<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko PM Sebut 106 Ribu BPJS PBI Penderita Katastropik Sudah Aktif Lagi</title><description>Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyampaikan, sebanyak 106 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang mengidap penyakit katastropik telah kembali aktif.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/16/337/3201951/menko-pm-sebut-106-ribu-bpjs-pbi-penderita-katastropik-sudah-aktif-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/02/16/337/3201951/menko-pm-sebut-106-ribu-bpjs-pbi-penderita-katastropik-sudah-aktif-lagi"/><item><title>Menko PM Sebut 106 Ribu BPJS PBI Penderita Katastropik Sudah Aktif Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/02/16/337/3201951/menko-pm-sebut-106-ribu-bpjs-pbi-penderita-katastropik-sudah-aktif-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/02/16/337/3201951/menko-pm-sebut-106-ribu-bpjs-pbi-penderita-katastropik-sudah-aktif-lagi</guid><pubDate>Senin 16 Februari 2026 18:02 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/16/337/3201951/menteri_koordinator_pemberdayaan_masyarakat_muhaimin_iskandar_atau_cak_imin-Jnjc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/16/337/3201951/menteri_koordinator_pemberdayaan_masyarakat_muhaimin_iskandar_atau_cak_imin-Jnjc_large.jpg</image><title>Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyampaikan, sebanyak 106 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang mengidap penyakit katastropik telah kembali aktif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insyaallah yang mengalami gangguan kesehatan katastropik, sekitar 106 ribuan orang sudah aktif lagi,&amp;rdquo; ujar Cak Imin usai rapat bersama Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Senin (16/2/2026).&#13;
&#13;
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah peserta BPJS PBI yang status kepesertaannya dinonaktifkan. Penonaktifan tersebut dilakukan karena sebagian peserta dinilai sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masih ada yang dinonaktifkan. Ini perlu dijelaskan bahwa penonaktifan dilakukan karena ada yang sudah tidak berhak menerima bantuan, sebab kondisi ekonominya sudah membaik,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Cak Imin menuturkan, peserta penderita katastropik yang masih dinonaktifkan berarti tidak lagi masuk dalam kriteria penerima bantuan iuran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penonaktifan dilakukan dalam rangka memastikan bantuan iuran tepat sasaran, yakni bagi masyarakat pada Desil 1 sampai 5,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, jumlah peserta BPJS PBI saat ini mencapai sekitar 152 juta orang atau 52 persen dari total penduduk Indonesia. Data tersebut terus dimutakhirkan agar penyaluran bantuan semakin akurat dan sesuai sasaran.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyampaikan, sebanyak 106 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang mengidap penyakit katastropik telah kembali aktif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insyaallah yang mengalami gangguan kesehatan katastropik, sekitar 106 ribuan orang sudah aktif lagi,&amp;rdquo; ujar Cak Imin usai rapat bersama Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Senin (16/2/2026).&#13;
&#13;
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah peserta BPJS PBI yang status kepesertaannya dinonaktifkan. Penonaktifan tersebut dilakukan karena sebagian peserta dinilai sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masih ada yang dinonaktifkan. Ini perlu dijelaskan bahwa penonaktifan dilakukan karena ada yang sudah tidak berhak menerima bantuan, sebab kondisi ekonominya sudah membaik,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Cak Imin menuturkan, peserta penderita katastropik yang masih dinonaktifkan berarti tidak lagi masuk dalam kriteria penerima bantuan iuran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penonaktifan dilakukan dalam rangka memastikan bantuan iuran tepat sasaran, yakni bagi masyarakat pada Desil 1 sampai 5,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, jumlah peserta BPJS PBI saat ini mencapai sekitar 152 juta orang atau 52 persen dari total penduduk Indonesia. Data tersebut terus dimutakhirkan agar penyaluran bantuan semakin akurat dan sesuai sasaran.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
