<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KTT D-8 Digelar di Jakarta, Menlu Fokus Siapkan Agenda Substantif</title><description>Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono mengatakan, pemerintah tengah mematangkan persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight (D-8) yang akan digelar di Jakarta.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/05/337/3199761/ktt-d-8-digelar-di-jakarta-menlu-fokus-siapkan-agenda-substantif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/05/337/3199761/ktt-d-8-digelar-di-jakarta-menlu-fokus-siapkan-agenda-substantif"/><item><title>KTT D-8 Digelar di Jakarta, Menlu Fokus Siapkan Agenda Substantif</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/05/337/3199761/ktt-d-8-digelar-di-jakarta-menlu-fokus-siapkan-agenda-substantif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/05/337/3199761/ktt-d-8-digelar-di-jakarta-menlu-fokus-siapkan-agenda-substantif</guid><pubDate>Kamis 05 Februari 2026 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/05/337/3199761/menlu_sugiono-WAc7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Sugiono (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/05/337/3199761/menlu_sugiono-WAc7_large.jpg</image><title>Menlu Sugiono (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono mengatakan, pemerintah tengah mematangkan persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight (D-8) yang akan digelar di Jakarta.&#13;
&#13;
Menurutnya, fokus utama persiapan diarahkan pada penyusunan agenda substantif agar pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan konkret yang dapat diimplementasikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sedang menyusun substansinya. Intinya bagaimana menjadikan KTT kali ini menghasilkan kerja sama yang konkret dan memiliki dampak nyata,&amp;quot; kata Sugiono kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sugiono menjelaskan, salah satu hasil konkret yang ingin dicapai Indonesia adalah penguatan kerja sama ekonomi antarnegara anggota D-8. Menurutnya, kolaborasi tersebut berpotensi memperbesar kekuatan ekonomi bersama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masing-masing negara anggota memiliki kekuatan ekonomi sendiri. Jika dipadukan, itu justru menjadi satu kekuatan besar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pembahasan mengenai substansi kerja sama masih terus dilakukan secara lebih rinci.&#13;
&#13;
Selain agenda substantif, pemerintah juga menyiapkan aspek teknis penyelenggaraan, termasuk lokasi KTT. Sugiono memastikan Jakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan para pemimpin negara anggota D-8.&#13;
&#13;
&amp;quot;Venuenya direncanakan di Jakarta. Kami sedang mencari tempat yang representatif,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Diketahui, Indonesia akan menjabat sebagai Ketua Developing-8 Organization for Economic Cooperation mulai 1 Januari 2026 untuk periode 2026&amp;ndash;2027. Serah terima resmi keketuaan akan dilakukan pada KTT D-8 ke-12 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada April 2026.&#13;
&#13;
D-8 merupakan organisasi kerja sama ekonomi negara-negara berkembang yang beranggotakan Azerbaijan, Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan T&amp;uuml;rkiye.&#13;
&#13;
Organisasi ini mewakili sekitar 1,3 miliar penduduk dunia, dengan total Produk Domestik Bruto (PDB) kolektif sekitar USD 5,1 triliun, serta nilai perdagangan intra-D-8 mencapai kurang lebih USD 157 miliar.&#13;
&#13;
Dengan cakupan geografis Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Tengah, Timur Tengah, dan Afrika, D-8 dinilai memiliki posisi strategis sebagai blok ekonomi penyeimbang sekaligus motor penggerak kerja sama ekonomi Selatan&amp;ndash;Selatan.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono mengatakan, pemerintah tengah mematangkan persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight (D-8) yang akan digelar di Jakarta.&#13;
&#13;
Menurutnya, fokus utama persiapan diarahkan pada penyusunan agenda substantif agar pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan konkret yang dapat diimplementasikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sedang menyusun substansinya. Intinya bagaimana menjadikan KTT kali ini menghasilkan kerja sama yang konkret dan memiliki dampak nyata,&amp;quot; kata Sugiono kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sugiono menjelaskan, salah satu hasil konkret yang ingin dicapai Indonesia adalah penguatan kerja sama ekonomi antarnegara anggota D-8. Menurutnya, kolaborasi tersebut berpotensi memperbesar kekuatan ekonomi bersama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masing-masing negara anggota memiliki kekuatan ekonomi sendiri. Jika dipadukan, itu justru menjadi satu kekuatan besar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pembahasan mengenai substansi kerja sama masih terus dilakukan secara lebih rinci.&#13;
&#13;
Selain agenda substantif, pemerintah juga menyiapkan aspek teknis penyelenggaraan, termasuk lokasi KTT. Sugiono memastikan Jakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan para pemimpin negara anggota D-8.&#13;
&#13;
&amp;quot;Venuenya direncanakan di Jakarta. Kami sedang mencari tempat yang representatif,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Diketahui, Indonesia akan menjabat sebagai Ketua Developing-8 Organization for Economic Cooperation mulai 1 Januari 2026 untuk periode 2026&amp;ndash;2027. Serah terima resmi keketuaan akan dilakukan pada KTT D-8 ke-12 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada April 2026.&#13;
&#13;
D-8 merupakan organisasi kerja sama ekonomi negara-negara berkembang yang beranggotakan Azerbaijan, Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan T&amp;uuml;rkiye.&#13;
&#13;
Organisasi ini mewakili sekitar 1,3 miliar penduduk dunia, dengan total Produk Domestik Bruto (PDB) kolektif sekitar USD 5,1 triliun, serta nilai perdagangan intra-D-8 mencapai kurang lebih USD 157 miliar.&#13;
&#13;
Dengan cakupan geografis Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Tengah, Timur Tengah, dan Afrika, D-8 dinilai memiliki posisi strategis sebagai blok ekonomi penyeimbang sekaligus motor penggerak kerja sama ekonomi Selatan&amp;ndash;Selatan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
