<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Densus 88: Siswa SMP Pelempar Bom Molotov di Sekolah Anggota True Crime Community!</title><description>Juru Bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana mengungkapkan, bahan berbahaya itu disiapkan pelaku dalam menjalankan aksinya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/04/340/3199640/densus-88-siswa-smp-pelempar-bom-molotov-di-sekolah-anggota-true-crime-community</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/04/340/3199640/densus-88-siswa-smp-pelempar-bom-molotov-di-sekolah-anggota-true-crime-community"/><item><title>Densus 88: Siswa SMP Pelempar Bom Molotov di Sekolah Anggota True Crime Community!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/04/340/3199640/densus-88-siswa-smp-pelempar-bom-molotov-di-sekolah-anggota-true-crime-community</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/04/340/3199640/densus-88-siswa-smp-pelempar-bom-molotov-di-sekolah-anggota-true-crime-community</guid><pubDate>Rabu 04 Februari 2026 17:33 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/04/340/3199640/polri-UqGX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Densus 88: Siswa SMP Pelempar Bom Molotov di Sekolah Anggota True Crime Community!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/04/340/3199640/polri-UqGX_large.jpg</image><title>Densus 88: Siswa SMP Pelempar Bom Molotov di Sekolah Anggota True Crime Community!</title></images><description>JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyatakan bahwa siswa Negeri 3 Sungai Raya Kalbar yang melakukan aksi kekerasan memiliki lima gas portabel dan enam bom molotov.&#13;
&#13;
Juru Bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana mengungkapkan, bahan berbahaya itu disiapkan pelaku dalam menjalankan aksinya.&#13;
&#13;
Pelaku menyiapkan lima gas portabel yang kemudian dilekatkan dengan petasan paku serta pisau. Benda berbahaya itu kemudian dibawa dalam sebuah tas yang dituliskan nama-nama pelaku kekerasan di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Serta enam buah Botol berisi bahan bakar minyak dan sumbu kain (Bom molotov). Serta satu bilah pisau,&amp;quot; kata Mayndra, Rabu (4/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan dari hasil pemeriksaan, &amp;nbsp;pelaku terpapar ideologi kekerasan ekstrem. Selain itu, kata dia, siswa tersebut juga tergabung dalam komunitas True Crime Community (TCC).&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang bersangkutan tertarik dengan konten-konten kekerasan dan juga tergabung dalam komunitas True Crime Community,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Mayndra menambahkan, &amp;nbsp;dari hasil pemeriksaan diketahui pelaku juga menjadi korban perundungan di sekolahnya.&#13;
&#13;
Pelaku memiliki niat dan keinginan melakukan balas dendam kepada rekannya yang kerap merundung dirinya. Selain itu, Mayndra mengatakan pelaku juga terindikasi menghadapi masalah keluarga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Balas dendam kemudian dilampiaskan dengan melakukan aksi kekerasan di sekolahnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya aksi pelemparan bom molotov terjadi di lingkungan SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa, 3 Februari 2026.&#13;
&#13;
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.40 WIB. Terduga pelaku pelempar molotov, yang merupakan siswa di sekolah itu pun telah diamankan dan diperiksa polisi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyatakan bahwa siswa Negeri 3 Sungai Raya Kalbar yang melakukan aksi kekerasan memiliki lima gas portabel dan enam bom molotov.&#13;
&#13;
Juru Bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana mengungkapkan, bahan berbahaya itu disiapkan pelaku dalam menjalankan aksinya.&#13;
&#13;
Pelaku menyiapkan lima gas portabel yang kemudian dilekatkan dengan petasan paku serta pisau. Benda berbahaya itu kemudian dibawa dalam sebuah tas yang dituliskan nama-nama pelaku kekerasan di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Serta enam buah Botol berisi bahan bakar minyak dan sumbu kain (Bom molotov). Serta satu bilah pisau,&amp;quot; kata Mayndra, Rabu (4/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan dari hasil pemeriksaan, &amp;nbsp;pelaku terpapar ideologi kekerasan ekstrem. Selain itu, kata dia, siswa tersebut juga tergabung dalam komunitas True Crime Community (TCC).&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang bersangkutan tertarik dengan konten-konten kekerasan dan juga tergabung dalam komunitas True Crime Community,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Mayndra menambahkan, &amp;nbsp;dari hasil pemeriksaan diketahui pelaku juga menjadi korban perundungan di sekolahnya.&#13;
&#13;
Pelaku memiliki niat dan keinginan melakukan balas dendam kepada rekannya yang kerap merundung dirinya. Selain itu, Mayndra mengatakan pelaku juga terindikasi menghadapi masalah keluarga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Balas dendam kemudian dilampiaskan dengan melakukan aksi kekerasan di sekolahnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya aksi pelemparan bom molotov terjadi di lingkungan SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa, 3 Februari 2026.&#13;
&#13;
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.40 WIB. Terduga pelaku pelempar molotov, yang merupakan siswa di sekolah itu pun telah diamankan dan diperiksa polisi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
