<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Influencer Kuliner Tewas Usai Santap &amp;lsquo;Kepiting Setan&amp;rsquo; demi Konten</title><description>Influencer kuliner dilaporkan meninggal dunia akibat mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai ?? kepiting setan” (devil crab). Korban bernama Emma Amit (51) mengonsumsi ?? kepiting setan” demi konten media sosial.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/12/337/3201297/tragis-influencer-kuliner-tewas-usai-santap-kepiting-setan-demi-konten</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/12/337/3201297/tragis-influencer-kuliner-tewas-usai-santap-kepiting-setan-demi-konten"/><item><title>Tragis! Influencer Kuliner Tewas Usai Santap &amp;lsquo;Kepiting Setan&amp;rsquo; demi Konten</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/12/337/3201297/tragis-influencer-kuliner-tewas-usai-santap-kepiting-setan-demi-konten</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/12/337/3201297/tragis-influencer-kuliner-tewas-usai-santap-kepiting-setan-demi-konten</guid><pubDate>Kamis 12 Februari 2026 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/12/337/3201297/influencer_tewas-SJG3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Influencer kuliner tewas usai santap &amp;lsquo;Kepiting Setan&amp;rsquo; demi konten (Foto: NYpost)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/12/337/3201297/influencer_tewas-SJG3_large.jpg</image><title>Influencer kuliner tewas usai santap &amp;lsquo;Kepiting Setan&amp;rsquo; demi konten (Foto: NYpost)</title></images><description>FILIPINA - Influencer kuliner dilaporkan meninggal dunia akibat mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai &amp;ldquo;kepiting setan&amp;rdquo; (devil crab). Korban bernama Emma Amit (51) mengonsumsi &amp;ldquo;kepiting setan&amp;rdquo; demi konten media sosial.&#13;
&#13;
Dalam potongan video, sang pencinta kuliner beserta teman-temannya terlihat sedang memanen hasil laut di hutan bakau pada 4 Februari lalu di dekat rumahnya di Puerto Princesa, sebuah kota pesisir di Palawan, demikian laporan dari viral press, dikutip dari NYpost, Kamis (12/2/2026).&#13;
&#13;
Klip tersebut memperlihatkan dirinya sedang menggigit siput laut yang ia masak dengan santan bersama makhluk laut lainnya sebagai bagian dari hidangan seafood bouillabaisse.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi&#13;
&#13;
Keesokan harinya, Emma jatuh sakit parah akibat racun kuat dari kepiting tersebut. Tetangganya melaporkan bahwa ia mengalami kejang-kejang saat dibawa ke klinik setempat. Kondisinya terus memburuk hingga ia dilarikan ke rumah sakit. Bahkan, bibir Emma dilaporkan berubah menjadi biru tua saat ia tidak sadarkan diri.&#13;
&#13;
Meski tim medis telah berupaya maksimal untuk menyelamatkan nyawanya, Emma dinyatakan meninggal dunia pada 6 Februari &amp;mdash; tepat dua hari setelah ia mengonsumsi hidangan tersebut.&#13;
&#13;
Laddy Gemang, kepala desa Luzviminda, mengutus petugas desa ke rumah Emma untuk melakukan penyelidikan. Di sana, mereka menemukan cangkang kepiting setan berwarna cerah yang berserakan di tempat sampah.&#13;
&#13;
Kepiting setan merupakan penghuni terumbu karang di wilayah Indo-Pasifik yang mengandung campuran neurotoksin mematikan, termasuk saxitoxin dan tetrodotoxin &amp;mdash; jenis racun yang sama dengan yang ditemukan pada ikan buntal, menurut data Smithsonian. Lembaga tersebut memperingatkan masyarakat untuk menghindari konsumsi hewan ini, karena kepiting yang &amp;quot;sedap dipandang&amp;quot; tersebut dapat membunuh manusia hanya dalam hitungan jam.&#13;
&#13;
Gemang pun mengaku heran atas kematian Amit, mengingat korban dan suaminya adalah &amp;quot;nelayan&amp;quot; yang berpengalaman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sungguh menyedihkan karena seharusnya mereka sudah tahu,&amp;quot; ratapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka tinggal di pinggir laut, jadi saya tahu mereka paham bahwa kepiting setan ini berbahaya untuk dimakan. Jadi mengapa dia memakannya? Itulah yang membuat saya bingung.&amp;quot;&#13;
&#13;
Menanggapi insiden tragis ini, Gemang memperingatkan warga untuk tidak mengonsumsi makhluk laut yang mematikan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kepada warga Puerto Princesa, saya mendesak kalian untuk lebih waspada,&amp;quot; peringat Gemang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan makan kepiting setan yang berbahaya ini karena mereka telah merenggut dua nyawa di kota kita. Jangan berjudi dengan nyawa kalian.&amp;quot;&#13;
&#13;
Pejabat setempat menyatakan bahwa mereka juga sedang memantau kondisi teman-teman almarhumah untuk melihat apakah ada gejala keracunan yang muncul.&#13;
Tragedi ini mengejutkan komunitas setempat. Beverly Villanueva, teman korban, menganggap kepergian Emma sangat &amp;quot;mengejutkan dan mendadak.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kamu sudah seperti kakak perempuan bagiku,&amp;quot; tulisnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Aku akan selalu merindukanmu. Aku tahu kamu belum ingin pergi karena masih banyak rencana dalam hidup, tapi mengapa? Itu adalah pertanyaan yang tidak akan pernah terjawab, karena kamu sudah tiada.&amp;quot;&#13;
</description><content:encoded>FILIPINA - Influencer kuliner dilaporkan meninggal dunia akibat mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai &amp;ldquo;kepiting setan&amp;rdquo; (devil crab). Korban bernama Emma Amit (51) mengonsumsi &amp;ldquo;kepiting setan&amp;rdquo; demi konten media sosial.&#13;
&#13;
Dalam potongan video, sang pencinta kuliner beserta teman-temannya terlihat sedang memanen hasil laut di hutan bakau pada 4 Februari lalu di dekat rumahnya di Puerto Princesa, sebuah kota pesisir di Palawan, demikian laporan dari viral press, dikutip dari NYpost, Kamis (12/2/2026).&#13;
&#13;
Klip tersebut memperlihatkan dirinya sedang menggigit siput laut yang ia masak dengan santan bersama makhluk laut lainnya sebagai bagian dari hidangan seafood bouillabaisse.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi&#13;
&#13;
Keesokan harinya, Emma jatuh sakit parah akibat racun kuat dari kepiting tersebut. Tetangganya melaporkan bahwa ia mengalami kejang-kejang saat dibawa ke klinik setempat. Kondisinya terus memburuk hingga ia dilarikan ke rumah sakit. Bahkan, bibir Emma dilaporkan berubah menjadi biru tua saat ia tidak sadarkan diri.&#13;
&#13;
Meski tim medis telah berupaya maksimal untuk menyelamatkan nyawanya, Emma dinyatakan meninggal dunia pada 6 Februari &amp;mdash; tepat dua hari setelah ia mengonsumsi hidangan tersebut.&#13;
&#13;
Laddy Gemang, kepala desa Luzviminda, mengutus petugas desa ke rumah Emma untuk melakukan penyelidikan. Di sana, mereka menemukan cangkang kepiting setan berwarna cerah yang berserakan di tempat sampah.&#13;
&#13;
Kepiting setan merupakan penghuni terumbu karang di wilayah Indo-Pasifik yang mengandung campuran neurotoksin mematikan, termasuk saxitoxin dan tetrodotoxin &amp;mdash; jenis racun yang sama dengan yang ditemukan pada ikan buntal, menurut data Smithsonian. Lembaga tersebut memperingatkan masyarakat untuk menghindari konsumsi hewan ini, karena kepiting yang &amp;quot;sedap dipandang&amp;quot; tersebut dapat membunuh manusia hanya dalam hitungan jam.&#13;
&#13;
Gemang pun mengaku heran atas kematian Amit, mengingat korban dan suaminya adalah &amp;quot;nelayan&amp;quot; yang berpengalaman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sungguh menyedihkan karena seharusnya mereka sudah tahu,&amp;quot; ratapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka tinggal di pinggir laut, jadi saya tahu mereka paham bahwa kepiting setan ini berbahaya untuk dimakan. Jadi mengapa dia memakannya? Itulah yang membuat saya bingung.&amp;quot;&#13;
&#13;
Menanggapi insiden tragis ini, Gemang memperingatkan warga untuk tidak mengonsumsi makhluk laut yang mematikan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kepada warga Puerto Princesa, saya mendesak kalian untuk lebih waspada,&amp;quot; peringat Gemang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan makan kepiting setan yang berbahaya ini karena mereka telah merenggut dua nyawa di kota kita. Jangan berjudi dengan nyawa kalian.&amp;quot;&#13;
&#13;
Pejabat setempat menyatakan bahwa mereka juga sedang memantau kondisi teman-teman almarhumah untuk melihat apakah ada gejala keracunan yang muncul.&#13;
Tragedi ini mengejutkan komunitas setempat. Beverly Villanueva, teman korban, menganggap kepergian Emma sangat &amp;quot;mengejutkan dan mendadak.&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kamu sudah seperti kakak perempuan bagiku,&amp;quot; tulisnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Aku akan selalu merindukanmu. Aku tahu kamu belum ingin pergi karena masih banyak rencana dalam hidup, tapi mengapa? Itu adalah pertanyaan yang tidak akan pernah terjawab, karena kamu sudah tiada.&amp;quot;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
