<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seskab Teddy: Iuran Board of Peace Tak Wajib, Indonesia Belum Bayar</title><description>Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya menegaskan, bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) bersifat tidak tetap, sehingga Indonesia memiliki kewenangan penuh untuk menarik diri sewaktu-waktu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/05/337/3199749/seskab-teddy-iuran-board-of-peace-tak-wajib-indonesia-belum-bayar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/05/337/3199749/seskab-teddy-iuran-board-of-peace-tak-wajib-indonesia-belum-bayar"/><item><title>Seskab Teddy: Iuran Board of Peace Tak Wajib, Indonesia Belum Bayar</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/05/337/3199749/seskab-teddy-iuran-board-of-peace-tak-wajib-indonesia-belum-bayar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/05/337/3199749/seskab-teddy-iuran-board-of-peace-tak-wajib-indonesia-belum-bayar</guid><pubDate>Kamis 05 Februari 2026 09:55 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/05/337/3199749/sekretaris_kabinet_teddy_indra_wijaya-Tj7L_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/05/337/3199749/sekretaris_kabinet_teddy_indra_wijaya-Tj7L_large.jpg</image><title>Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya menegaskan, bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) bersifat tidak tetap, sehingga Indonesia memiliki kewenangan penuh untuk menarik diri sewaktu-waktu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Keanggotaan Indonesia di Board of Peace bersifat tidak tetap. Indonesia dapat menarik diri dari keanggotaan kapan saja,&amp;quot; ujar Seskab Teddy, Kamis (5/2/2026).&#13;
&#13;
Terkait dana sebesar USD 1 miliar yang dikaitkan dengan keanggotaan BoP, Seskab Teddy menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan dana rekonstruksi Gaza dan tidak bersifat wajib.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Negara anggota boleh membayar atau tidak. Jika membayar, negara tersebut akan menjadi anggota tetap. Namun jika tidak membayar, keanggotaan berlaku selama tiga tahun. Saat ini, Indonesia belum melakukan pembayaran,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Teddy mengungkapkan, Indonesia saat ini resmi bergabung bersama tujuh negara lain yang mayoritas penduduknya beragama Islam, yakni Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Pakistan.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ia menegaskan, bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace merupakan langkah konkret untuk terlibat langsung dalam upaya mengurangi konflik di Palestina.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan hanya sebatas mengikuti konferensi, rapat, diskusi, atau pertemuan resmi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya menegaskan, bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) bersifat tidak tetap, sehingga Indonesia memiliki kewenangan penuh untuk menarik diri sewaktu-waktu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Keanggotaan Indonesia di Board of Peace bersifat tidak tetap. Indonesia dapat menarik diri dari keanggotaan kapan saja,&amp;quot; ujar Seskab Teddy, Kamis (5/2/2026).&#13;
&#13;
Terkait dana sebesar USD 1 miliar yang dikaitkan dengan keanggotaan BoP, Seskab Teddy menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan dana rekonstruksi Gaza dan tidak bersifat wajib.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Negara anggota boleh membayar atau tidak. Jika membayar, negara tersebut akan menjadi anggota tetap. Namun jika tidak membayar, keanggotaan berlaku selama tiga tahun. Saat ini, Indonesia belum melakukan pembayaran,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Teddy mengungkapkan, Indonesia saat ini resmi bergabung bersama tujuh negara lain yang mayoritas penduduknya beragama Islam, yakni Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Pakistan.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, ia menegaskan, bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace merupakan langkah konkret untuk terlibat langsung dalam upaya mengurangi konflik di Palestina.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan hanya sebatas mengikuti konferensi, rapat, diskusi, atau pertemuan resmi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
