<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Perintahkan Segera Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air di Papua!</title><description>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk segera menangkap pelaku penembakan terhadap pilot Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel,.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/14/337/3201521/kapolri-perintahkan-segera-tangkap-pelaku-penembakan-pilot-smart-air-di-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/14/337/3201521/kapolri-perintahkan-segera-tangkap-pelaku-penembakan-pilot-smart-air-di-papua"/><item><title>Kapolri Perintahkan Segera Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air di Papua!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/14/337/3201521/kapolri-perintahkan-segera-tangkap-pelaku-penembakan-pilot-smart-air-di-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/14/337/3201521/kapolri-perintahkan-segera-tangkap-pelaku-penembakan-pilot-smart-air-di-papua</guid><pubDate>Sabtu 14 Februari 2026 06:12 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/14/337/3201521/kapolri_jenderal_listyo_sigit-HCdo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Perintahkan Segera Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air di Papua! (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/14/337/3201521/kapolri_jenderal_listyo_sigit-HCdo_large.jpg</image><title>Kapolri Perintahkan Segera Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air di Papua! (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk segera menangkap pelaku penembakan terhadap pilot dan kopilot pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Segera Tangkap Pelaku&#13;
&#13;
Sigit mengungkapkan, saat ini seluruh petugas di lapangan telah mengetahui identitas terduga pelaku. Petugas pun sedang mengejar yang bersangkutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya sudah memerintahkan untuk jajaran kita yang ada di sana untuk melakukan pengejaran, pendalaman karena identitasnya kita juga sudah memiliki gambaran,&amp;quot; kata Sigit kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia memastikan, kasus penembakan yang menewaskan Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro itu akan diusut tuntas.&#13;
&#13;
Kapolri telah menugaskan kepada seluruh anggota di wilayah Papua untuk berkoordinasi dengan TNI agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita minta supaya peristiwa yang terjadi di beberapa hari ini, TNI dan Polri bersinergi untuk mencegah jangan sampai terjadi peristiwa-peristiwa selanjutnya,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sigit juga memerintahkan seluruh anggota Polri yang ada di wilayah tersebut untuk hadir dan memastikan ke masyarakat bahwa situasi sudah aman dan kondusif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk memastikan agar masyarakat merasa tenang, dan melakukan penegakan hukum,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, pesawat Smart Air ditembaki dari hutan samping Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan sesaat setelah mendarat, pada Rabu 11 Februari 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT. Kelompok kriminal bersenjata (KKB_ melakukan penembakan dari arah hutan samping area bandara.&#13;
&#13;
Penambakan itu diduga didalangi oleh KKB batalyon kanibal dan semut merah pimpinan Elkius Kobak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pesawat itu membawa 13 penumpang. Pesawat dipiloti oleh Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Akibat penyerangan itu, pilot dan kopilot meninggal dunia. Sementara seluruh penumpang termasuk balita dinyatakan selamat.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk segera menangkap pelaku penembakan terhadap pilot dan kopilot pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Segera Tangkap Pelaku&#13;
&#13;
Sigit mengungkapkan, saat ini seluruh petugas di lapangan telah mengetahui identitas terduga pelaku. Petugas pun sedang mengejar yang bersangkutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya sudah memerintahkan untuk jajaran kita yang ada di sana untuk melakukan pengejaran, pendalaman karena identitasnya kita juga sudah memiliki gambaran,&amp;quot; kata Sigit kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia memastikan, kasus penembakan yang menewaskan Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro itu akan diusut tuntas.&#13;
&#13;
Kapolri telah menugaskan kepada seluruh anggota di wilayah Papua untuk berkoordinasi dengan TNI agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita minta supaya peristiwa yang terjadi di beberapa hari ini, TNI dan Polri bersinergi untuk mencegah jangan sampai terjadi peristiwa-peristiwa selanjutnya,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sigit juga memerintahkan seluruh anggota Polri yang ada di wilayah tersebut untuk hadir dan memastikan ke masyarakat bahwa situasi sudah aman dan kondusif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk memastikan agar masyarakat merasa tenang, dan melakukan penegakan hukum,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, pesawat Smart Air ditembaki dari hutan samping Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan sesaat setelah mendarat, pada Rabu 11 Februari 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT. Kelompok kriminal bersenjata (KKB_ melakukan penembakan dari arah hutan samping area bandara.&#13;
&#13;
Penambakan itu diduga didalangi oleh KKB batalyon kanibal dan semut merah pimpinan Elkius Kobak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pesawat itu membawa 13 penumpang. Pesawat dipiloti oleh Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Akibat penyerangan itu, pilot dan kopilot meninggal dunia. Sementara seluruh penumpang termasuk balita dinyatakan selamat.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
