<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Paspampres: Pelaku Penganiayaan Driver Ojol Perwira Denma Mabes TNI! &amp;nbsp;</title><description>Danpaspampres pun menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada Mabes TNI, terutama terkait proses hukum yang akan dijalani oleh prajurit tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/10/337/3200716/paspampres-pelaku-penganiayaan-driver-ojol-perwira-denma-mabes-tni-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/10/337/3200716/paspampres-pelaku-penganiayaan-driver-ojol-perwira-denma-mabes-tni-nbsp"/><item><title>Paspampres: Pelaku Penganiayaan Driver Ojol Perwira Denma Mabes TNI! &amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/10/337/3200716/paspampres-pelaku-penganiayaan-driver-ojol-perwira-denma-mabes-tni-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/10/337/3200716/paspampres-pelaku-penganiayaan-driver-ojol-perwira-denma-mabes-tni-nbsp</guid><pubDate>Selasa 10 Februari 2026 09:13 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/10/337/3200716/viral-cQbf_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pasukan TNI/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/10/337/3200716/viral-cQbf_large.jpeg</image><title>Ilustrasi Pasukan TNI/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) membantah bahwa ada anggota yang terlibat ataupun menjadi pelaku dalam penganiayaan pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Kembangan, Jakarta Barat.&#13;
&#13;
Asisten Intelijen Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Asintel Danpaspampres) Kolonel (Inf)&amp;nbsp;Mulyo Junaidi menjelaskan Paspampres telah menyelidiki informasi mengenai penganiayaan yang viral di media sosial tersebut, dan menegaskan prajurit TNI yang diduga pelaku itu bukan anggota Paspampres.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi saya sudah cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres,&amp;quot; kata Asintel Paspampres kepada awak media, Selasa (10/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Asintel Danpaspampres pun menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada Mabes TNI, terutama terkait proses hukum yang akan dijalani oleh prajurit tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah kami klarifikasi, Kapten Cpm A (yang diduga pelaku), anggota Denma Mabes (TNI),&amp;quot; kata Mulyo.&#13;
&#13;
Sebelumnya, ramai soal anggota TNI pukuli pengemudi ojol bernama Hasan saat mengantar penumpang di Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi pada 4 Februari 2026. Saat ini kasusnya masih ditangani oleh Polsek Kembangan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, Polsek Kembangan telah menerima laporan dari korban pada Kamis (5/2/26) dini hari.&#13;
&#13;
Ia mengatakan, proses penyelidikan masih berjalan. Terkait informasi terduga pelaku, penyelidik masih didalami dalaminya. &amp;quot;Penanganan perkara saat ini masih berlangsung,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) membantah bahwa ada anggota yang terlibat ataupun menjadi pelaku dalam penganiayaan pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Kembangan, Jakarta Barat.&#13;
&#13;
Asisten Intelijen Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Asintel Danpaspampres) Kolonel (Inf)&amp;nbsp;Mulyo Junaidi menjelaskan Paspampres telah menyelidiki informasi mengenai penganiayaan yang viral di media sosial tersebut, dan menegaskan prajurit TNI yang diduga pelaku itu bukan anggota Paspampres.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi saya sudah cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres,&amp;quot; kata Asintel Paspampres kepada awak media, Selasa (10/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Asintel Danpaspampres pun menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada Mabes TNI, terutama terkait proses hukum yang akan dijalani oleh prajurit tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah kami klarifikasi, Kapten Cpm A (yang diduga pelaku), anggota Denma Mabes (TNI),&amp;quot; kata Mulyo.&#13;
&#13;
Sebelumnya, ramai soal anggota TNI pukuli pengemudi ojol bernama Hasan saat mengantar penumpang di Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi pada 4 Februari 2026. Saat ini kasusnya masih ditangani oleh Polsek Kembangan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, Polsek Kembangan telah menerima laporan dari korban pada Kamis (5/2/26) dini hari.&#13;
&#13;
Ia mengatakan, proses penyelidikan masih berjalan. Terkait informasi terduga pelaku, penyelidik masih didalami dalaminya. &amp;quot;Penanganan perkara saat ini masih berlangsung,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
