<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPATK Deteksi Transaksi Judol di Bawah Rp300 Triliun, Targetkan Turun 50 Persen</title><description>PPATK menargetkan transaksi judol tahun ini bisa berkurang hingga 50 persen.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/03/337/3199352/ppatk-deteksi-transaksi-judol-di-bawah-rp300-triliun-targetkan-turun-50-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/03/337/3199352/ppatk-deteksi-transaksi-judol-di-bawah-rp300-triliun-targetkan-turun-50-persen"/><item><title>PPATK Deteksi Transaksi Judol di Bawah Rp300 Triliun, Targetkan Turun 50 Persen</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/03/337/3199352/ppatk-deteksi-transaksi-judol-di-bawah-rp300-triliun-targetkan-turun-50-persen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/03/337/3199352/ppatk-deteksi-transaksi-judol-di-bawah-rp300-triliun-targetkan-turun-50-persen</guid><pubDate>Selasa 03 Februari 2026 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/03/337/3199352/ppatk_raker_bersama_komisi_iii_dpr-vtR2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PPATK Deteksi Transaksi Judol di Bawah Rp300 Triliun, Targetkan Turun 50 Persen (Achmad Al Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/03/337/3199352/ppatk_raker_bersama_komisi_iii_dpr-vtR2_large.jpg</image><title>PPATK Deteksi Transaksi Judol di Bawah Rp300 Triliun, Targetkan Turun 50 Persen (Achmad Al Fiqri)</title></images><description>JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mendeteksi transaksi judi online (judol) tahun lalu turun menjadi Rp286,84 triliun. Ia menargetkan, transaksi judol tahun ini bisa berkurang hingga 50 persen.&#13;
&#13;
1. Tekan Transaksi Judol&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana usai Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). Ia melanjutkan, turunnya transaksi judol sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena sinergitas dan soliditas antarlembaga kami Komdigi dan semacamnya, sesuai dengan tusinya (tugas dan fungsi) masing-masing sesuai arahan Pak Presiden kita bisa menekan hanya kurang dari Rp300 triliun, Rp286 triliun,&amp;quot; ucap Ivan.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, angka transaksi judol telah berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. &amp;quot;Naik terus dari tahun 2017, 2018, 2019, 2020 terus naik dan kita tekan habis hingga Rp286 triliun, itu menyelamatkan banyak sekali saudara kita di luar sana,&amp;quot; tutur Ivan.&#13;
&#13;
Secara terpisah, Ivan menyampaikan, pihaknya menargetkan angka transaksi judol bisa turun hingga 50% pada tahun ini. Ia yakni target itu bisa tercapai lantaran koordinasi lintas instasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kita target turun lagi 50% lagi ya. Ya karena kita kerja sama semakin kuat kan sama teman-teman,&amp;quot; ungkap Ivan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mendeteksi transaksi judi online (judol) tahun lalu turun menjadi Rp286,84 triliun. Ia menargetkan, transaksi judol tahun ini bisa berkurang hingga 50 persen.&#13;
&#13;
1. Tekan Transaksi Judol&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana usai Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). Ia melanjutkan, turunnya transaksi judol sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena sinergitas dan soliditas antarlembaga kami Komdigi dan semacamnya, sesuai dengan tusinya (tugas dan fungsi) masing-masing sesuai arahan Pak Presiden kita bisa menekan hanya kurang dari Rp300 triliun, Rp286 triliun,&amp;quot; ucap Ivan.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, angka transaksi judol telah berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. &amp;quot;Naik terus dari tahun 2017, 2018, 2019, 2020 terus naik dan kita tekan habis hingga Rp286 triliun, itu menyelamatkan banyak sekali saudara kita di luar sana,&amp;quot; tutur Ivan.&#13;
&#13;
Secara terpisah, Ivan menyampaikan, pihaknya menargetkan angka transaksi judol bisa turun hingga 50% pada tahun ini. Ia yakni target itu bisa tercapai lantaran koordinasi lintas instasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kita target turun lagi 50% lagi ya. Ya karena kita kerja sama semakin kuat kan sama teman-teman,&amp;quot; ungkap Ivan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
