<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Ini Motif Pembunuhan Pegawai PPPK di Bekasi</title><description>Polisi mengungkap motif dua pelaku pembunuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) berinisial NHW (33).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/13/338/3201320/terungkap-ini-motif-pembunuhan-pegawai-pppk-di-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/13/338/3201320/terungkap-ini-motif-pembunuhan-pegawai-pppk-di-bekasi"/><item><title>Terungkap! Ini Motif Pembunuhan Pegawai PPPK di Bekasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/13/338/3201320/terungkap-ini-motif-pembunuhan-pegawai-pppk-di-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/13/338/3201320/terungkap-ini-motif-pembunuhan-pegawai-pppk-di-bekasi</guid><pubDate>Jum'at 13 Februari 2026 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/13/338/3201320/mayat-3Gew_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/13/338/3201320/mayat-3Gew_large.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polisi mengungkap motif dua pelaku pembunuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) berinisial NHW (33). Polisi menyebut motif keduanya ingin menguasai barang milik korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil penyelidikan awal, saat ini yang bersangkutan hanya ingin menguasai barang yang dimiliki oleh korban,&amp;rdquo; kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin, Kamis (12/2/2026).&#13;
&#13;
Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan motif yang disampaikan saat ini berdasarkan hasil penyidikan awal. Ia menuturkan motif pada dasarnya bisa berubah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Motif ini juga beberapa kali kami sampaikan, pada saat proses awal penyidikan, ini juga bisa saja berubah di akhir dari masa proses penyidikan,&amp;rdquo; ujar Budi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah, makanya kita belum bisa memutuskan secara sahih motif dari suatu perbuatan. Itu biasanya akan muncul baik di awal ataupun di akhir dari proses penyidikan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, mayat NHW ditemukan oleh rekannya berinisial SR pada Rabu 4 Februari 2026. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan korban merupakan pegawai PPPK di RSPAU Halim Perdanakusuma.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban inisial NH, laki-laki berusia 31 tahun merupakan pegawai PPPK di RSPAU Halim PK,&amp;rdquo; terang Budi.&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, penemuan jasad bermula saat saksi curiga karena korban tidak masuk kerja sejak Senin 2 Februari 2026. Ponsel korban juga tidak dapat dihubungi.&#13;
&#13;
Saksi kemudian mendatangi rumah kontrakan korban. Saat dicek, pintu dalam keadaan terkunci.&#13;
&#13;
Saksi selanjutnya menghubungi pemilik kontrakan untuk meminta kunci cadangan. Setelah pintu dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi tertutup selimut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi mengungkap motif dua pelaku pembunuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) berinisial NHW (33). Polisi menyebut motif keduanya ingin menguasai barang milik korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil penyelidikan awal, saat ini yang bersangkutan hanya ingin menguasai barang yang dimiliki oleh korban,&amp;rdquo; kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin, Kamis (12/2/2026).&#13;
&#13;
Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan motif yang disampaikan saat ini berdasarkan hasil penyidikan awal. Ia menuturkan motif pada dasarnya bisa berubah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Motif ini juga beberapa kali kami sampaikan, pada saat proses awal penyidikan, ini juga bisa saja berubah di akhir dari masa proses penyidikan,&amp;rdquo; ujar Budi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah, makanya kita belum bisa memutuskan secara sahih motif dari suatu perbuatan. Itu biasanya akan muncul baik di awal ataupun di akhir dari proses penyidikan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diketahui, mayat NHW ditemukan oleh rekannya berinisial SR pada Rabu 4 Februari 2026. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan korban merupakan pegawai PPPK di RSPAU Halim Perdanakusuma.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Korban inisial NH, laki-laki berusia 31 tahun merupakan pegawai PPPK di RSPAU Halim PK,&amp;rdquo; terang Budi.&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, penemuan jasad bermula saat saksi curiga karena korban tidak masuk kerja sejak Senin 2 Februari 2026. Ponsel korban juga tidak dapat dihubungi.&#13;
&#13;
Saksi kemudian mendatangi rumah kontrakan korban. Saat dicek, pintu dalam keadaan terkunci.&#13;
&#13;
Saksi selanjutnya menghubungi pemilik kontrakan untuk meminta kunci cadangan. Setelah pintu dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi tertutup selimut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
