<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terima Suap Rp310 Miliar, Mantan Menteri Kehakiman China Divonis Penjara Seumur Hidup</title><description>Tang mengakui menerima suap selama lebih dari satu dekade. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/03/18/3199293/terima-suap-rp310-miliar-mantan-menteri-kehakiman-china-divonis-penjara-seumur-hidup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/03/18/3199293/terima-suap-rp310-miliar-mantan-menteri-kehakiman-china-divonis-penjara-seumur-hidup"/><item><title>Terima Suap Rp310 Miliar, Mantan Menteri Kehakiman China Divonis Penjara Seumur Hidup</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/03/18/3199293/terima-suap-rp310-miliar-mantan-menteri-kehakiman-china-divonis-penjara-seumur-hidup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/03/18/3199293/terima-suap-rp310-miliar-mantan-menteri-kehakiman-china-divonis-penjara-seumur-hidup</guid><pubDate>Selasa 03 Februari 2026 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/03/18/3199293/ilustrasi-uXho_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/03/18/3199293/ilustrasi-uXho_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>JAKARTA - Pengadilan di Tiongkok pada Senin (2/2/2026) menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mantan Menteri Kehakiman, Tang Yijun. Tang dinyatakan bersalah menerima suap dengan total hampir USD 20 juta selama lebih dari satu dekade.&#13;
&#13;
Tang, 64 tahun, menjabat sebagai Menteri Kehakiman Tiongkok dari 2020 hingga 2023 dan memegang berbagai posisi lain selama kariernya, termasuk Gubernur Provinsi Liaoning dan Kepala Partai Komunis Tiongkok (PKT) untuk Kota Ningbo.&#13;
&#13;
Tang menyalahgunakan &amp;quot;keuntungan yang terkait dengan posisi yang dipegangnya secara berturut-turut&amp;quot; untuk &amp;quot;memperoleh keuntungan bagi berbagai entitas dan individu&amp;quot; antara 2006 hingga 2022, demikian keputusan Pengadilan Rakyat Menengah Xiamen di Tiongkok timur dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir AFP.&#13;
&#13;
Sebagai imbalan atas pembayaran tersebut, Tang membantu individu dan perusahaan dalam penawaran umum perdana, pengamanan pinjaman bank, pengadaan tanah, dan hal-hal lainnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tang menerima total 137 juta yuan atau setara USD 19,7 juta (Rp310 miliar), kata pengadilan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengaku bersalah&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah suap yang sangat tinggi tersebut menyebabkan kerugian yang sangat serius bagi kepentingan negara dan rakyat,&amp;quot; demikian pernyataan pengadilan.&#13;
&#13;
Namun, pengadilan mempertimbangkan keadaan yang meringankan, seperti fakta bahwa Tang mengaku setelah penangkapannya, menyatakan penyesalan, mengaku bersalah, dan bekerja sama dengan penyelidikan.&#13;
&#13;
Mantan Menteri Kehakiman Tiongkok lainnya, Fu Zhenghua, dihukum karena korupsi pada 2022. Ia menerima hukuman mati dengan penangguhan dua tahun, yang kemudian diubah menjadi penjara seumur hidup.&#13;
&#13;
Pihak berwenang mengumumkan bulan lalu bahwa mereka meluncurkan penyelidikan anti-korupsi terhadap jenderal paling berpengaruh di Tiongkok, Zhang Youxia. Ia adalah tokoh militer berpangkat tertinggi yang dijatuhkan dalam beberapa dekade terakhir.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengadilan di Tiongkok pada Senin (2/2/2026) menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mantan Menteri Kehakiman, Tang Yijun. Tang dinyatakan bersalah menerima suap dengan total hampir USD 20 juta selama lebih dari satu dekade.&#13;
&#13;
Tang, 64 tahun, menjabat sebagai Menteri Kehakiman Tiongkok dari 2020 hingga 2023 dan memegang berbagai posisi lain selama kariernya, termasuk Gubernur Provinsi Liaoning dan Kepala Partai Komunis Tiongkok (PKT) untuk Kota Ningbo.&#13;
&#13;
Tang menyalahgunakan &amp;quot;keuntungan yang terkait dengan posisi yang dipegangnya secara berturut-turut&amp;quot; untuk &amp;quot;memperoleh keuntungan bagi berbagai entitas dan individu&amp;quot; antara 2006 hingga 2022, demikian keputusan Pengadilan Rakyat Menengah Xiamen di Tiongkok timur dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir AFP.&#13;
&#13;
Sebagai imbalan atas pembayaran tersebut, Tang membantu individu dan perusahaan dalam penawaran umum perdana, pengamanan pinjaman bank, pengadaan tanah, dan hal-hal lainnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tang menerima total 137 juta yuan atau setara USD 19,7 juta (Rp310 miliar), kata pengadilan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengaku bersalah&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah suap yang sangat tinggi tersebut menyebabkan kerugian yang sangat serius bagi kepentingan negara dan rakyat,&amp;quot; demikian pernyataan pengadilan.&#13;
&#13;
Namun, pengadilan mempertimbangkan keadaan yang meringankan, seperti fakta bahwa Tang mengaku setelah penangkapannya, menyatakan penyesalan, mengaku bersalah, dan bekerja sama dengan penyelidikan.&#13;
&#13;
Mantan Menteri Kehakiman Tiongkok lainnya, Fu Zhenghua, dihukum karena korupsi pada 2022. Ia menerima hukuman mati dengan penangguhan dua tahun, yang kemudian diubah menjadi penjara seumur hidup.&#13;
&#13;
Pihak berwenang mengumumkan bulan lalu bahwa mereka meluncurkan penyelidikan anti-korupsi terhadap jenderal paling berpengaruh di Tiongkok, Zhang Youxia. Ia adalah tokoh militer berpangkat tertinggi yang dijatuhkan dalam beberapa dekade terakhir.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
