<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Palestina Serukan Negara-Negara Kuat Hentikan Langkah Israel untuk Aneksasi Tepi Barat</title><description>Israel telah menyetujui langkah-langkah yang akan mempermudah rezim Zionis merebut tanah Palestina dan menguasai Tepi Barat. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/11/18/3200947/palestina-serukan-negara-negara-kuat-hentikan-langkah-israel-untuk-aneksasi-tepi-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/11/18/3200947/palestina-serukan-negara-negara-kuat-hentikan-langkah-israel-untuk-aneksasi-tepi-barat"/><item><title>Palestina Serukan Negara-Negara Kuat Hentikan Langkah Israel untuk Aneksasi Tepi Barat</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/11/18/3200947/palestina-serukan-negara-negara-kuat-hentikan-langkah-israel-untuk-aneksasi-tepi-barat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/11/18/3200947/palestina-serukan-negara-negara-kuat-hentikan-langkah-israel-untuk-aneksasi-tepi-barat</guid><pubDate>Rabu 11 Februari 2026 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/11/18/3200947/ilustrasi-m0gV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/11/18/3200947/ilustrasi-m0gV_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Utusan Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan kepada komunitas internasional untuk menghentikan langkah-langkah Israel baru-baru ini dalam memperkuat kendali atas Tepi Barat yang diduduki. Duta Besar Riyad Mansour menyebut langkah Israel ini sama dengan &amp;ldquo;aneksasi tanah rakyat Palestina.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Ditemani oleh perwakilan negara-negara Arab dan mayoritas Muslim, Dubes Mansour mengatakan kepada wartawan di markas besar PBB di New York pada Selasa (10/2/2026) bahwa Palestina sedang &amp;ldquo;memobilisasi&amp;rdquo; secara diplomatik melawan upaya Israel yang &amp;ldquo;ilegal.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap dan mengharapkan bahwa mitra-mitra yang kuat&amp;hellip; akan menghentikan Israel dari pelanggaran hukum internasional dan kehendak seluruh komunitas bangsa-bangsa ini,&amp;rdquo; kata Mansour sebagaimana dilansir Al Jazeera.&#13;
&#13;
Kabinet keamanan Israel pada Minggu (8/2/2026) menyetujui langkah-langkah yang akan mempermudah Israel merebut tanah Palestina dan membeli properti secara langsung di Tepi Barat yang diduduki, sekaligus memperluas kendali militer Israel di sana.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Israel merebut Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada tahun 1967 dan telah membangun permukiman di sana yang melanggar hukum internasional, yang melarang kekuatan pendudukan memindahkan &amp;ldquo;sebagian dari penduduk sipilnya sendiri ke wilayah yang didudukinya.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Resolusi PBB berulang kali menyatakan pendudukan Israel ilegal. Pada 2024, Mahkamah Internasional memutuskan bahwa permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, &amp;ldquo;dan rezim yang terkait dengannya,&amp;rdquo; &amp;ldquo;melanggar hukum internasional.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Para pejabat Israel secara terbuka menyatakan bahwa langkah-langkah baru-baru ini bertujuan mencaplok Tepi Barat dan mencegah pembentukan negara Palestina.&#13;
&#13;
Menteri Energi dan Infrastruktur Eli Cohen, anggota partai Likud Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengatakan pada Selasa bahwa langkah-langkah untuk memperketat kendali Israel atas Tepi Barat mewakili &amp;ldquo;kedaulatan de facto&amp;rdquo; atas wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Negara-negara di seluruh dunia telah mengutuk tindakan Israel, tetapi belum ada konsekuensi atau sanksi internasional yang berarti terhadap negara tersebut atas pelanggaran terhadap warga Palestina.&#13;
&#13;
Pada Selasa, Mansour menyoroti meningkatnya dukungan internasional untuk perjuangan Palestina melawan pendudukan Israel, menekankan bahwa Palestina &amp;ldquo;tidak sendirian.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perjuangan ini memiliki kedalaman Arab, kedalaman Islam, dan kami juga memiliki banyak teman lain yang akan maju untuk menyatakan posisi mereka terkait masalah khusus ini,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan.&#13;
&#13;
Upaya Israel memperketat kendali atas Tepi Barat terjadi beberapa hari sebelum kunjungan Netanyahu ke Amerika Serikat (AS), yang secara resmi dimulai pada Rabu (11/2/2026).&#13;
&#13;
Presiden AS Donald Trump, seorang pendukung setia Israel, sebelumnya telah menyuarakan penentangannya terhadap aneksasi Tepi Barat yang diduduki.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Utusan Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan kepada komunitas internasional untuk menghentikan langkah-langkah Israel baru-baru ini dalam memperkuat kendali atas Tepi Barat yang diduduki. Duta Besar Riyad Mansour menyebut langkah Israel ini sama dengan &amp;ldquo;aneksasi tanah rakyat Palestina.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Ditemani oleh perwakilan negara-negara Arab dan mayoritas Muslim, Dubes Mansour mengatakan kepada wartawan di markas besar PBB di New York pada Selasa (10/2/2026) bahwa Palestina sedang &amp;ldquo;memobilisasi&amp;rdquo; secara diplomatik melawan upaya Israel yang &amp;ldquo;ilegal.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap dan mengharapkan bahwa mitra-mitra yang kuat&amp;hellip; akan menghentikan Israel dari pelanggaran hukum internasional dan kehendak seluruh komunitas bangsa-bangsa ini,&amp;rdquo; kata Mansour sebagaimana dilansir Al Jazeera.&#13;
&#13;
Kabinet keamanan Israel pada Minggu (8/2/2026) menyetujui langkah-langkah yang akan mempermudah Israel merebut tanah Palestina dan membeli properti secara langsung di Tepi Barat yang diduduki, sekaligus memperluas kendali militer Israel di sana.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Israel merebut Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada tahun 1967 dan telah membangun permukiman di sana yang melanggar hukum internasional, yang melarang kekuatan pendudukan memindahkan &amp;ldquo;sebagian dari penduduk sipilnya sendiri ke wilayah yang didudukinya.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Resolusi PBB berulang kali menyatakan pendudukan Israel ilegal. Pada 2024, Mahkamah Internasional memutuskan bahwa permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, &amp;ldquo;dan rezim yang terkait dengannya,&amp;rdquo; &amp;ldquo;melanggar hukum internasional.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Para pejabat Israel secara terbuka menyatakan bahwa langkah-langkah baru-baru ini bertujuan mencaplok Tepi Barat dan mencegah pembentukan negara Palestina.&#13;
&#13;
Menteri Energi dan Infrastruktur Eli Cohen, anggota partai Likud Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengatakan pada Selasa bahwa langkah-langkah untuk memperketat kendali Israel atas Tepi Barat mewakili &amp;ldquo;kedaulatan de facto&amp;rdquo; atas wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Negara-negara di seluruh dunia telah mengutuk tindakan Israel, tetapi belum ada konsekuensi atau sanksi internasional yang berarti terhadap negara tersebut atas pelanggaran terhadap warga Palestina.&#13;
&#13;
Pada Selasa, Mansour menyoroti meningkatnya dukungan internasional untuk perjuangan Palestina melawan pendudukan Israel, menekankan bahwa Palestina &amp;ldquo;tidak sendirian.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perjuangan ini memiliki kedalaman Arab, kedalaman Islam, dan kami juga memiliki banyak teman lain yang akan maju untuk menyatakan posisi mereka terkait masalah khusus ini,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan.&#13;
&#13;
Upaya Israel memperketat kendali atas Tepi Barat terjadi beberapa hari sebelum kunjungan Netanyahu ke Amerika Serikat (AS), yang secara resmi dimulai pada Rabu (11/2/2026).&#13;
&#13;
Presiden AS Donald Trump, seorang pendukung setia Israel, sebelumnya telah menyuarakan penentangannya terhadap aneksasi Tepi Barat yang diduduki.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
