<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Susun Strategi Komunikasi Kebijakan di Era Digital</title><description>Pemerintah saat ini sedang menyusun dan merumuskan rekomendasi strategi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/11/337/3201050/pemerintah-susun-strategi-komunikasi-kebijakan-di-era-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/11/337/3201050/pemerintah-susun-strategi-komunikasi-kebijakan-di-era-digital"/><item><title>Pemerintah Susun Strategi Komunikasi Kebijakan di Era Digital</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/11/337/3201050/pemerintah-susun-strategi-komunikasi-kebijakan-di-era-digital</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/11/337/3201050/pemerintah-susun-strategi-komunikasi-kebijakan-di-era-digital</guid><pubDate>Rabu 11 Februari 2026 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/11/337/3201050/pemerintah-SZqM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Noudy R.P. Tendean</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/11/337/3201050/pemerintah-SZqM_large.jpg</image><title>Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Noudy R.P. Tendean</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah saat ini sedang menyusun dan merumuskan rekomendasi strategi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri. Pasalnya, hak masyarakat untuk mengetahui proses penyusunan dan pengambilan kebijakan publik dijamin dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Amanat ini tentu harus dilaksanakan oleh seluruh instansi publik, tidak terkecuali BSKDN yang mengemban tugas dan fungsi penyusunan serta perumusan strategi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri,&amp;rdquo; ujar Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Noudy R.P. Tendean dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (11/2/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, keterbukaan informasi publik merupakan salah satu pilar penting dalam demokrasi.&#13;
&#13;
Di tengah pesatnya perkembangan media sosial, ruang digital kini menjadi kanal utama masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta pandangan terhadap kebijakan dan pelayanan publik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan We Are Social 2025, Indonesia tercatat memiliki sekitar 143 juta identitas pengguna media sosial aktif atau setara 50,2 persen dari total populasi, serta 356 juta koneksi seluler aktif.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Kondisi ini menunjukkan ruang digital memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi dan partisipasi publik terhadap kebijakan pemerintah,&amp;rsquo;&amp;rsquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Sejalan dengan visi dan misi Kemendagri, akuntabilitas dan transparansi menjadi kunci utama dalam setiap kebijakan.&#13;
&#13;
Dalam konteks tersebut, media sosial dipandang sebagai sarana pendukung strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini sedang dikembangkan sebuah dashboard yang akan menunjang peran BSKDN sebagai policy hub bidang pemerintahan dalam negeri,&amp;rdquo; kata Noudy.&#13;
&#13;
Pranata Humas Madya Setjen Kemendagri Silvany Dianita menambahkan,&amp;nbsp; komunikasi kebijakan di era digital menuntut pendekatan yang tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dan empatik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, pesan kebijakan harus disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar tidak menimbulkan salah tafsir di masyarakat.&#13;
&#13;
Peran humas pemerintah sangat strategis dalam menjembatani kebijakan dengan publik sekaligus mengantisipasi potensi krisis komunikasi di ruang digital.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kebijakan itu menurut hemat saya akan lebih mudah dicerna ketika penyampaian oleh si penyampai kebijakan itu dapat disampaikan di transformasikan dengan lebih mudah,&amp;rdquo;tutup Silvany.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah saat ini sedang menyusun dan merumuskan rekomendasi strategi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri. Pasalnya, hak masyarakat untuk mengetahui proses penyusunan dan pengambilan kebijakan publik dijamin dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Amanat ini tentu harus dilaksanakan oleh seluruh instansi publik, tidak terkecuali BSKDN yang mengemban tugas dan fungsi penyusunan serta perumusan strategi kebijakan di bidang pemerintahan dalam negeri,&amp;rdquo; ujar Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Noudy R.P. Tendean dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (11/2/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, keterbukaan informasi publik merupakan salah satu pilar penting dalam demokrasi.&#13;
&#13;
Di tengah pesatnya perkembangan media sosial, ruang digital kini menjadi kanal utama masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta pandangan terhadap kebijakan dan pelayanan publik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan We Are Social 2025, Indonesia tercatat memiliki sekitar 143 juta identitas pengguna media sosial aktif atau setara 50,2 persen dari total populasi, serta 356 juta koneksi seluler aktif.&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Kondisi ini menunjukkan ruang digital memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi dan partisipasi publik terhadap kebijakan pemerintah,&amp;rsquo;&amp;rsquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Sejalan dengan visi dan misi Kemendagri, akuntabilitas dan transparansi menjadi kunci utama dalam setiap kebijakan.&#13;
&#13;
Dalam konteks tersebut, media sosial dipandang sebagai sarana pendukung strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini sedang dikembangkan sebuah dashboard yang akan menunjang peran BSKDN sebagai policy hub bidang pemerintahan dalam negeri,&amp;rdquo; kata Noudy.&#13;
&#13;
Pranata Humas Madya Setjen Kemendagri Silvany Dianita menambahkan,&amp;nbsp; komunikasi kebijakan di era digital menuntut pendekatan yang tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dan empatik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, pesan kebijakan harus disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar tidak menimbulkan salah tafsir di masyarakat.&#13;
&#13;
Peran humas pemerintah sangat strategis dalam menjembatani kebijakan dengan publik sekaligus mengantisipasi potensi krisis komunikasi di ruang digital.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kebijakan itu menurut hemat saya akan lebih mudah dicerna ketika penyampaian oleh si penyampai kebijakan itu dapat disampaikan di transformasikan dengan lebih mudah,&amp;rdquo;tutup Silvany.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
