<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mensesneg Sebut Gedung MUI di Bundaran HI Dibangun dari Nol</title><description>Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengungkapkan, bahwa gedung baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang direncanakan berlokasi di kawasan strategis Bundaran HI, Jakarta Pusat, akan dibangun dari nol.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/10/337/3200831/mensesneg-sebut-gedung-mui-di-bundaran-hi-dibangun-dari-nol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/10/337/3200831/mensesneg-sebut-gedung-mui-di-bundaran-hi-dibangun-dari-nol"/><item><title>Mensesneg Sebut Gedung MUI di Bundaran HI Dibangun dari Nol</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/10/337/3200831/mensesneg-sebut-gedung-mui-di-bundaran-hi-dibangun-dari-nol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/10/337/3200831/mensesneg-sebut-gedung-mui-di-bundaran-hi-dibangun-dari-nol</guid><pubDate>Selasa 10 Februari 2026 18:07 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/10/337/3200831/mensesneg_prasetyo_hadi-AmHf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/10/337/3200831/mensesneg_prasetyo_hadi-AmHf_large.jpg</image><title>Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengungkapkan, bahwa gedung baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang direncanakan berlokasi di kawasan strategis Bundaran HI, Jakarta Pusat, akan dibangun dari nol.&#13;
&#13;
Prasetyo memastikan lahan yang akan digunakan merupakan eks Kedutaan Besar Inggris dengan luas sekitar 4.000 meter persegi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tanahnya itu eks Kedutaan Besar Inggris. Iya, pembangunannya dari nol,&amp;rdquo; ujar Prasetyo kepada awak media di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait besaran anggaran pembangunan, Prasetyo menyatakan pemerintah belum menetapkan nilai pasti. Pasalnya, proyek tersebut masih berada pada tahap perencanaan awal dan proses desain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau anggarannya belum. Karena sekarang masih proses desain,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, mengenai mekanisme pendanaan, Prasetyo menjelaskan pemerintah masih mempertimbangkan sejumlah opsi. Pendanaan pembangunan gedung MUI tersebut dapat disalurkan melalui Kementerian Agama (Kemenag) maupun skema anggaran lainnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masalahnya tinggal cara menyalurkan saja. Bisa lewat Kemenag, bisa juga tidak lewat Kemenag,&amp;rdquo; pungkas Prasetyo.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengungkapkan, bahwa gedung baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang direncanakan berlokasi di kawasan strategis Bundaran HI, Jakarta Pusat, akan dibangun dari nol.&#13;
&#13;
Prasetyo memastikan lahan yang akan digunakan merupakan eks Kedutaan Besar Inggris dengan luas sekitar 4.000 meter persegi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tanahnya itu eks Kedutaan Besar Inggris. Iya, pembangunannya dari nol,&amp;rdquo; ujar Prasetyo kepada awak media di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait besaran anggaran pembangunan, Prasetyo menyatakan pemerintah belum menetapkan nilai pasti. Pasalnya, proyek tersebut masih berada pada tahap perencanaan awal dan proses desain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau anggarannya belum. Karena sekarang masih proses desain,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, mengenai mekanisme pendanaan, Prasetyo menjelaskan pemerintah masih mempertimbangkan sejumlah opsi. Pendanaan pembangunan gedung MUI tersebut dapat disalurkan melalui Kementerian Agama (Kemenag) maupun skema anggaran lainnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masalahnya tinggal cara menyalurkan saja. Bisa lewat Kemenag, bisa juga tidak lewat Kemenag,&amp;rdquo; pungkas Prasetyo.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
