<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M3,1 Guncang Gunungkidul, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Opak</title><description>Gempa dangkal ini dirasakan di Bantul dengan skala intensitas II MMI, &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/12/337/3201149/gempa-m3-1-guncang-gunungkidul-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-opak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/12/337/3201149/gempa-m3-1-guncang-gunungkidul-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-opak"/><item><title>Gempa M3,1 Guncang Gunungkidul, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Opak</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/12/337/3201149/gempa-m3-1-guncang-gunungkidul-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-opak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/12/337/3201149/gempa-m3-1-guncang-gunungkidul-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-opak</guid><pubDate>Kamis 12 Februari 2026 09:55 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/12/337/3201149/ilustrasi-I4gi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/12/337/3201149/ilustrasi-I4gi_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa M3,1 mengguncang Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis, 12 Februari 2026 pukul 08.21.16 WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter terkini dengan magnitudo M3,1.&#13;
&#13;
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,837 LS; 110,511 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 km arah barat laut Gunungkidul, DIY, dengan kedalaman 4 km.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak,&amp;rdquo; ungkap Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/2/2026).&#13;
&#13;
Gempa bumi ini dirasakan di Bantul dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan sedikit orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ardhianto mengatakan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Hingga pukul 08.40.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas tiga gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M1,5.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa M3,1 mengguncang Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis, 12 Februari 2026 pukul 08.21.16 WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter terkini dengan magnitudo M3,1.&#13;
&#13;
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,837 LS; 110,511 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 km arah barat laut Gunungkidul, DIY, dengan kedalaman 4 km.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak,&amp;rdquo; ungkap Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/2/2026).&#13;
&#13;
Gempa bumi ini dirasakan di Bantul dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan sedikit orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ardhianto mengatakan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
Hingga pukul 08.40.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas tiga gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M1,5.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
