<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK OTT Hakim di Depok Terkait Dugaan Suap Sengketa Lahan</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap hakim di Depok, Jawa Barat terkait dugaan suap sengketa lahan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/06/337/3200092/kpk-ott-hakim-di-depok-terkait-dugaan-suap-sengketa-lahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/06/337/3200092/kpk-ott-hakim-di-depok-terkait-dugaan-suap-sengketa-lahan"/><item><title>KPK OTT Hakim di Depok Terkait Dugaan Suap Sengketa Lahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/06/337/3200092/kpk-ott-hakim-di-depok-terkait-dugaan-suap-sengketa-lahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/06/337/3200092/kpk-ott-hakim-di-depok-terkait-dugaan-suap-sengketa-lahan</guid><pubDate>Jum'at 06 Februari 2026 18:51 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/06/337/3200092/kpk-Is26_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPK (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/06/337/3200092/kpk-Is26_large.jpg</image><title>KPK (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap hakim di Depok, Jawa Barat terkait dugaan suap sengketa lahan.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo terkait pembaruan OTT di Depok.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini diduga terkait dengan sengketa lahan antara PT KRB (Karabha Digdaya) &amp;mdash; yang merupakan badan usaha di ekosistem Kementerian Keuangan, yang fokus pada pengelolaan aset &amp;mdash; salah satunya pada sengketa lahan dengan masyarakat, yang sedang berproses di Pengadilan Negeri Depok,&amp;rdquo; kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (6/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam operasi senyap tersebut, KPK menangkap tujuh orang, di antaranya Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta, dan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam peristiwa tertangkap tangan yang dilakukan oleh tim pada tadi malam, diamankan sejumlah tujuh orang, tiga orang dari pihak PN Depok, salah satunya Ketua Pengadilan Negeri,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian empat orang lainnya merupakan pihak-pihak dari PT KRB, salah satunya direkturnya,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Budi menyebutkan pihaknya turut menyita uang senilai ratusan juta rupiah. Kendati begitu, ia belum menjelaskan lebih detail perihal nominal yang disita.&#13;
&#13;
Menurutnya, saat ini mereka yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap hakim di Depok, Jawa Barat terkait dugaan suap sengketa lahan.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo terkait pembaruan OTT di Depok.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini diduga terkait dengan sengketa lahan antara PT KRB (Karabha Digdaya) &amp;mdash; yang merupakan badan usaha di ekosistem Kementerian Keuangan, yang fokus pada pengelolaan aset &amp;mdash; salah satunya pada sengketa lahan dengan masyarakat, yang sedang berproses di Pengadilan Negeri Depok,&amp;rdquo; kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (6/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam operasi senyap tersebut, KPK menangkap tujuh orang, di antaranya Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta, dan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam peristiwa tertangkap tangan yang dilakukan oleh tim pada tadi malam, diamankan sejumlah tujuh orang, tiga orang dari pihak PN Depok, salah satunya Ketua Pengadilan Negeri,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian empat orang lainnya merupakan pihak-pihak dari PT KRB, salah satunya direkturnya,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Budi menyebutkan pihaknya turut menyita uang senilai ratusan juta rupiah. Kendati begitu, ia belum menjelaskan lebih detail perihal nominal yang disita.&#13;
&#13;
Menurutnya, saat ini mereka yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
