<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Drone Paramiliter RSF Hantam Rumah Sakit di Sudan, Tewaskan 3 Orang</title><description>Jaringan Dokter Sudan mengatakan serangan seorang staf medis termasuk di antara yang tewas dalam serangan tersebut. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/16/18/3201979/serangan-drone-paramiliter-rsf-hantam-rumah-sakit-di-sudan-tewaskan-3-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/16/18/3201979/serangan-drone-paramiliter-rsf-hantam-rumah-sakit-di-sudan-tewaskan-3-orang"/><item><title>Serangan Drone Paramiliter RSF Hantam Rumah Sakit di Sudan, Tewaskan 3 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/16/18/3201979/serangan-drone-paramiliter-rsf-hantam-rumah-sakit-di-sudan-tewaskan-3-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/16/18/3201979/serangan-drone-paramiliter-rsf-hantam-rumah-sakit-di-sudan-tewaskan-3-orang</guid><pubDate>Senin 16 Februari 2026 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/16/18/3201979/konflik_sudan_telah_berlangsung_selama_lebih_dari_dua_tahun-gDxS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konflik Sudan telah berlangsung selama lebih dari dua tahun dan menewaskan puluhan ribu orang. (Foto: Anadolu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/16/18/3201979/konflik_sudan_telah_berlangsung_selama_lebih_dari_dua_tahun-gDxS_large.jpg</image><title>Konflik Sudan telah berlangsung selama lebih dari dua tahun dan menewaskan puluhan ribu orang. (Foto: Anadolu)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Serangan pesawat tak berawak oleh Pasukan Pendukung Cepat (RSF) paramiliter Sudan menewaskan tiga orang dan melukai tujuh lainnya di Rumah Sakit Al Mazmoum, Negara Bagian Sennar, Sudan tenggara. Dalam sebuah pernyataan, Jaringan Dokter Sudan mengatakan serangan tersebut menargetkan rumah sakit pada Minggu (15/2/2026) malam, dengan korban tewas termasuk seorang staf medis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menargetkan fasilitas kesehatan merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional yang melarang serangan terhadap pusat medis dan petugas kesehatan,&amp;rdquo; tambah kelompok tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu.&#13;
&#13;
Insiden semacam itu &amp;ldquo;memperdalam penderitaan warga sipil dan merampas akses warga terhadap perawatan medis,&amp;rdquo; kata jaringan tersebut, seraya menyatakan kepemimpinan RSF &amp;ldquo;bertanggung jawab penuh&amp;rdquo; atas penargetan rumah sakit tersebut.&#13;
&#13;
Milisi RSF tidak segera memberikan komentar terkait insiden tersebut.&#13;
&#13;
Otoritas Sudan dan organisasi hak asasi manusia menuduh RSF menargetkan fasilitas sipil. Pasukan paramiliter itu belum menanggapi tuduhan secara publik dan menyatakan &amp;ldquo;mereka bekerja untuk melindungi warga sipil.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada 10 Februari bahwa sistem kesehatan Sudan kembali diserang setelah tiga fasilitas kesehatan di Negara Bagian Kordofan Selatan menjadi sasaran selama minggu pertama bulan tersebut.&#13;
&#13;
Pertempuran sengit telah melanda tiga negara bagian Kordofan&amp;mdash;Utara, Barat, dan Selatan&amp;mdash;sejak Oktober 2025, akibat bentrokan berlanjut antara tentara Sudan dan RSF.&#13;
&#13;
RSF telah berperang melawan militer Sudan sejak April 2023 terkait perselisihan integrasi kedua pasukan. Konflik tersebut memicu salah satu krisis kelaparan terburuk di dunia, menewaskan puluhan ribu orang, dan menyebabkan sekitar 13 juta orang mengungsi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Serangan pesawat tak berawak oleh Pasukan Pendukung Cepat (RSF) paramiliter Sudan menewaskan tiga orang dan melukai tujuh lainnya di Rumah Sakit Al Mazmoum, Negara Bagian Sennar, Sudan tenggara. Dalam sebuah pernyataan, Jaringan Dokter Sudan mengatakan serangan tersebut menargetkan rumah sakit pada Minggu (15/2/2026) malam, dengan korban tewas termasuk seorang staf medis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menargetkan fasilitas kesehatan merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional yang melarang serangan terhadap pusat medis dan petugas kesehatan,&amp;rdquo; tambah kelompok tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu.&#13;
&#13;
Insiden semacam itu &amp;ldquo;memperdalam penderitaan warga sipil dan merampas akses warga terhadap perawatan medis,&amp;rdquo; kata jaringan tersebut, seraya menyatakan kepemimpinan RSF &amp;ldquo;bertanggung jawab penuh&amp;rdquo; atas penargetan rumah sakit tersebut.&#13;
&#13;
Milisi RSF tidak segera memberikan komentar terkait insiden tersebut.&#13;
&#13;
Otoritas Sudan dan organisasi hak asasi manusia menuduh RSF menargetkan fasilitas sipil. Pasukan paramiliter itu belum menanggapi tuduhan secara publik dan menyatakan &amp;ldquo;mereka bekerja untuk melindungi warga sipil.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada 10 Februari bahwa sistem kesehatan Sudan kembali diserang setelah tiga fasilitas kesehatan di Negara Bagian Kordofan Selatan menjadi sasaran selama minggu pertama bulan tersebut.&#13;
&#13;
Pertempuran sengit telah melanda tiga negara bagian Kordofan&amp;mdash;Utara, Barat, dan Selatan&amp;mdash;sejak Oktober 2025, akibat bentrokan berlanjut antara tentara Sudan dan RSF.&#13;
&#13;
RSF telah berperang melawan militer Sudan sejak April 2023 terkait perselisihan integrasi kedua pasukan. Konflik tersebut memicu salah satu krisis kelaparan terburuk di dunia, menewaskan puluhan ribu orang, dan menyebabkan sekitar 13 juta orang mengungsi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
