<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,6 Guncang Pulau Morotai Maluku Utara</title><description>Gempa berkekuatan magnitudo (M)5,6 mengguncang kawasan Pulau Morotai, Maluku Utara. Gempa tersebut tercatat pada Jumat (13/2/2026) pukul 21.56 WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/13/337/3201506/gempa-m5-6-guncang-pulau-morotai-maluku-utara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/13/337/3201506/gempa-m5-6-guncang-pulau-morotai-maluku-utara"/><item><title>Gempa M5,6 Guncang Pulau Morotai Maluku Utara</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/13/337/3201506/gempa-m5-6-guncang-pulau-morotai-maluku-utara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/13/337/3201506/gempa-m5-6-guncang-pulau-morotai-maluku-utara</guid><pubDate>Jum'at 13 Februari 2026 23:32 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/13/337/3201506/gempa-oaRE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/13/337/3201506/gempa-oaRE_large.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Gempa berkekuatan magnitudo (M)5,6 mengguncang kawasan Pulau Morotai, Maluku Utara. Gempa tersebut tercatat pada Jumat (13/2/2026) pukul 21.56 WIB.&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di koordinat 4,34 LU dan 128,37 BT.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 202 km arah utara Kota Daruba, Maluku Utara, pada kedalaman 15 km,&amp;quot; kata Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, Jumat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rahmat menjelaskan gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; tambah Triyono.&#13;
&#13;
Triyono mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa berkekuatan magnitudo (M)5,6 mengguncang kawasan Pulau Morotai, Maluku Utara. Gempa tersebut tercatat pada Jumat (13/2/2026) pukul 21.56 WIB.&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di koordinat 4,34 LU dan 128,37 BT.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 202 km arah utara Kota Daruba, Maluku Utara, pada kedalaman 15 km,&amp;quot; kata Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, Jumat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rahmat menjelaskan gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; tambah Triyono.&#13;
&#13;
Triyono mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
