<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kubu&amp;nbsp;Habib Bahar Tuding&amp;nbsp;Anggota Banser yang Dikeroyok Penyusup dari PWI LS &amp;nbsp;</title><description>Adapun dugaan penganiayaan itu dipicu adanya surat penolakan pengajian Habib Bahar pada 18 September 2025 lalu sehingga membuat jamaah marah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/04/338/3199630/kubu-nbsp-habib-bahar-tuding-nbsp-anggota-banser-yang-dikeroyok-penyusup-dari-pwi-ls-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/04/338/3199630/kubu-nbsp-habib-bahar-tuding-nbsp-anggota-banser-yang-dikeroyok-penyusup-dari-pwi-ls-nbsp"/><item><title>Kubu&amp;nbsp;Habib Bahar Tuding&amp;nbsp;Anggota Banser yang Dikeroyok Penyusup dari PWI LS &amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/04/338/3199630/kubu-nbsp-habib-bahar-tuding-nbsp-anggota-banser-yang-dikeroyok-penyusup-dari-pwi-ls-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/04/338/3199630/kubu-nbsp-habib-bahar-tuding-nbsp-anggota-banser-yang-dikeroyok-penyusup-dari-pwi-ls-nbsp</guid><pubDate>Rabu 04 Februari 2026 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/04/338/3199630/viral-jtPe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kubu&amp;nbsp;Habib Bahar Tuding&amp;nbsp;Anggota Banser yang Dikeroyok Penyusup dari PWI LS &amp;nbsp;</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/04/338/3199630/viral-jtPe_large.jpg</image><title>Kubu&amp;nbsp;Habib Bahar Tuding&amp;nbsp;Anggota Banser yang Dikeroyok Penyusup dari PWI LS &amp;nbsp;</title></images><description>TANGERANG - Pengacara Habib Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta, mengatakan, korban penganiayaan bukan merupakan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) seperti yang disebut-sebut belakangan ini.&#13;
&#13;
Ichwan, menyebutkan jika korban merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) Perjuangan Wali Songo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita membuka isi handphone itu ternyata dia di dalam grup PWI LS. Kita punya buktinya. Jadi memang orang ini penyusup, memprovokasi, pengeroyokan. dia dikorbanin,&amp;quot; kata Ichwan saat dihubungi wartawan, Rabu (4/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia membantah soal narasi yang menyebut korban saat itu tengah ikut pengajian namun tiba-tiba dikeroyok ketika hendak mencium tangan Habib Bahar.&#13;
&#13;
Adapun dugaan penganiayaan itu dipicu adanya surat penolakan pengajian Habib Bahar pada 18 September 2025 lalu sehingga membuat jamaah marah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah pemicunya, dia itu kirim surat menolak pengajian habib tanggal 18 itu. tanggal 21 dia action, cuma di dalam pembicaraan di grup WA-nya dia, di grup PWI (PWI LS) itu ada dia,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Makannya itu yang bikin jamaah marah, mukulin. itu awal pengeroyokannya itu, ceritanya. Jadi ada pemicunya, bukan orang mau salaman terus ditonjokin sama pengawal Habib Bahar, ngga ada itu cerita itu,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Polres Metro Tangerang Kota menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka atas kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tangerang.&#13;
&#13;
Penetapan tersangka itu tercantum dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Nomor B/43/I/RES.1.24/2026/Reskrim pada Jumat, 30 Januari 2026. Penetapan tersangka itu juga setelah dilakukannya gelar perkara.&#13;
&#13;
Bahar bin Smith dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan/atau Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan/atau Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan Juncto Pasal 55 KUHP tentang turut serta melakukan tindak pidana.&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG - Pengacara Habib Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta, mengatakan, korban penganiayaan bukan merupakan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) seperti yang disebut-sebut belakangan ini.&#13;
&#13;
Ichwan, menyebutkan jika korban merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) Perjuangan Wali Songo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita membuka isi handphone itu ternyata dia di dalam grup PWI LS. Kita punya buktinya. Jadi memang orang ini penyusup, memprovokasi, pengeroyokan. dia dikorbanin,&amp;quot; kata Ichwan saat dihubungi wartawan, Rabu (4/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia membantah soal narasi yang menyebut korban saat itu tengah ikut pengajian namun tiba-tiba dikeroyok ketika hendak mencium tangan Habib Bahar.&#13;
&#13;
Adapun dugaan penganiayaan itu dipicu adanya surat penolakan pengajian Habib Bahar pada 18 September 2025 lalu sehingga membuat jamaah marah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah pemicunya, dia itu kirim surat menolak pengajian habib tanggal 18 itu. tanggal 21 dia action, cuma di dalam pembicaraan di grup WA-nya dia, di grup PWI (PWI LS) itu ada dia,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Makannya itu yang bikin jamaah marah, mukulin. itu awal pengeroyokannya itu, ceritanya. Jadi ada pemicunya, bukan orang mau salaman terus ditonjokin sama pengawal Habib Bahar, ngga ada itu cerita itu,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Polres Metro Tangerang Kota menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka atas kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tangerang.&#13;
&#13;
Penetapan tersangka itu tercantum dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Nomor B/43/I/RES.1.24/2026/Reskrim pada Jumat, 30 Januari 2026. Penetapan tersangka itu juga setelah dilakukannya gelar perkara.&#13;
&#13;
Bahar bin Smith dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan/atau Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan/atau Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan Juncto Pasal 55 KUHP tentang turut serta melakukan tindak pidana.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
