<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 WNI Disandera Bajak Laut Somalia, Kemlu: Proses Negoisasi Masih Berlangsung!</title><description>Kapal berbendera China itu dibajak oleh perompak di Peraian Bandarbeyla, Puntland, Somalia, pada 31 Desember 2025 lalu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/03/337/3199478/5-wni-disandera-bajak-laut-somalia-kemlu-proses-negoisasi-masih-berlangsung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/03/337/3199478/5-wni-disandera-bajak-laut-somalia-kemlu-proses-negoisasi-masih-berlangsung"/><item><title>5 WNI Disandera Bajak Laut Somalia, Kemlu: Proses Negoisasi Masih Berlangsung!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/03/337/3199478/5-wni-disandera-bajak-laut-somalia-kemlu-proses-negoisasi-masih-berlangsung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/03/337/3199478/5-wni-disandera-bajak-laut-somalia-kemlu-proses-negoisasi-masih-berlangsung</guid><pubDate>Selasa 03 Februari 2026 23:20 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/03/337/3199478/pemerintah-6R2s_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">uru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/03/337/3199478/pemerintah-6R2s_large.jpg</image><title>uru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pembajakan kapal di perairan Somalia telah berhasil dipulangkan. Sementara masih ada sejumlah&amp;nbsp;ABK WNI Kapal Liao Dong Yu 578 yang masih disandera.&#13;
&#13;
Kapal berbendera China itu&amp;nbsp;dibajak oleh perompak di Peraian Bandarbeyla, Puntland, Somalia, pada 31 Desember 2025 lalu. Di kapal tersebut, terdapat beberapa WNI yang ikut disandera oleh perompak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada 15 Januari telah berhasil dipulangkan satu ABK WNI yang juga telah tiba dan pemulangan yang bersangkutan telah tiba di daerah asal yang bersangkutan,&amp;quot; kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, Selasa (3/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meskipun satu orang telah berhasil dievakuasi, Kemlu mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat lima ABK WNI lainnya yang masih disandera.&#13;
&#13;
KBRI Nairobi, kata dia, terus menjalin koordinasi intensif dengan otoritas setempat guna melakukan langkah-langkah diplomasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;KBRI Nairobi terus melakukan koordinasi dengan pihak berwajib untuk melakukan pendekatan dan negosiasi langsung dengan para pembajak untuk memastikan kondisi WNI kita dalam keadaan aman dan juga sehat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengingat proses negosiasi yang sedang berada di tahap krusial, pemerintah mengimbau masyarakat dan media massa untuk menyikapi kasus ini dengan bijak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengingat sensitivitas kasus ini, kita berharap teman-teman media dan masyarakat dapat menyikapi hal ini secara sensitif agar tidak mengganggu proses negosiasi yang saat ini tengah berlangsung,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pembajakan kapal di perairan Somalia telah berhasil dipulangkan. Sementara masih ada sejumlah&amp;nbsp;ABK WNI Kapal Liao Dong Yu 578 yang masih disandera.&#13;
&#13;
Kapal berbendera China itu&amp;nbsp;dibajak oleh perompak di Peraian Bandarbeyla, Puntland, Somalia, pada 31 Desember 2025 lalu. Di kapal tersebut, terdapat beberapa WNI yang ikut disandera oleh perompak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada 15 Januari telah berhasil dipulangkan satu ABK WNI yang juga telah tiba dan pemulangan yang bersangkutan telah tiba di daerah asal yang bersangkutan,&amp;quot; kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, Selasa (3/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meskipun satu orang telah berhasil dievakuasi, Kemlu mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat lima ABK WNI lainnya yang masih disandera.&#13;
&#13;
KBRI Nairobi, kata dia, terus menjalin koordinasi intensif dengan otoritas setempat guna melakukan langkah-langkah diplomasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;KBRI Nairobi terus melakukan koordinasi dengan pihak berwajib untuk melakukan pendekatan dan negosiasi langsung dengan para pembajak untuk memastikan kondisi WNI kita dalam keadaan aman dan juga sehat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengingat proses negosiasi yang sedang berada di tahap krusial, pemerintah mengimbau masyarakat dan media massa untuk menyikapi kasus ini dengan bijak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengingat sensitivitas kasus ini, kita berharap teman-teman media dan masyarakat dapat menyikapi hal ini secara sensitif agar tidak mengganggu proses negosiasi yang saat ini tengah berlangsung,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
