngaku Diperas, Yusril: Kita Sedang Dalami!</title><description>Yusril menjelaskan, pihaknya harus melakukan verifikasi setiap informasi yang ada demi kepastian terkait laporan yang dimaksud.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/28/337/3198185/heboh-ammar-zoni-ngaku-diperas-yusril-kita-sedang-dalami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/01/28/337/3198185/heboh-ammar-zoni-ngaku-diperas-yusril-kita-sedang-dalami"/><item><title>Heboh Ammar Zoni Ngaku Diperas, Yusril: Kita Sedang Dalami!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/01/28/337/3198185/heboh-ammar-zoni-ngaku-diperas-yusril-kita-sedang-dalami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/01/28/337/3198185/heboh-ammar-zoni-ngaku-diperas-yusril-kita-sedang-dalami</guid><pubDate>Rabu 28 Januari 2026 21:32 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/28/337/3198185/viral-YWFi_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Heboh Ammar Zoni Ngaku Diperas, Yusril: Kita Sedang Dalami/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/28/337/3198185/viral-YWFi_large.jpeg</image><title>Heboh Ammar Zoni Ngaku Diperas, Yusril: Kita Sedang Dalami/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra buka suara perihal pengakuan Ammar Zoni terkait pemerasan yang dialaminya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya setiap laporan itu kita terima, kita analisis, kita dalami, dan kita cross-check kebenarannya,&amp;quot; kata Yusril di Kantor Kemenko Kumhamimipas, Rabu (28/1/2026).&#13;
&#13;
Yusril menjelaskan, pihaknya harus melakukan verifikasi setiap informasi yang ada demi kepastian terkait laporan yang dimaksud.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Termasuk kata dia, meluruskan apa yang sudah beredar luas di masyarakat, baik secara pemberitaan maupun di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kewajiban kami juga untuk melakukan verifikasi dan cross-check terhadap apa yang dikemukakan dalam pemberitaan-pemberitaan media sosial maupun media resmi itu supaya kita tidak salah dalam melakukan tindakan,&amp;quot; ujar Yusril.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ammar Zoni mengungkapkan dugaan kekerasan dan pemerasan yang dialaminya saat diamankan terkait kasus peredaran narkoba dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Klaim itu disampaikan sang aktor dalam sidang lanjutan kasus tersebut dengan agenda keterangan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU), Kamis (18/12/2025). Ammar Zoni mengungkapkan dugaan pemerasan dari oknum polisi senilai Rp300 juta.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra buka suara perihal pengakuan Ammar Zoni terkait pemerasan yang dialaminya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya setiap laporan itu kita terima, kita analisis, kita dalami, dan kita cross-check kebenarannya,&amp;quot; kata Yusril di Kantor Kemenko Kumhamimipas, Rabu (28/1/2026).&#13;
&#13;
Yusril menjelaskan, pihaknya harus melakukan verifikasi setiap informasi yang ada demi kepastian terkait laporan yang dimaksud.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Termasuk kata dia, meluruskan apa yang sudah beredar luas di masyarakat, baik secara pemberitaan maupun di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kewajiban kami juga untuk melakukan verifikasi dan cross-check terhadap apa yang dikemukakan dalam pemberitaan-pemberitaan media sosial maupun media resmi itu supaya kita tidak salah dalam melakukan tindakan,&amp;quot; ujar Yusril.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ammar Zoni mengungkapkan dugaan kekerasan dan pemerasan yang dialaminya saat diamankan terkait kasus peredaran narkoba dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Klaim itu disampaikan sang aktor dalam sidang lanjutan kasus tersebut dengan agenda keterangan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU), Kamis (18/12/2025). Ammar Zoni mengungkapkan dugaan pemerasan dari oknum polisi senilai Rp300 juta.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
