<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Tegas Prabowo ke TNI&amp;ndash;Polri: Harus Dicintai Rakyat agar Negara Kuat</title><description>Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekuatan TNI dan Polri sangat bergantung pada kepercayaan serta dukungan rakyat. Karena itu, ia meminta agar TNI dan Polri benar-benar menjadi tentara dan polisi rakyat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/09/337/3200582/pesan-tegas-prabowo-ke-tni-ndash-polri-harus-dicintai-rakyat-agar-negara-kuat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/09/337/3200582/pesan-tegas-prabowo-ke-tni-ndash-polri-harus-dicintai-rakyat-agar-negara-kuat"/><item><title>Pesan Tegas Prabowo ke TNI&amp;ndash;Polri: Harus Dicintai Rakyat agar Negara Kuat</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/09/337/3200582/pesan-tegas-prabowo-ke-tni-ndash-polri-harus-dicintai-rakyat-agar-negara-kuat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/09/337/3200582/pesan-tegas-prabowo-ke-tni-ndash-polri-harus-dicintai-rakyat-agar-negara-kuat</guid><pubDate>Senin 09 Februari 2026 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/09/337/3200582/menteri_dalam_negeri_tito_karnavian-sPyd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/09/337/3200582/menteri_dalam_negeri_tito_karnavian-sPyd_large.jpg</image><title>Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (Foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekuatan TNI dan Polri sangat bergantung pada kepercayaan serta dukungan rakyat. Karena itu, ia meminta agar TNI dan Polri benar-benar menjadi tentara dan polisi rakyat.&#13;
&#13;
Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam taklimat kepada peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026). Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian usai mengikuti acara tersebut.&#13;
&#13;
Tito awalnya enggan membeberkan secara rinci isi pengarahan Prabowo. Ia menyebut Kapolri dan Panglima TNI lebih berwenang menjelaskan detail taklimat tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lebih tepat nanti ditanyakan kepada Bapak Kapolri atau Panglima TNI yang lebih kompeten,&amp;quot; ujar Tito.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Tito menjelaskan, bahwa Prabowo menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan pertahanan negara, termasuk mencermati dinamika geopolitik global yang terus berkembang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Presiden memberikan pengarahan umum terkait pentingnya menjaga situasi keamanan, ketertiban, serta pertahanan negara. Ini juga berkaitan dengan dinamika geopolitik agar pembangunan nasional bisa berjalan lancar,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Tito, pengarahan tersebut juga bersifat spesifik bagi TNI dan Polri, terutama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Situasi kamtibmas yang kondusif dan stabilitas geopolitik sangat penting agar agenda pembangunan bisa terus berjalan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Saat ditanya mengenai evaluasi terhadap kinerja TNI dan Polri, Tito menegaskan bahwa Presiden Prabowo menyoroti dua hal utama, yakni penguatan postur pertahanan dan pembangunan kepercayaan publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Presiden menekankan bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada kepercayaan rakyat kepada negara,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, TNI dan Polri harus mampu menjadi institusi yang didukung dan dicintai masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;TNI harus menjadi tentara rakyat, Polri harus menjadi polisi rakyat. Jika TNI dan Polri didukung serta dicintai rakyat, maka negara akan menjadi kuat,&amp;rdquo; pungkas Tito.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekuatan TNI dan Polri sangat bergantung pada kepercayaan serta dukungan rakyat. Karena itu, ia meminta agar TNI dan Polri benar-benar menjadi tentara dan polisi rakyat.&#13;
&#13;
Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam taklimat kepada peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026). Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian usai mengikuti acara tersebut.&#13;
&#13;
Tito awalnya enggan membeberkan secara rinci isi pengarahan Prabowo. Ia menyebut Kapolri dan Panglima TNI lebih berwenang menjelaskan detail taklimat tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lebih tepat nanti ditanyakan kepada Bapak Kapolri atau Panglima TNI yang lebih kompeten,&amp;quot; ujar Tito.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Tito menjelaskan, bahwa Prabowo menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan pertahanan negara, termasuk mencermati dinamika geopolitik global yang terus berkembang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Presiden memberikan pengarahan umum terkait pentingnya menjaga situasi keamanan, ketertiban, serta pertahanan negara. Ini juga berkaitan dengan dinamika geopolitik agar pembangunan nasional bisa berjalan lancar,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Tito, pengarahan tersebut juga bersifat spesifik bagi TNI dan Polri, terutama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Situasi kamtibmas yang kondusif dan stabilitas geopolitik sangat penting agar agenda pembangunan bisa terus berjalan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Saat ditanya mengenai evaluasi terhadap kinerja TNI dan Polri, Tito menegaskan bahwa Presiden Prabowo menyoroti dua hal utama, yakni penguatan postur pertahanan dan pembangunan kepercayaan publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Presiden menekankan bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada kepercayaan rakyat kepada negara,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, TNI dan Polri harus mampu menjadi institusi yang didukung dan dicintai masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;TNI harus menjadi tentara rakyat, Polri harus menjadi polisi rakyat. Jika TNI dan Polri didukung serta dicintai rakyat, maka negara akan menjadi kuat,&amp;rdquo; pungkas Tito.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
